Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Kebutuhan Luke


__ADS_3

"Ngapain?" tanya Alya saat Luke tiba-tiba mendekatinya.


Luke mendekatinya, dan dengan sengaja tangan Luke menarik pinggang Alya agar tubuh keduanya semakin berdekatan.


Alya merasa tangan Luke mulai tidak bisa diam, dia langsung memukul tangan Luke karena Luke meraba bagian perut nya.


"Luke" Alya menatap tajam Luke.


"Jangan bergerak aku hanya mengusap perut mu" balas Luke lagi.


Alya mencoba mendiamkan, tapi semakin ke sini permainan tangan Luke bukan hanya bergerak di bagian perut Alya saja.


Dan hal itu jelas menganggu Alya yang akan tidur, Luke benar-benar sudah melewati batas.


"Aaa apa yang kamu lakukan" Alya kaget saat Luke menyibakkan selimut nya.


Luke menatap Alya sebentar lalu matanya turun melihat ke bagian tubuh Alya, ternyata Alya memakai pakaian yang sangat minim di balik selimut.


Waw..


"Aku mau makan" Luke berucap dengan nada yang aneh.


Jangan lupakan wajah yang penuh gairah itu, membuat Alya agak merinding.


"Ya makan sana" balas Alya cepat.


"Boleh?" tanya Luke sudah tidak tahan untuk makan hidangan sebelum tidurnya.


Alya mengangguk.


"Bibi masak banyak tentu saja harus di makan, sana makan yang kenyang" sahut Alya yang tak paham dengan kode Luke.


Alya pikir Luke ingin makan biasa, dan maka dari itu dia merasa lega setidaknya untuk saat ini.


Luke mengusap pipi Alya, lalu tangan nya beralih mengusap bibir Alya dan dengan jahil memasukkan jari nya ke bibir Alya.


"Aku gigit ya" kata Alya yang bibir nya dimasuki jari Luke.


"****" titah Luke.

__ADS_1


"Ogah" balas Alya malah menggigit membuat Luke kesakitan.


"Sakit Alya!" kesal Luke menarik jarinya.


Alya manyun, lalu dia berniat pergi tapi tangan nya di tahan oleh Luke.


Luke jelas tak akan membiarkan Alya pergi, Luke menahan pergerakan tubuh Alya dan perlahan naik ke atas tubuhnya.


"Aku pria dewasa Alya" kata Luke menatap Alya.


"Lalu?" tanya Alya pura-pura bodoh.


"Aku butuh gairah, aku butuh melampiaskan hasrat ku pada istriku" balas Luke lagi.


Alya yang mendengar ucapan Luke manatap wajah pria yang saat ini menindih tubuh nya itu.


"Apa semua pria butuh pelampiasan hasrat?" tanya Alya.


Luke mengangguk pelan.


"Untuk apa menikah, meski tujuan menikah bukan untuk itu saja tapi ranjang juga bisa membuat hubungan suami istri menjadi lebih dekat" jelas Luke seolah menjadi guru untuk Alya yang masih muda dan tak tau apa-apa.


Luke melihat Alya yang melamun, dia mencium bibir Alya dengan lembut tapi Alya tak membalasnya.


"Kamu tidak mau melayani suami mu?" tanya Luke mulai kehilangan kendali.


"Aku hanya bingung" ucap Alya terlihat berpikir.


Hufh..


Luke menghembuskan nafasnya kasar, lalu menatap wajah gadis muda yang tengah berpikir itu.


"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Luke mencoba menahan diri sedikit lagi.


Tak mau memaksa lagi sampai membuat hubungan nya kembali memanas.


"Orang tua ku selalu ribut bahkan mereka bercerai, tapi sampai sekarang aku bingung kenapa mereka sampai berpisah apa itu karena tidak ada hubungan ranjang?" tanya Alya menatap Luke.


Luke turun dari tubuh Alya dan mengubah posisinya menjadi duduk.

__ADS_1


Sebenarnya pertanyaan Alya sangat susah Luke jelaskan, Luke tak paham dengan akar masalah keluarga Alya sampai mereka berpisah.


Tapi melihat wajah penasaran Alya, Luke yakin jika Alya masih belum menerima perceraian antara Mamih Papih nya.


"Mereka punya hak untuk memilih, rumah tangga bukan hanya ranjang saja tapi kenyamanan juga, dan jika salah satu di antara mereka sudah tak nyaman jadi untuk apa di lanjutkan" jelas Luke dengan pemikiran nya.


Menurut nya bisa saja salah satu diantara Papih dan Mamih Alya yang melakukan kesalahan, dan hal itu yang mengundang percekcokan di anatara suami istri itu hingga berakhir perceraian.


Dan itu juga yang menjadi penyebab nya, seperti yang dia lakukan di masa lalu dimana Luke memikih bercerai dengan Clara yang berselingkuh.


"Aku masih tidak paham" balas Alya pelan.


Lalu Alya menatap Luke yahh sedang menatap nya.


"Apa kamu juga akan menceraikan ku jika kita ada masalah?" tanya Alya tiba-tiba.


Luke yang mendengar ucapan Alya menyentil telinga Alya.


"Jelas tidak" balas Luke tegas.


"Kenapa?" tanya Alya.


"Entahlah, aku tak mau membahas hal itu karena aku sedang mencoba mencin_" ucap Luke terhenti karena Alya menatap nya dengan wajah yang begitu imut.


Cup..


Luke mengecup bibir Alya dengan lembut, lalu naik kembali ke tubuh Alya.


"Jangan bahas masalah itu lagi, oke. aku mau hubungan kita lama sampai aku menutup mata, dan bukan kah itu yang kamu mau untuk mendapatkan warisan ku jadi kamu harus bertahan selama mungkin bersama ku " lanjut Luke lalu mencium bibir Alya lagi.


Dan kali ini Luke mendapatkan balasan ciuman nya, Alya mencoba membalas ciuman nya meski masih dengan gerakan malu-malu.


"Ya awalnya warisan, tapi kalau setiap malam seperti ini terus apa nggak mungkin aku bisa jatuh cinta sama Om-om gagah?" batin Alya yang bibir nya mulai mendesaaah karena sentuhan tangan dan bibir Luke di beberapa area sensitif nya.


🌹


Maaf dua hari ini up nya agak lama, kemarin aku habis ada acara keluarga jadi agak sibuk, tapi besok aku usahain akan double up seperti biasanya lagi kok.


Semoga nggak pada kabur ya karena up nya lemot, hhe maklum bumil moodnya kadang naik turun🥲

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya ❤🙏🤗


__ADS_2