Salah Masuk Kamar

Salah Masuk Kamar
Salah Masuk Kamar bab 60


__ADS_3

"Brayan, kamu tuh ih gimana sih," ucap Alishka.


"Gimana apanya, sayang?"


"Masa baby Al kamu pakai kan ini?"


"Memang harusnya yang mana?"


"Itu lho yang warnanya sama kayak gaun aku."


Brayan tersenyum tipis sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.


"Kamu gak bilang dari tadi."


"Jadi kamu nyalahin aku?"


"Nggak, aku cuma tanya."


"Ya udah biar aku yang urus baby Al, kamu cepat bersiap-siap! Udah jam berapa ini?"


"Kita gak harus datang tepat waktu, sayang. Kita kan hanya menghadiri bukan yang mau nikahnya."


"Aku tahu suamiku sayang yang tampan, yang baik dan yang paling aku cintai tapi Choky itu sahabatmu dan Syifa adalah sahabat baikku. Masa kita gak datang diawal."


Ya, hari ini mereka akan menghadiri acara pernikahan Choky dan Syifa. Hari ini adalah hari bahagia bagi mereka.


"Baiklah, aku akan cepat-cepat." Brayan segera mengenakan pakaiannya yang sudah disiapkan oleh Alishka.


Tak butuh waktu lama, Brayan sudah selesai mengganti pakaiannya dan mereka pun siap untuk berangkat ke acara pernikahan Choky dan Syifa.


*******


Di dalam suatu ruangan.


Syifa sedang didandani oleh perias pengantin. Raut wajahnya di penuhi dengan kebahagiaan, senyuman pun terus menghiasi bibirnya.


"Wah, kamu cantik sekali," ucap Henny pada Syifa.


"Terimakasih. Kamu juga cantik kok," sahut Syifa.


"Tapi hari ini beda. Duh yang mau menghadapi malam pertama, bahagia banget kayaknya," ucap Milla.

__ADS_1


"Apaan sih kamu Mil. Jangan ngomong ke arah sana, kalian masih gadis nanti pengen lagi."


"Sekarang kamu juga masih gadis," ucap Henny.


"Iya tapi dalam waktu beberapa jam lagi aku akan menjadi istri."


*******


Azka dan Caitlyn sudah dalam perjalanan menuju gedung tempat diadakannya pernikahan Choky dan Syifa. Mereka berdua terlihat serasi dengan mengenakan busana yang berwarna senada ditambah lagi dengan Azka yang memang susah tampan dan Caitlyn yang juga cantik menambah kecocokan diantara mereka berdua.


"Sayang, sebentar lagi kita menyusul Choky dan Syifa ya," ucap Azka.


"Ya, semoga pernikahan kita nanti lancar tanpa adanya masalah," sahut Caitlyn.


"Sayangnya pernikahan kita gak bareng sama Choky dan Syifa kalau bareng ...." Azka menggantung ucapannya, dia menatap Caitlyn dengan tatapan aneh.


"Kalau barengan memangnya mau ngapain?" Caitlyn menatap Azka balik.


"Kita bisa balapan siapa yang berhasil masuk duluan."


"Kamu ya!" Caitlyn memukul lengan Azka pelan.


"Azka! Kamu nyebelin banget sih."


Azka tersenyum melihat wajah Caitlyn yang berubah menjadi kemerahan.


"Kamu, sama aku aja malu. Pernikahan kita tinggal sebenar lagi gak usah malu."


*******


"Tuh kan akad nikahnya udah selesai," ucap Alisnya pada Brayan.


Keluarga kecil itu baru tiba di tempat diadakannya acara pernikahan Choky dan Syifa. Mereka berjalan memasuki gedung itu dengan tergesa-gesa namun ternyata mereka ketinggalan inti dari acara tersebut.


"Ya udahlah, gak apa-apa sayang yang penting kita datang," ucap Brayan.


"Kamu sih kelamaan ngurusin baby Al."


"Iya maaf, aku yang salah," ucap Brayan.


Alishka berjalan lebih dahulu sembari menggendong bayinya! Sedangkan Brayan berjalan di belakangnya.

__ADS_1


"Dasar wanita, maunya menang sendiri padahal jelas-jelas tadi dia yang dandannya kelamaan," gumam Brayan.


"Alishka! Brayan!" seru Azka.


Alishka dan Brayan menghentikan langkahnya lalu menoleh kearah belakang untuk melihat siapa yang memanggilnya.


"Kalian baru tiba juga?" ucap Alishka.


"Iya, kita telat datang," sahut Azka.


"Ya udah, kita temui Choky dulu setelah itu baru kita lanjutkan ke yang lainnya," ucap Brayan.


Mereka pun berjalan menghampiri Choky dan Syifa yang sudah duduk di atas pelaminan!


"Choky, Syifa maaf ya kita telat datang," ucap Alishka pada Choky dan Syifa.


"Dengan kalian datang saja aku sudah bahagia," sahut Syifa.


"Selamat atas pernikahan lo ya bro. Semoga kalian selalu bahagia dan sehat," ucap Brayan.


"Terimakasih bro." Choky tersenyum lebar pada teman-temannya.


Alishka memeluk Syifa dengan air mata yang mulai luruh! "Akhirnya kamu nikah. Kamu jangan lupakan aku dan yang lainnya ya," ucap Alishka.


"Kamu bicara apa sih Alishka? Memangnya aku mau dibawa kemana sama Choky hmm? Kita akan tetap bersama selamanya, kita teman dan selamanya akan menjadi teman baik."


"Dasar wanita, temannya nikah aja nangis gimana kalau suaminya yang nikah? Bisa-bisa mereka nangis sampai jungkir balik," ucap Brayan.


"Kamu ganggu momen aja," ucap Caitlyn.


"Terimakasih ya semuanya. Kalian udah mau datang ke acara pernikahan kita," ucap Syifa.


"Gimana kami gak datang sedangkan yang menikah ini adalah teman, sahabat bahkan sudah menjadi saudara," ucap Alishka.


"Udah pada kumpul aja kalian," ucap Milla sambil berjalan menghampiri mereka!


"Mil, Hen." Alishka tersenyum ke arah dua gadis yang sudah menjadi temannya sejak lama itu.


Mereka berkumpul di sana, berbincang dan tertawa bersama berbahagia bersama di hari bahagia Choky dan Syifa.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2