
Keesokan harinya seperti biasanya Alya bangun dengan tubuh tanpa sehelai benang pun, dan itu karena pertempuran nya tadi malam bersama Luke.
Luke masih sibuk dengan pekerjaan nya yang membuat Alya harus terbiasa bangun tanpa Luke dan untuk sarapan pun dia harus sendiri.
"Di dekat hotel ada restoran enak, datang ke sana jika mau sarapan"
Isi pesan dari Luke.
Alya terdiam nampak berpikir sampai akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke restoran yang di sebutkan suaminya.
Alya langsung mandi dan bergegas berpakaian, selesai berpakaian dia hanya memakai riasan sederhana nya karena Alya sedang tidak mood untuk memakai riasan berlebihan.
"Halo"
"Kamu sudah sarapan?" tanya Luke.
"Belum, aku masih di hotel" balas Alya.
"Ini sudah siang, cepat sarapan nanti bayi kita kelaparan Alya" sahut Luke.
Alya tersenyum, Luke memikirkan anak nya dan berarti dia juga khawatir akan dirinya.
"Luke apa kamu khawatir padaku jika aku tidak makan?" tanya Alya.
"Ya, karena jika kamu kelaparan tidak akan ada nutrisi yang akan di terima bayi kita" jelas Luke gengsi mengakui jika dia juga khawatir pada Alya.
Alya mendengar jawaban Luke yang agak menyebalkan itu sedikit kesal.
Seharusnya Luke mengatakan hal-hal yang membuat nya senang dan bahagia, bukan cemberut seperti ini.
"Aku akan keluar sekarang" kata Alya.
"Hem, jangan lupa makan banyak" balas Luke.
"Pasti, aku akan belanja juga" sahut Alya lagi.
Lalu Alya keluar dengan membawa tas kecilnya, keduanya masih mengobrol hingga saat di lift Alya yang akan mengakhiri panggilan nya berkata..
"Luke, jangan pulang malam" ucap Alya pelan.
__ADS_1
Luke di sebrang telpon jelas sangat kaget, tapi dia mencoba untuk biasa saja.
"Aku akan pulang cepat, tenang saja" balas Luke cepat. "Dan Alya__" Luke menjeda ucapan nya.
"Ya?" tanya Alya melihat sambil melihat lift.
"Jaga dirimu dan hati-hati, maksud ku jangan kelelahan karena itu akan berpengaruh pada bayi kita" lanjut Luke lagi.
Alya tersenyum mendengar ucapan Luke, sampai akhirnya pintu lift terbuka dan Alya keluar dari lift.
"Aku akan ber hati-hati tenang saja" balas Alya.
Dan setelah itu panggilan nya di matikan, Alya tersenyum dan berjalan ke restoran yang di rekomendasikan oleh Luke.
Sesampainya di sana Alya memilih meja nya, dia juga memesan makanan yang di sukai nya.
"Alya" panggil seseorang.
Alya yang sedang makan sontak saja melirik, dia kaget melihat siapa yang datang.
"Tiger" Alya agak kaget melihat teman sekaligus mantan tetangga nya itu.
Alya yang mendengar pertanyaan itu sedikit bingung, dia malu jika mengatakan kalau hidup nya begitu kacau setelah perceraian kedua orang tuanya.
"Aku bersama__" ucap Alya terhenti karena Tiger di panggil seseorang.
"Bentar Al" kata Tiger langsung berdiri.
Tiger pergi dan Alya yang sedang makan nampak melihat Tiger yang sedang mengobrol dengan seorang pria, dan di depan nya seorang pelayan restoran.
Tak lama kemudian Tiger datang dan duduk kembali di meja Alya.
"Kamu habis ngapain?" tanya Alya.
"Ahk itu, salah satu pelayan di sini melakukan kesalahan, manager menegur nya dan aku tidak bisa diam saja bukan?" Tiger menjawab sambil melihat makanan di meja.
Merasa heran karena Alya sendirian tapi makanan nya begitu sangat banyak, tapi karena tidak mau membuat kesan buruk Tiger pun memilih untuk tidak banyak tanya.
"Kamu kerja di sini?" tanya Alya sambil makan.
__ADS_1
"Aku pemilik restoran ini" jelas Tiger.
"Waw, hebat kamu pasti banyak uang dan banyak wanita yang mengejar mu" sahut Alya sambil makan.
Tiger mendengar itu tertawa.
"Tidak, aku sedang fokus untuk kuliah kedokteran jadi aku mengurus usaha restoran ini sambil belajar" jelas Tiger.
"Waw, calon dokter ya" Alya menatap takjub pada Tiger.
Dan saat bersamaan juga Tiger menatap Alya yang mana membuat tatapan keduanya saling bertabrakan.
Alya melihat wajah aneh Tiger langsung membuang wajah nya dan kembali fokus pada makanan nya.
"Kamu sudah punya pacar Al?" tanya Tiger.
Uhuk..
Uhuk..
Alya terbatuk-batuk mendengar pertanyaan dari Tiger.
Tiger menyodorkan minum dan Alya menerima nya, dan hal itu di lihat oleh seorang wanita yang kemudian memotret kejadian itu dengan senyuman misterius nya.
Alya meminum air nya setengah nya, setelah itu Alya melirik Tiger yang menatap nya.
"Sebenranya aku tidak berpacaran, tapi aku sudah memiliki suami" jelas Alya.
Hah?
"Kamu bercanda Al?" nampak wajah tidak percaya di wajah Tiger.
Tapi Alya sekali lagi meyakinkan jika dia sudah memiliki suami.
"Dan aku sedang mengandung anak suami ku" lanjut Alya dengan senyuman nya.
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏
__ADS_1