
"Kamu lagi?" Mike nampak begitu terkejut.
Sama seperti Mike, tukang parkir itu juga nampak tak kalah kaget dengan Mike.
"Kenapa kita terus bertemu ya, sangat aneh dan mengherankan" Tukang parkir yang tak lain adalah seorang gadis muda itu nampak terlihat bingung.
Mike berdiri setelah mengambil uang itu, pun dengan gadis muda itu yang ikut berdiri dan memberikan uang di tangan nya pada Mike.
"Tuan ambil saja kembalian nya, saya bekerja di sini di gajih dan itu sudah cukup untuk saya" jelas gadis itu.
"Oke, siapa nama mu?" tanya Mike tak mau memaksa.
"Saya Beby tuan" balas gadis muda itu dengan senyuman nya yang manis.
Mike mengangguk lalu dia melihat jam di tangan nya.
"Bukan kah kamu bekerja di restoran? kenapa sekarang kamu berada di sini dengan pekerjaan maaf, tukang parkir?" tanya Mike penasaran.
Karena setahu nya beberapa jam yang lalu Beby masih bekerja sebagai pelayan restoran tempat dia dan kedua adik kembar nya makan tadi siang.
Beby yang mendengar pertanyaan mantan direktur di tempat dia bekerja dulu itu hanya tersenyum kikuk.
"Tidak ada yang mempertahankan saya di tempat seperti itu, maklum hanya keluaran SMP tuan jadi hanya pekerjaan tukang parkir lah yang mungkin pantas untuk saya" jelas Beby dengan senyum enteng nya.
Mike tak bisa berkomentar untuk hal itu karena dia tak suka terlalu ikut campur ke dalam masalah orang.
"Ini kartu nama ku, jika kamu butuh pekerjaan hubungi saja nomer itu" ucap Mike memberikan kartu nama nya.
Beby menerima nya dan mengucapkan terimakasih, tapi karena ada motor yang akan keluar dari area gerai cake Beby pun langsung menjadi tukang parkir kembali.
Mike melihat apa yang di lakukan gadis muda itu, lalu karena hampir jam 6 sore Mike pun akhirnya memilih pergi.
__ADS_1
Beby melihat mobil Mike yang menjauh, dia tersenyum karena kembali bertemu dengan direktur tampan itu.
"Tuan Mike benar-benar baik, andai aku masih bekerja di perusahaan itu sebagai Og mungkin aku bisa setiap hari membuatkan nya coffe terenak" gumam Beby dengan senyuman nya.
Tapi belum beberapa menit senyuman Beby luntur apalagi saat mengingat HRD rese itu, tapi bukan karena dia di marahi akibat telat dan menumpahkan coffe.
Jelas masalahnya tak sekecil itu, bagian HRD yaitu pria tua botak itu ingin menc*buli nya dan bukan salah Beby kalau dia bersikap kasar dengan menendang dan memukul pipi pria tua itu.
"Hufh, lain kali jika aku bertemu dengan pria botak itu lagi dia tak akan aku biarkan selamat, lihat saja" geram Beby yang membenci pria tua botak itu.
Sekalipun pria itu hanya mengusap bokong nya saat Beby mengepel tapi bagi Baby itu sudah termasuk pencab*lan dan dia tak bisa memaafkan nya begitu saja.
.
.
Mike pulang dan di sambut dengan senyuman manis kedua adik kembar nya, jangan lupakan perhatian sang Mommy yang selalu membuat lelah Mike menjadi hilang seketika.
Mike memilih mandi dulu, meninggalkan keluarga kecilnya yang sedang berkumpul dan makan cake yang Mike bawa.
"Kak Mike terbaik, selalu tau akan kesukaan Thea" timpal Thea.
Albert yang ikut makan hanya geleng-geleng kepala melihat adik-adiknya yang makan dengan kepala yang tak bisa diam bergerak ke sana dan kemari.
Alya juga ikut makan, dan sama seperti kedua putrinya sekalipun sudah kepala tiga hal itu tak membuat ibu empat orang anak itu berubah dan cara makan nya benar-benar sangat mirip kedua putri kembar nya.
Sedangkan di kamar nampak Mike yang baru selesai mandi, Mike mendapatkan telpon dari seseorang.
"Halo"
"Tuan ini saya Beby"
__ADS_1
Mike melihat nomer tidak di kenal di layar ponsel nya.
"Ya ada apa?" tanya Mike.
"Tuan bukan kah tadi anda memberikan kartu nama padaku?" Beby menggantung.
"Ya, lalu?" tanya Mike lagi.
"Saya sedang butuh pekerjaan tuan, tolong saya sangat butuh sekarang. jadi pembantu juga tidak apa" jelas Beby cepat.
Mike diam nampak terlihat berpikir, dia belum ada pekerjaan untuk Beby karena Mike belum memikirkan.
Untuk di kantor Baby lulusan SMP, Mike juga tak bisa begitu saja memasukkan orang tanpa meminta persetujuan sang Daddy.
"Tuan, bagaimana?" tanya Beby lagi.
"Besok aku akan memberikan mu pekerjaan" kata Mike akhirnya.
"Benarkah, terimakasih tuan" balas Beby senang.
"Hemm" balas Mike.
"Sekali lagi terimakasih tuan dan selamat malam semoga anda mimpi indah, maaf menganggu" ucap Beby.
Dan Tut!
Panggilan di matikan, Mike melihat layar ponsel itu lalu menggelengkan kepalanya.
Setelah itu Mike pun memakai pakaian nya, lalu dia keluar dari kamar nya karena sebentar lagi pasti kedua adiknya akan naik ke lantai atas jika dia tidak keluar kamar.
Mike nampak menunggu waktu, dia ingin menanyakan pada Mommy nya apa ada pekerjaan di rumah nya atau tidak.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗