
Tak terasa UN telah selesai dilalui, tinggal nunggu SPMB di buka,
Mita dan Andra sudah janjian akan meneruskan kuliah di universitas XX di Jakarta,
Persiapan menghadapi SPMB, Upin Ipin mengikuti program intensive di tempat bimbelnya, sehingga mulai minggu depan mereka bimbel di Jakarta.
Karena sudah tidak perlu berangkat sekolah,hanya tinggal nunggu ijasah keluar saja.
Di Jakarta Mita dan Andra akan tinggal di apartemen karena jarak ke tempat bimbel lebih dekat di banding dari rumah tinggal orang tua Andra.
" Andra,,titip Mita ya disana jangan macem macem, jangan pada main terus, belajar yang bener. Jangan pada berantem terus, yang akur disana, kalo pada berantem ntar ibu kawinin kalian !" petuah ibu Mita saat mengantarkan Mita ke mobil Andra menjelang keberangkatan mereka ke Jakarta.
" Idiih najiss di kawinin sama Si Mandra...ogah,," Teriak Mita bergidik.
" Dikira gue mau apa, nikah sama lu,,gue juga ogah banget !" timpal Andra ga mau kalah.
Ayah dan Ibu Mita cuma geleng geleng kepala melihat tingkah 2 bocah yang sudah bukan bocah lagi itu.
__ADS_1
"Sebenernya kalo aja Ayah ga ada tugas ke Surabaya besok, kita pengen nganter kalian, tapi gimana lagi," tutur ibu agak kecewa.
" Ga apa apa bu, tenang aja. Bandung Jakarta kan deket, kalo ibu kangen kita, tinggal nyusul aja iya ga, Tong.." Andra menenangkan ibu.
.........
Sampai di apartemen, Mita dan Andra sudah disambut Mamih dan Papih Andra yang menunggu kedatangan mereka.
" Mamiiiii,,Papiiii kangeeen..." Mita berlari ke arah orang tua Andra ketika pintu di buka. lalu mereka berpelukan melepas rindu karena lama tak berjumpa.
" Ah kamu mah udah ga asik,,ga mau di peluk peluk lagi sama kita,, kalo Mita kan masih pasrah Mami unyel unyel" canda mamih sambil mencubit hidung Mita.
"Tidurnya di kamar sendiri ya, jangan barengan, BAHAYA...!" Papih mewanti wanti.
" Diih Papih,,siapa juga yang mau tidur barengan sama dia, udah ngorok, ngiler lagi, ihhhh iyuuuhh" seloroh Mita.
" Serah lu dah Mitong..atur dah sesenengmu gue mau di bilang ngorok, ngiler kek, gue mah orangnya sabar dan nerimaan banget anaknya " Jawab Andra sambil mengelus ngelus dadanya dan masuk masukin koper milik Mita dan miliknya.
__ADS_1
Mita dan Andra tinggal di apartemen berdua,
Mamih berjanji bakal sering sering nengokin mereka katanya. Sebenernya Mamih mau nyuruh salah satu ART di rumahnya nemenin mereka, tapi Andra dan Mita menolak, karna ingin belajar mandiri katanya.
Karena ini malam minggu, Mamih dan Papi meminta Mita dan Andra nginep di rumah dulu, karena bimbel baru di mulai hari senin,
Andra dan Mita setuju, mereka menginap di rumah sambil melepas rindu,
sebenernya Mita yang antusias banget, kalo Andra mah cuek, karna jarang ketemu sama orang tuanya jadi ketemu pun terkesan biasa saja, malah Andra lebih dekat dengan Ayah dan Ibu Mita, Mungkin karena hampir tiap hari ketemu, bahkan kadang nginep juga, jadi Andra lebih dekat sama Ayah dan Ibu Mita.
Sementara Mami dan Papinya kan hanya seminggu sekali ke Bandung, itupun kalo ga ada tugas luar kota, seringnya malah sebulan hanya 2 kali ketemu karena saking sibuknya ortu Andra, makanya Andra ga begitu dekat dengan orang tuanya.
Mita belum memberi kabar ke David kalau dia sekarang tinggal di Jakarta,
Biar kejutan, pikir Mita, besok senin rencananya Mita mau minta jemput David di tempat Bimbel,kebetulan tempat bimbel Mita kan ga jauh dari kampus David.
Jadi David belum tau kalo Mita ada di Jakarta juga.
__ADS_1