Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Pengakuan Mike


__ADS_3

Mike akhirnya keluar dari masa kritis nya, dan setelah sembilan hari di rawat Mike pun akhirnya sudah bisa pulang karena kondisinya sudah membaik.


Kepulangan Mike tentu saja membuat Alya dan Luke senang, tak ada kabar yang membahagiakan selain mendengar kabar putranya sehat kembali.


"Mom" panggil Mike.


"Ya sayang" Alya mendekati.


"Apa aku boleh minta sesuatu?" tanya Mike.


"Tentu saja, apapun akan Mommy berikan kamu mau apa?" tanya balik Alya yang sedang menyuapi Mike.


Mike nampak ragu, lalu dia melihat sekeliling nya yang tidak ada Daddy nya.


"Sebenarnya aku dan Mami merencanakan semua ini" ucap Mike mengaku.


"Maksudnya?" tanya Alya tidak paham.


Mike menghembuskan nafasnya kasar, lalu menjelaskan jika niatnya membeli cake itu hanyalah alasan semata.


Sebenarnya Mike di mintai Mami nya untuk menjebak Alya agar bisa mencelakai Alya dan janin nya.


"Jadi kamu__" Alya tak percaya.


"Iya, aku terpaksa Mom. aku tak punya pilihan karena Mami mengancam akan selamanya menjual di*i" jelas Mike lagi.


Alya diam nampak kaget dengan ucapan Mike, dia tak habis pikir kenapa Clara bisa setega itu padanya bahkan dia saat ini sedang megandung anak Luke yang berarti adalah adik dari Mike.


Sungguh di luar nalar.


"Mom, sorry aku benar-benar minta maaf" ucap Mike.


"Hem, lalu kenapa kamu mau menolong Mommy?" tanya Alya kembali menyuapkan makanan.


Dan Mike menerima makanan nya, dia mengunyah sebentar lalu menelan nya.


"Itu semua karena aku merasa takut, Daddy nampak bahagia bersama Mommy jadi aku tak mau membuat Mommy terluka karena itu juga akan melukai Daddy" jelas Mike.


"Jadi karena itu?" tanya Alya lagi.


Dan Mike mengangguk, Alya hanya tersenyum setidak nya Mike tak punya niatan jahat padanya dan itu berarti Clara gagal mengotori otak baik Mike.


"Lalu bagaimana dengan Mami mu? dia di penjara" ucap Alya lagi.


Dia ingin tau apa reaksi Mike saat tau jika ibu nya ada di penjara.

__ADS_1


"Entahlah, mungkin Mami akan baik dengan berada di sana dan tak perlu bekerja lagi" jelas Mike.


Alya mendengar ucapan Mike tersenyum, dia tak banyak bertanya lagi dan kembali menyuapi Mike.


Luke mengintip ke dalam kamar dan ya dia mendengarkan obrolan istri dan putranya, dia senang Mike mau mengakui kesalahan nya.


"Semoga saja setelah ini hubungan mereka semakin dekat" batin Luke sambil melihat Alya yang sedang menyuapi Mike.


.


.


Malam nya Alya masuk ke dalam kamar setelah membuat Mike tidur.


"Kamu lelah sayang?" tanya Luke yang sudah dari tadi menunggu istrinya.


"Hem sedikit" balas Alya.


Luke mendekati istrinya, tangan nya terulur untuk memijat kaki sang istri dengan lembut.


Alya yang mendapatkan pijatan nampak menikmati, tangan nya memainkan ponsel nya Alya ingin mencari tahu kabar Mami dan Papi nya.


"Kamu lihat apa?" tanya Luke kepo.


"Bukan kah mereka hidup baik dengan keluarga baru nya?" tanya Luke.


Alya menggelengkan kepalanya.


"Terakhir yang aku tau Ayah tiri ku di penjara, dia membeli ku dan hampir menodai ku sebelum akhirnya aku berhasil di selamatkan Melina dan Daddy nya" jelas Alya.


Mendengar ucapan Alya Luke menghentikan gerakan tangan nya, dia langsung memeluk sang istri.


Cup..


"Jangan mengingat orang yang menyakiti mu" ucap Luke.


"Hem, Mami dan Papi suka mengirimkan uang mereka tak benar-benar membuang ku" balas Alya lagi.


Luke tak menjawab dia mengusap kepala istrinya dengan lembut.


Tak mau memberitahu apa yang terjadi jika Mami nya bahkan menjual Alya dengan harga pantastis pada nya.


Dan itu akan menjadi rahasia Luke, dia tak akan memberitahu sang istri karena itu terlalu menyakitkan untuk di dengar istrinya.


"Apa aku boleh pulang sayang?" tanya Alya tiba-tiba.

__ADS_1


"Untuk apa?" tanya Luke.


"Tentu saja untuk menemui Mami dan Papi, aku mau memberitahu kabar kehamilan ku" jelas Alya sambil mengusap perutnya.


Luke ikut mengusap perut istri nya, dan saat bersamaan Luke merasakan ada pergerakan di perut Alya yang membuat nya specles.


"Sayang" Luke tersenyum.


"Dia suka Daddy nya, mungkin dia mau di sapa" balas Alya yang juga merasakan pergerakan di perutnya.


"Jadi apa aku boleh pulang?" tanya Alya lagi.


"Tidak, kita akan pulang nanti setelah anak kita besar" jelas Luke.


"Kenapa?" tanya Alya.


Luke tak menjawab tapi membaringkan Alya di ranjang dan membuka baju Alya hingga memperlihatkan perut buncit nya.


"Tak ada alasan, hanya saja aku tak bisa pergi-pergian karena kamu tau kan bahwa suami mu sibuk" ucap Luke sambil menciumi perut Alya.


Ahk..


"Sayang geli" jerit Alya manja.


"Jangan desaaah, nanti aku mau" Luke menatap istrinya.


"Ya kalau mau masuk aja, gampang" balas Alya.


"Jangan menggodaku, aku tak bisa berhenti jika sudah masuk" sahut Luke menatap istrinya penuh damba.


Alya tersenyum genit, dia membuka baju nya dan memperlihatkan c*dan br* nya saja.


"Ayo, aku juga mau, kangen tongkat bisbol kamu soalnya" ucap Alya dengan mata genit nya.


Mendengar persetujuan sang istri Luke jelas tak akan menyia-nyiakan waktu lagi, dia langsung mencium bibir istrinya dengan panas.


Dan untuk Alya yang sudah lama tidak merasakan tentu saja dengan senang hati membalas setiap sentuhan suaminya, dia sangat merindukan tongkat bisbol sang suami.


"Um dia semakin besar sayang" Alya terkekeh geli.


"Tentu saja, dia akan terlihat besar karena dia sangat bersemangat" balas Luke tertawa dan langsung masuk ke inti dari permainan nya.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2