Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Gangguan


__ADS_3

Setelah sembilan hari Luke dan Alya akhirnya memilih pulang, pekerjaan Luke sudah selesai di London jadi Luke tak ada alasan berlama-lama di negara ini lagi.


"Mike akan ikut kita pulang" ucap Luke tiba-tiba.


"Aku setuju" balas Alya tak masalah.


"Kamu mau menerima Mike?" tanya Luke lagi.


Alya mengangguk kecil.


"Anak mu anak ku juga bukan?" balas Alya yang terkesan bertanya tapi berhasil membuat Luke tersenyum.


Luke mendekati Alya dan menarik Alya agar lebih merapat ke tubuh nya, Luke mencium pipi Alya dengan gemas.


"Aku tidak salah memilih mu menjadi istri" kata Luke.


"Bukan kah dari awal kamu yang tidak percaya jika gadis muda ini memiliki pemikiran yang luar biasa, Luke. apa kamu lupa?" tanya Alya dengan wajah cemberut nya.


Luke tertawa mendengar itu, dia kembali memberikan ciuman tapi bedanya sekarang ciuman itu mendarat di bibir.


Alya yang di cium hanya diam tak berniat membalas sampai akhirnya Luke menjulurkan lidahnya.


"Ck, dasar modus" gerutu Alya.


Luke masih mencoba mencium Alya membuat Alya agak kesal dan pada akhirnya membalas ciuman Luke.


Keduanya berciuman cukup lama, bahkan Alya sengaja meraba bagian sensitif Luke agar Luke mau lanjut.


Jujur saja sejak hamil gairah hasrat Alya meninggi, dia haus akan belaian dari Luke yang selalu membuat nya di buat terbang melayang itu.


Sstt..


Luke mendesis saat tangan mungil itu mulai nakal pada nya.


"Sayang, kamu yang memulai" kata Luke menatap wajah Alya dan reflek melepaskan ciuman nya.


Alya tersenyum dan meraba dada kekar Luke, lalu berbisik..


"Aku menantang mu, ayo puaskan aku Om" ucap Alya dengan nada yang di buat sangat manja.


Shifttt..

__ADS_1


Luke mengumpat senang, dan menatap wajah nakal istrinya dengan tatapan yang penuh gairah.


"Kamu memang gadis nakal, jangan minta aku berhenti ingat" kara Luke sambil meremaas kasar bukit Alya.


Dan sontak hal itu membuat Alya menjerit, tapi bukan Alya jika dia mau berhenti di tengah jalan.


Alya terang-terangan mendesaaaah, dan hal itu kembali membuat Luke menggila dan langsung menindih tubuh istri nya.


Keduanya berciuman dengan Luke yang di atas Alya, senyuman nampak di wajah pasutri yang sedang bucin itu.


Ahjk..


"Jangan di robek" kata Alya karena Luke menarii paksa c* nya.


"Baiklah" Luke memilih membuka perlahan.


Alya memang selalu memakai c* berendra, dan itu membuat Luke yang tidak sabaran begitu mudahnya merobek kain tipis itu.


Bukan kenapa Alya tak mau Luke merobek kain tipis itu, dia tidak ikhlas karena harga c* yang selalu dia pakai itu sangat mahal bahkan seharga 15 mangkuk bakso kesukaan nya.


Setelah sama-sama polos Luke mulai memberikan servis nya, Alya hanya bisa mengigit bibir nya sambil sesekali menjambak rambut Luke yang wangi.


Emm..


Hufh..


"Luke, ahkkkk aku keluar" kata Alya dengan mata terpejam nya.


"Silahkan" balas Luke malah tersenyum, seperti nya melihat Alya yang keenakan seperti ini sudah menjadi sesuatu yang Luke sukai.


Ya jujur saja Luke sebelumnya lebih suka di servis, tapi sekarang dia merasa ingin selalu memberikan servis terbaik pada istrinya.


"Luke!" Alya beteriak.


"Panggil aku sayang" kata Luke.


"Ough..Luke, sayang" Alya masih berteriak.


Luke sekali lagi tersenyum, dan mulai memasukkan milik nya ke inti, sempit.. itulah yang selalu Luke keluhkan tapi juga menjadi sesuatu yang sangat dia sukai.


Beberapa menit berlalu..

__ADS_1


Jika tadi yang memimpin adalah Luke maka lain dengan sekarang di mana yang memimpin adalah Alya.


"Oh my, aku benar-benar suka posisi ini" batin Alya yang seperti menunggang kuda.


Luke tak tinggal diam dia juga membantu dengan membuat Alya semakin menggila ulah tangan nakal nya yang tidak bisa diam memainkan si bukit kembar.


Hufh..


Sekeli lagi Alya merasakan pelepasan nya.


"Kapan kamu keluar?" tanya Alya yang baru merasakan kedua kalinya.


"Sudah ku bilang aku akan membuat mu kelelahan" balas Luke dengan santainya.


Mendengar itu Alya menggelengkan kepalanya, dia kembali bergerak dengan Luke yang masih di bawahnya.


Hingga satu jam berlalu..


Belum ada tanda-tanda Luke mau keluar, Alya sudah kelelahan tapi Luke masih berstamina bahkan meminta Alya untuk mengubah posisi.


Luke semakin gencar menjenguk anak nya, hingga tiba-tiba..


Tok..tok..


Luke dan Alya yang sedang bermain seketika saling bertatapan, keduanya nampak bingung.


"Siapa?" tanya Luke.


"Aku, Luke cepat buka"


Itu suara Clara.


Sial, kenapa wanita itu datang di saat tidak tepat seperti ini.


Luke ingin menggeruru apalagi saat Alya yang mulai mendorong nya dan berlari ke kamar mandi membawa handuk dan pakaian ganti.


Sekali lagi Luke mengumpat kesal, dia belum meraskaan pelepasan nya tapi malah di gagalkan mantan istrinya.


"Luke!" panggil Clara.


🌹

__ADS_1


Perasaan kenapa gerah banget ya cuaca hari ini, di tempat kalian gerah nggak?


Jangan lupa Like coment and vote ya❤🙏🤗


__ADS_2