Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Rencana


__ADS_3

Mike pulang menjelang tengah malam, dan Clara yang menunggu sang putra di sofa pun terbangun.


"Sayang sudah pulang" Clara mendekati sang putra.


"Mami kenapa tidur di luar lagi bukan kah aku sudah bilang Mami tak boleh tidur di luar lagi" Mike menatap sang Mami penuh tanya.


Clara melihat wajah lelah sang putra, seperti biasanya Mike lembur bekerja padahal Clara tau jika pekerjaan Mike akan lebih cepat di bantu asisten dan sekertaris nya.


"Kau lelah sayang, istirahat lah beberapa hari" ucap Clara mengalihkan topik pembicaraan.


"Aku tidak apa, Mami tidak boleh tidur di luar lagi" balas Mike lagi.


"Mike ini sudah sebulan lebih, berhenti terlalu fokus pada pekerjaan sayang Mami mau kamu lebih fokus pada dirimu, biarkan pikiran mu happy sayang" lanjut Clara menatap sang putra.


"Aku happy seperti ini Mam, aku lebih happy dengan pekerjaan ku" sahut Mike cepat.


Clara menggelengkan Kepala nya.


"Pekerjaan bukan membuat mu happy sayang, tapi hanya membuat mu semakin tak terurus, Mami mohon jangan seperti ini terus pikirkan masa depan mu, Mami mau kamu bisa menemukan kebahagiaan mu" Clara mengungkapkan kemauan nya.


Dan seketika membuat nya mendapatkan lirikan dari sang putra.


"Pekerjaan memang tak membuat aku happy, tapi setidaknya aku bisa melupakan kesedihan sekaligus rasa bersalah ku meski sebentar saja" Mike menjeda ucapannya.


Clara menangkup wajah sang putra, paham betul perasaan sang putra.


"Dan aku bahagia ditemani Mami" lanjut Mike menatap wajah sang Mami.


Clara memeluk Mike, bukan ini yang dia maksud tapi dia mau putranya memikirkan sesuatu yang akan membuat Mike happy.


Dia mau putranya menikah, Clara mau Mike punya kebahagian baru sehingga tidak kembali terperangkap ke dalam kesedihan dan penyesalan yang putranya rasakan sekarang.


"Jangan menangis Mam" ucap Mike tau Mami nya menangis.

__ADS_1


"Mami tak bisa tak menangis, kamu anak baik tapi kenapa Tuhan memberikan takdir yang begitu memilukan seperti ini, ini benar tak adil" isak Clara yang masih memeluk Mike.


Mike hanya diam mendengarkan ucapan sang Mami, setelah itu Mike pun naik ke lantai atas karena dia butuh istirahat.


Clara menatap sang putra yang berjalan menaiki tangga dengan wajah sedihnya.


"Ya Tuhan, kenapa harus putra ku" air mata kembali jatuh mengenai pipinya.


Dan saat Clara menangis tiba-tiba ponselnya berdering, dia mendaptkan panggilan beda negara.


"Halo"


"Mbak, aku punya cara untuk membuat Mike happy lagi"


"Apa?"


Dan seseorang yang di sebrang telpon yang tak lain adalah Alya pun langsung memberitahu semua rencana perjodohan nya.


"Apa Mike akan mau dengan perjodohan ini?" tanya Clara tak yakin.


"Kita tak akan menjodohkan mereka, biarkan mereka dekat dan selebihnya terserah mereka, kita tak akan memaksakan hubungan yang tak membuat mereka nyaman" jelas Alya panjang kali lebar.


"Baiklah, aku setuju" Clara memilih setuju.


Apapun yang terbaik untuk putranya dia akan setuju, bagi Clara kebahagiaan putranya adalah yang utama.


.


.


Keesokan harinya Mike terlihat buru-buru sekali, dia baru mendapatkan kabar dari adik-adik nya jika sang Mommy sedang sakit.


"Mami yakin tidak mau ikut?" tanya Mike yang sedang sarapan.

__ADS_1


"Mami punya pekerjaan di sini, andai saja butik Mami ada yang pegang mungkin Mami bisa ikut" jelas Clara.


"Apa Mami butuh pekerja baru?" tanya Mike.


Dan Clara mengangguk, membuat Mike langsung berkata..


"Aku akan mencarikan orang jujur untuk menjadi asisten Mami sehingga Mami tak perlu lagi bekerja" lanjut Mike.


"Hem, semoga masih ada yang jujur seperti kamu bilang" jawab Clara sambil tersenyum.


Clara pernah memiliki pengamalan di tipu ratusan juta oleh asisten nya, dan Mike paham jika saat ini Mami nya masih trauma.


Setelah selesai makan Mike pun langsung berangkat dengan memakai jet pribadi sang Daddy, dia sangat mencemaskan sang Mommy karena bagi Mike Alya adalah Mommy terhebat nya.


"Mike sudah berangkat, misi pertama sudah aku jalankan" ucap Clara yang mengantarkan Mike sampai bandara.


"Bagus, untuk misi kedua giliran Luke yang bertindak" balas Alya cepat.


"Apa tidak masalah jika skenario yang kita buat terlalu berlebihan?" tanya Clara takut Mike tau.


Alya menjelaskan jika tidak ada yang berlebihan, dia menyakinkan pada Clara jika Mike itu anak yang polos dan tak pernah memikirkan sesuatu yang aneh-aneh jadi Mike tak akan sadar akan rencana mereka.


Huh..


"Baiklah semua terserah pada kalian, aku hanya mau putra kita bahagia" ucap Clara lagi.


"Itu juga harapan ku mbak, jangan khawtir Mike anak baik Tuhan pasti akan memberikan jodoh terbaik juga untuk nya, putra kita pasti bahagia" balas Alya sangat percaya.


Dan Clara harap apa yang mereka harapkan benar-benar terjadi, Mike bisa bahagia dengan pengganti yang di siapkan Alya.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2