
Beberapa bulan berlalu..
Jeritan Alya terdengar, Mike dan Albert yang sedang di ruang tamu sontak langsung ke kamar Mommy nya.
Keduanya masuk dan betapa kaget nya Albert melihat Mommy nya yang kesakitan duduk di lantai.
"Mommy kenapa?" tanya Albert.
"Mike, tolong bantu Mommy jalan, Mommy mau melahirkan sayang" kata Alya meringis.
"Apa, Mommy melahirkan?" Albert melihat Mommy nya.
"Mana adik perempuan itu aku mau membuang nya" kata Albert random.
Mike mendengar ucapan adiknya menggelengkan kepalanya.
"Albert bawa tas yang ada di kamar adik bayi, bawa keluar kita harus membawa mommy ke rumah sakit" kata Mike pada adiknya.
"No, aku malas kak. lagi pula aku tidak mau adik perempuan" balas Albert yang membuat Mike melotot.
"Albert! cepat lakukan perintah kakak!" tegas Mike menatap tajam adiknya untuk yang pertama kalinya.
Albert melihat itu kesal tapi dia tetap tak mendengarkan dan memilih pergi meninggalkan kakak dan Mommy nya.
Albert masih tak mau mendapatkan adik perempuan, apalagi saat USG Alya mengandung anak kembar perempuan.
"Aaaa sayang tolong jangan bertengkar" jerit Alya kesakitan.
"Maaf Mom" Mike langsung membantu Alya berjalan.
Keduanya berjalan ke luar dari rumah, sesampainya di mobil Mike memanggil supir.
"Pak tunggu sebentar aku mau ambil tas dulu" kata Mike.
"Baik tuan" balas supir.
Mike buru-buru berjalan masuk ke dalam rumah, dan saat masuk ke kamar adik bayi Mike malah melihat Albert yang memberantakkan isi tas yang di siapkan Mommy nya.
"Albert apa yang kau lakukan!" teriak Mike marah.
"Memberantakkan barang-barang si kembar" balas Albert santai.
Mike yang kesal ingin sekali marah, tapi melihat Albert dia memilih menurunkan emosi nya.
__ADS_1
Bagaimana pun Albert adik nya, Mike tak mau di benci adik nya, dia tidak mau kehilangan kepercayaan Daddy nya jika sampai dia membuat Albert menangis.
Hufh..
"Kakak akan ke rumah sakit mengantar Mommy, kamu ikut?" tanya Mike sambil mengemasi barang-barang yang berantakan di ubin.
"No" balas Albert acuh.
Mike tak memaksa dan memilih keluar dari kamar, meninggalkan Albert sendirian.
Albert keluar dari kamar dan melihat mobil yang di naiki Mommy dan kakak nya yang menjauh pergi dari area rumah nya.
.
.
Luke datang sedikit terlambat, karena melahirkan kembar Alya pun harus melahirkan dengan proses oprasi sesar.
Dokter menjelaskan jika salah satu bayi nya terjun, dan itu sedikit membahayakan jadi Luke yang baru sampai pun memilih cara sesar.
"Kamu hebat, aku akan menemani mu" ucap Luke.
"Hem, Albert marah lagi" kata Alya kepikiran putra nya.
Alya menggelengkan kepalanya.
"Jangan, berikan pengertian saja tidak usah di marahi kasihan" sahut Alya sambil merasakan rasa sakit nya.
Pelan tapi pasti pengaruh obat bius nya mulai terasa, Alya pun mulai melemah.
Dokter mulai berbagi tugas, Luke memegang tangan istrinya selama proses oprasi sesar, tak henti-hentinya dia mengatakan kata-kata penuh semangat pada sang istri.
Satu jam berlalu..
Luke keluar setelah menemani istrinya melahirkan.
"Bagaimana Dad?" tanya Mike yang beranjak dari duduknya.
Luke memeluk putra sulung nya.
"Adik kamu sudah lahir, keduanya sehat dan cantik" ucap Luke tersenyum.
Mike nampak senang mendengar itu, dia benar-benar tak sabar untuk melihat adik kembar nya yang cantik-cantik itu.
__ADS_1
Tak lama kemudian Alya pun di pindahkan ke ruangan intensif, Luke dan Mike pun langsung masuk ke dalam ruangan yang di tempati Alya.
Mike nampak terpaku pada kedua bayi cantik yang sedang mengeliat di box bayi itu, merasa haru karena Mommy nya begitu hebat bisa melahirkan dua adik sekaligus.
"Dad, siapa nama kedua adik ku?" tanya Mike yang masih melihat adik nya.
"Nanti tunggu Mommy mu bangun son, Daddy harus membicarakan dengan Mommy dulu" balas Luke.
Mike mengangguk, dan tak lama kemudian datang Albert dengan wajah dingin nya membawa cemilan.
"Apa yang kau bawa?" tanya Mike melihat dia kresek yang di bawa Albert.
Albert tak menjawab, dia hanya diam dan terlihat masih Kesal dengan kakaknya.
Mike yang sadar jika Albert kesal padanya pun menghela nafasnya panjang, lalu duduk di samping adik nya.
"Maaf" ucap Mike sadar jika dia telah membentak adiknya.
"Ya" balas Albert mengambil cemilan dan mulai makan.
Dan saat mendengar suara tangisan bayi Albert seketika melihat ke arah dua box bayi yang tak jauh dari tempat duduknya itu.
"Apa mereka perempuan?" tanya Albert.
"Albert dua bayi ini adik mu, jangan coba-coba membuang nya ke tong sampah!" tegas Luke yang melihat putranya melirik kedua putri nya.
Hufh..
"Ini, aku membeli ini" Albert mengeluarkan dua pasang jepitan bunga.
Mike dan Luke kaget melihat itu, keduanya tak paham dengan apa isi pikiran Albert.
"Dari mana uang nya kamu membeli makanan dan hadiah ini?" tanya Luke mendekati putra nya.
"Aku mengambil uang Mommy, tadi aku melihat dompet Mommy dan langsung menbeli makanan ini bersama pak supir" balas Albert santai.
Luke dan Mike yang mendengar itu geleng-geleng kepala, tapi jika melihat dua pasang jepitan bunga itu Luke dan Mike merasa jika Albert tak membenci si kembar, mungkin Albert hanya gengsi mengakui jika dia happy.
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🤗🙏
__ADS_1