
Satu minggu berlalu, Alya sudah tak terlalu kesal pada Luke karena kemarin Luke menepati janji nya untuk menculik dua wanita itu.
Alya memberikan pembalasan mengerikan dengan mendandani mereka layaknya badut, dia juga memberikan kenang-kenangan dengan mengubah gaya rambut mereka menjadi sesukanya.
"Pagi sayang" sapa Luke.
"Hem pagi" balas Alya tak mau berlebihan.
Dia mengambilkan makanan untuk suami dan putra nya, lalu setelah itu ikut menarik kursi dan duduk.
Ketiga nya makan tanpa obrolan seperti biasanya, hingga setelah selesai makan Luke dan Mike pun bangkit dari duduknya.
"Siang nanti Mommy akan ke mall, ada yang mau nitip?" tanya Alya.
Sengaja Alya mengucapkan kata Mommy agar Mike terbiasa.
"Aku kemeja warna biru, kebetulan milik ku sudah lama tidak ganti" kata Luke.
Alya mengangguk lalu melirik Mike.
"Aku tidak tau" balas Mike.
"Bagaimana kalau kamu ikut Mommy saja" usul Alya.
Mike sebenarnya masih menjaga jarak antara dengan ibu sambung nya, tapi dia juga merasa penasaran dengan Mall.
Ya Mike memang jarang di ajak belanja oleh Mami nya, adapun di belikan baju itu pasti bukan barang kemauan nya.
"Hem" balas Mike gengsi.
"Hem itu artinya iya atau nggak?" tanya Alya pura-pura tak paham.
Luke tersenyum, dia mendekati Mike dan melirik istrinya.
"Dia mau, nanti aku akan tambahkan limit nya agar kalian bisa berbelanja sepuasnya" kata Luke sambil mengajak Mike berjalan.
Alya mengikuti Luke dari belakang, membiarkan meja makan di beresi oleh asisten rumah tangga nya.
__ADS_1
"Kamu nggak mau ikut?" tanya Alya pada suaminya.
Luke menggelengkan kepalanya.
"Aku mungkin akan pulang terlambat, jadi kalian berdua saja yang pergi" balas Luke.
Sebenarnya Luke tak banyak pekerjaan dia bisa saja melimpahkan pekerjaan nya pada sekertaris nya, tapi tidak dia akan memberikan waktu quality time untuk istri dan putranya.
Berharap setelah ini hubungan keduanya membaik, dan Mike akan bisa menerima Alya seperti Alya yang bisa menerima kehadiran Mike dalam hidup nya.
"Dah..hati-hati di jalan" kata Alya setelah Luke dan Mike masuk ke dalam mobilnya.
Alya melambaikan tangan nya lalu tangan nya mengusap ke perut nya dengan lembut.
"Semuga saja itu bukan akal-akalan Daddy mu yang mau bermain di belakang Mommy, lihat saja kalau dia berani menduakan Mommy. habis pentungan bisbol nya Mommy goreng" gerutu Alya sambil melihat mobil yang di tumpangi kedua laki-laki yang dia sayangi itu perlahan menjauh.
Ya tanpa sadar Alya juga perlahan menyayangi Mike, menurutnya jika dia mencintai Luke maka dia juga harus bisa menyayangi Mike sekalipun Mike adalah anak dari wanita di masa lalu Luke.
.
.
.
Dua siswi cantik nampak menyapa Mike, dan ada beberapa siswi lain juga yang nampak mencoba mendekati Mike, tapi Mike nampak cuek tak menanggapi mereka.
"Ya ampun dia memang mengikuti banyak gen Luke, pria hot ku yang tampan ku juga seperti itu hanya saja Luke terlalu murahan dan mudah di sentuh wanita" gumam Alya sambil tersenyum.
Tok..tok..
Mike mengetuk kaca mobil.
Alya meminta supir untuk membuka pintu, dan Mike pun langsung masuk ke dalam mobil.
Wajah nya nampak lelah, Alya yang melihat itu memberikan sebotol air mineral untuk putra nya.
"Makasih" Mike menerima nya dan mulai meminum nya.
__ADS_1
Alya melihat Mike yang minum tersenyum, sesuai dengan dugaan nya Mike sangat haus bahkan sampai menghabiskan setengah dari sebotol air mineral itu.
"Jalan pak" kata Alya.
Mobil pun kembali melaju meninggalkan sekolah Mike.
Sepanjang perjalanan tak ada obrolan, Alya bukan tak mau memulai obrolan tapi dia tak mau membuat Mike yang sedang lelah menjadi pusing dengan pertanyaan nya.
Tentu saja yang akan Alya bahas adalah para gadis yang tadi menyapa Mike, tapi Alya yakini jika Mike akan sebal dengan pertanyaan nya jadi dia memilih diam saja.
"Ayo Mike" ajak Alya saat mereka sampai di bagian depan.
Supir pergi mencari parkir sedangkan Mike dan Alya masuk ke dalam mall, keduanya berjalan dengan Alya yang berada di depan Mike.
"Kita mau beli apa dulu?" tanya Alya.
"Terserah" balas Mike.
"Bagaimana dengan es krim?" tanya Alya.
"Boleh" balas Mike lagi.
Alya tersenyum dan mengajak Mike membeli es krim dulu, setelah itu keduanya berjalan sambil makan es krim.
Beberapa orang melihat mereka mungkin akan menebak jika Alya dan Mike adalah adik kakak karena wajah keduanya memang masih imut-imut nya.
Tapi siapa sangka jika wanita berpipi chubby dan memiliki lesung pipi itu adalah ibu sambung dari Mike, bukan kakak nya.
"Hari ini kita belanja Mike, bawa tas belanjaan ini dan masukkan sebanyak apapun yang kamu mau, baju celana sepatu ataupun tas kita akan menghabiskan uang Daddy mu" kata Alya sambil tersenyum.
Mike nampak ragu untuk membeli barang, hingga membuat Alya kembali menyemangati Mike..
"Jangan ragu, Daddy punya banyak uang jika bukan kita siapa yang akan menghabiskan nya, ayo Mommy juga akan membeli banyak baju untuk Mommy" lanjut Alya lagi.
Dan kali ini Mike memiliki keberanian untuk mengambil barang yang dia suka, Alya melihat itu tersenyum lalu memilih untuk mencarikan pakaian yang di pesan suaminya.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗