
Setelah pulang tes DNA di rumah sakit Luke dan Alya langsung makan, tapi Clara meminta mereka untuk mengajak Mike.
Alya tidak keberatan, dia penasaran dengan sifat Mike dan yang dia lihat Mike sangat dingin seperti Luke.
"Mike ayo" ajak Alya.
Clara tak ikut karena dia harus pergi, dan Luke jelas lebih senang jika wanita itu tak mengintili nya karena Luke tau jika istrinya tak begitu menyukai Clara.
Mike yang di ajak duduk itu tak menjawab, dia langsung duduk dengan wajah dingin nya.
Saat Mike duduk Alya melirik suaminya, jika di lihat dari kaca mata pandang nya Mike memang begitu mirip dengan Luke.
"Kita pesan makanan ya, kalian mau makan apa?" tanya Alya.
"Spagettii carbonara" ucap Luke dan Mike kompak.
Sontak hal itu membuat Ayah dan anak itu saling melirik, tapi karena ini pertama kalinya Luke dan Mike bertemu keduanya nampak gengsi memulai obrolan.
Alya melihat itu, dia semakin yakin jika Mike memang darah daging Luke karena semuanya begitu sama dan tidak ada yang kebetulan di dalam hidup ini.
"Apapun hasilnya aku tak perduli, Luke duda. aku tau itu dari awal dan aku tidak keberatan sekalipun menikahi pria yang sudah punya anak" batin Alya.
Lalu Alya pun langsung memesan makanan, dia memilih makan steak dan saat Alya bertanya akan minum nya lagi-lagi Luke dan Mike menjawab kompak lagi.
"Teh manis dingin"
"Kalian sangat kompak" Alya menggelengkan kepalanya.
Luke dan Mike tak menjawab, meski sebenarnya keduanya ingin menyapa atau sekedar melakukan tanya jawab layaknya anak dan ayah pada umum nya.
Tapi Luke mengurungkan niatnya, dia mau memastikan dulu jika Mike adalah anak nya.
Selama makan tidak banyak yang mereka obrolkan, Alya malah menjadi penengah diantara mereka yang sama-sama kaku.
"Aku akan ke toilet dulu" kata Alya karena merasa ingin pipis.
__ADS_1
Luke akhirnya di tinggalkan berduaan saja dengan Mike.
"Kelas berapa?" tanya Luke akhirnya.
"2, SMP" balas Mike.
Luke diam lagi, bingung harus bertanya apa lagi hingga..
Tiba-tiba ponsel Luke berdering membuat Luke bangkit dan meninggalkan Mike yang masih makan.
Mike melihat Luke yang sedang menelpon, dia memainkan ponsel nya hingga Alya kembali dan melihat Mike yang fokus pada ponsel nya.
"Mike habiskan dulu makanan nya, kalau dingin nggak enak" kata Alya.
Mike melirik Alya dengan wajah tak suka nya, dia ingat akan ucapan Mami nya.
"Daddy mu menikah dengan gadis muda, dia akan merebut semuanya dari mu termasuk Daddy mu"
Begitu kira-kira ucapan Clara yang selalu mengajarkan ujaran kebencian pada Mike.
"Panggil aku kakak, usia kita beda 6 tahun" balas Alya.
"Kenapa kamu mau menikah Daddy ku?" tanya Mike.
Alya mendengar pertanyaan itu tersenyum.
"Jodoh tidak ada yang tau, mungkin takdir." jawab Alya berpikir positif.
"Bukan karena harta nya?" sahut Mike dengan nada dingin nya yang seolah mengejek.
Alih-alih kesal dengan tuduhan Mike Alya yang mendengar itu malah semakin merasa yakin jika Mike anak Luke.
Keduanya sama-sama memiliki sifat yang dingin, dan jangan lupakan bibir mereka yang sama-sama pedas.
"Benarkan, kamu hanya mau harta Daddy ku" Mike kembali menatap Alya dengan wajah yang terlihat jelas jika dia tidak menyukai Alya.
__ADS_1
Huh..
Alya menghembuskan nafasnya panjang, lalu memakan potongan steak nya.
"Itu bukan urusan kamu, Luke sangat kaya kalau di bagi dua pun kita masih bisa menjadi miliarder" balas Alya yang dengan sengaja mengatakan nya.
Tidak perduli jika Mike berpikir dia gila harta, seperti nya akan sangat lucu jika dia menggoda Mike yang masih labil.
Karena Luke datang Mike yang akan kembali mengatakan kata-kata kebencian nya itu memilih diam, tak mau Luke tau jika dia membenci Alya.
Sedangkan Luke dia yang kembali duduk melihat Mike yang fokus makan, lalu melirik istrinya yang sedang makan steak.
"Habis ini kita mengantar Mike" kata Luke.
"Tidak usah, Mami akan menjemput" balas Mike menolak.
"Mami mu bilang dia ada urusan, jadi aku yang akan mengantarkan mu" sahut Luke lagi.
Mike yang mendengar itu akhirnya pasrah, dia yakin Mami nya bertemu dengan Jon. pria yang sangat dia benci karena selalu memanfaatkan Mami nya.
"Kamu tidak masalahkan sayang kalau kita mengantar Mike ke apartemen nya?" tanya Luke melirik istri nya.
Alya yang sedang mengunyah itu menggelengkan kepalanya.
"Kita akan mengantar Mike" balas Alya sambil tersenyum.
"Terimakasih" kata Luke karena Alya sangat pengertian.
"Hem, anak mu juga anak ku" sahut Alya lagi.
Mike mendengar jawaban Alya tersenyum kecut, dia merasa yang di katakan Mami nya benar jika Alya memang pandai bersandiwara padahal tadi Alya bahkan membahas warisan untuk di bagi dua.
"Kasihan Daddy menikah dengan wanita muda yang serakah, aku harus menjauhkan wanita itu dari Daddy" batin Mike yang sudah membenci Alya di hari pertama dia mengenal Alya.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗