
Siang nya Luke benar-benar membawa Alya ke rumah sakit, Alya sebenarnya sudah menolak tapi Luke kekeh.
Luke juga tidak memberitahu apa yang akan dia lakukan di rumah sakit nanti, dia tidak mau Alya banyak pikiran apalagi dia akan bertemu Clara dan Mike.
"Silahkan tuan"
Alya dan Luke masuk ke dalam ruangan dokter, dan Alya di suruh untuk langsung berbaring di ranjang pasien.
Dokter mulai memeriksa kandungan Alya, tangan Luke memegang tangan Alya agar istrinya tak merasa sendiri.
"Aku gugup" kata Alya melihat dokter yang memegang alat yang tidak di mengerti nya.
Jel mulai di balurkan di bagian perut Alya, Luke melihat Alya yang nampak tegang.
"Jangan tegang" kata Luke.
"Tapi aku__" ucap Alya terhenti karena ucapan Luke.
"Aku menemani mu, oke. jadi jangan takut lagi" sahut Luke tegas.
Dokter menjelaskan sudah seperti apa kandungan Alya, dan Luke nampak tersenyum melihat perkembangan anak nya.
Alya yang juga tegang akhirnya bisa sedikit lebih tenang setelah melihat bayi nya, dan dokter yang memeriksa pun berhenti lalu membersihkan bekas jel itu dengan tisue.
"Anak ku" gumam Alya pelan..
"Anak kita" balas Luke membenarkan membuat Alya melirik Luke dengan senyuman nya.
Luke membenarkan pakaian Alya, dan setelah itu dia membantu Alya untuk duduk di kursi yang di sediakan.
"Bagaimana dok?" tanya Luke yang sekarang sudah duduk di kursi begitupun dengan Alya.
"Bagus, semuanya baik. dan kandungan nyonya juga semakin berkembang" jelas dokter.
"Syukurlah, tapi dok istri saya masih mual-mual" kata Luke lagi.
__ADS_1
"Kandungan nona masih muda, itu hal wajar tuan. saya akan memberikan resep obat pereda mual nya" jelas dokter.
Luke mengangguk, dan setelah urusan dengan dokter kandungan selesai Luke dan Alya pun akhirnya keluar dari ruangan itu.
Keduanya berjalan ke arah apotek rumah sakit, tapi di tengah perjalanan tiba-tiba ada yang memanggil Luke.
"Luke" panggil Clara.
"Kita langsung pergi" kata Luke.
"Kemana?" tanya Alya bingung.
"Tes DNA, ahk apakah Luke tak mengatakan nya pada mu kalau aku dan Luke sepakat bertemu untuk tes DNA?" tanya Clara dengan wajah so kaget nya.
Alya diam dan melihat Luke yang nampak tertegun dengan wajah Mike yang begitu mirip dengan nya.
Mike yang di tatap oleh Luke nampak acuh, bahkan Mike tak melihat ke arah Luke karena masih merasa asing.
"Dia mirip dengan ku" batin Luke baru sadar.
"Aku tidak boleh kalah, Luke benar-benar menyebalkan kenapa tidak bilang kalau dia mau bertemu dengan wanita ini" batin Alya menggerutu kesal.
"Luke sayang, kenapa tidak bilang kalau mau bertemu dengan dia?" tanya Alya berbisik.
"Aku takut kamu menolak" balas Luke yang juga ikut berbisik.
"Tapi aku tidak akan menolak, Luke. kamu benar-benar membuat aku kesal karena aku terlihat jelek dengan berpenampilan seperti ini" gerutu Alya yang memang menggunakan baju biasa saja.
Luke yang fokus pada Mike akhirnya melirik Alya yang terlihat kesal, tanpa basa-basi Luke mencium pipi Alya dengan sengaja di depan Clara.
"Kamu cantik seperti ini, aku lebih suka wanita seperti mu di bandingkan wanita yang mudah memperlihatkan tubuhnya dengan murah pada pria lain, itu sangat jelek" kali ini Luke tak berbisik dan terdengar seolah menyindir.
Alya mendengar itu pipi nya memerah, wajah nya tersenyum senang karena Luke memuji nya di depan Clara.
__ADS_1
Sedangkan Clara nampak kesal karena secara tidak langsung Luke sudah mengejek nya yang pernah melakukan kegiatan panas dengan banyak pria.
"Ayo" Luke menggandeng tangan Alya dan berjalan ke ruangan dimana darah nya dan Mike akan di ambil untuk tes DNA.
Clara membawa Mike, keduanya mengikuti Luke dari belakang.
"Dia Daddy mu, Mike" kata Clara.
"Wajah nya mirip dengan ku, Mam" balas Mike.
"Hem, kamu harus mendapatkan harta nya. jangan biarkan wanita jahat itu menguasai harta Daddy mu sepenuhnya" bisik Clara yang terus mempengaruhi Mike.
Mike hanya mengangguk, dia juga tidak mau Mami nya terus melayani pria-pria itu, dia mau Mami nya terlepas dari jeratan Jon.
Tak lama kemudian Luke dan Mike masuk ke dalam ruangan yang sama, Alya dan Clara duduk di kursi tunggu dengan wajah sama-sama acuh.
"Bersiaplah untuk anak kehilangan Luke, dia pasti akan membuang mu karena Luke sangat ingin anak laki-laki" kata Clara.
"Siapa bilang, Luke mau anak perempuan juga kok" sahut Alya sewot.
"Aku lebih dulu mengenal Luke, kamu anak abg bau kencur mana paham apa yang Luke suka" Clara membalas dengan nada dingin nya.
"Lihat saja siapa yang akan menang, aku anak abg atau kamu tante-tante open Bo. ahk maaf bibir ku memang agak tidak bisa terkontrol" balas Alya sambil nyengir.
Dan itu sangat menyebalkan di mata Clara.
"Awas kau Alya, aku pastikan kau tidak akan bisa mendapatkan Luke ataupun harta Luke. karena semua itu adalah milik ku dan Mike!" batin Clara penuh amarah.
🌹
Kalau menurut Author udah cocok sih, wajah Alya imut manja gimana gitu, dan visual Luke juga macco dan gagah sekalipun usianya udah mau 40 tahun😁
Tapi kalau nggak suka nggak sih, yang penting tugas ku memberikan visual nya udah beres ya😅
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗