
Pulang nya Mike tak mengatakan apa-apa, Alya yang duduk di samping nya paham jika Mike melampiaskan kekesalannya di rumah dan mungkin berpapasan dengan tragedi pembullyan di sekolah.
"Mike, kamu mau membeli sesuatu dulu?" tanya Alya.
"Tidak" balas Mike singkat.
"Oke, bagaimana kalau makan bakso dulu" balas Alya.
"Aku tidak suka bakso" balas Mike.
"Kamu yakin? bakso makanan sejuta umat" balas Alya.
Mike diam kembali, Alya harus memutar otak untuk bisa mengubah suasana menjadi lebih baik.
"Bagaimana kalau makan di restoran, di depan sana ada restoran enak salah menu utama nya adalah steak, kamu mau?" tanya Alya.
Mike masih diam, membuat Alya akhirnya memiliu diam.
Hingga..
Kriuk..
Suara perut Mike terdengar, membuat Mike langsung sadar jika sekarang dia mendapatkan tatapan dari ibu tiri nya.
"Itu bukan suara perut ku" kata Mike malu.
"Pak berhenti di restoran depan" ucap Alya
"Baik nona" balas supir.
Tak lama kemudian mereka sampai di restoran, Alya mengajak Mike masuk sedangkan supir dia menunggu di parkiran.
"Ayo turun" ajak Mike.
Mike tak menjawab tapi dia turun dari mobil, keduanya keluar dari mobil dengan Alya yang tersenyum.
"Oh my dia malu-malu seperti Luke, benar-benar gen Luke yang sempurna" batin Alya sambil melihat Mike yang sudah duduk.
Keduanya memesan makanan yang sama yaitu steak, tak lama setelah itu makanan datang dan keduanya langsung makan.
Meski tidak Mengobrol tapi setidaknya Alya senang karena Mike mau makan bersamanya.
Setelah selesai makan Alya kembali berhenti di apotek, Mike hanya melihat tingkah ibu tiri nya itu dengan wajah yang masih acuh.
__ADS_1
"Terimakasih pak" kata Alya.
Alya langsung masuk ke dalam rumah mengikuti Mike, saat melihat Mike akan masuk ke dalam kamarnya Alya memanggil sang putra.
"Mike setelah ganti baju duduk di sofa ya" titah Alya.
"Untuk apa?" tanya Mike.
"Nanti Mommy obati lebam kamu agar tidak bengkak" balas Alya.
Mike diam dan langsung menutup pintu, sedangkan Alya dia mengikat atas rambutnya dan pergi ke dapur.
Tak lama kemudian Alya duduk di sofa menunggu Mike dan Mike yang baru keluar kamar mendekati Alya.
"Sakit nggak?" tanya Alya yang mulai mengobati luka lebam itu.
"Ini hanya luka ringan" balas Mike.
Aww!
Mike meringis saat Alya mengobatinya, Alya terkekeh pelan saat melihat Mike yang meringis.
"Katanya hanya luka ringan" cibir Alya.
Mike wajah nya seketika menjadi masam, melihat itu Alya tersenyum kecil lalu menyudahi acara mengobati lebam di pipi Mike.
"Iya" balas Mike.
Alya berdiri dan akan menyimpan kotak obat merah ke tempat tadi, dan saat berjalan tiba-tiba Mike berkata..
"Makasih" kata Mike.
Alya mendengar kata itu tersenyum.
"Sama-sama" balas Alya lalu lanjut pergi ke dapur.
Mike melihat itu dia pun pergi ke kamar nya untuk tidur siang.
Sore nya Luke datang, dia melihat Alya yang sudah cantik dan tidak melihat Mike di ruang tengah.
"Cape?" tanya Alya.
"Hem, dikit" balas Luke mencari keberadaan Mike.
__ADS_1
"Dimana Mike?" tanya Luke.
"Di kamar, dan aku mau bicara ayo masuk ke kamar" ajak Alya.
Luke mengikuti sang istri pergi ke kamar nya, dan sesampainya di kamar Luke duduk melihat istrinya.
"Ada apa?" tanya Luke.
"Begini jadi tadi aku di panggil sama guru Mike, katanya dia berkelahi dengan teman sekelasnya" Alya mulai menceritakan semuanya tanap di kurangi ataupun di lebih-lebihkan.
Luke mendengar dengan seksama, dia melotot saat mendengar penjelasan sang istri jika Mike di bully oleh tiga teman nya.
"Bagaimana kondisi Mike?" tanya Luke.
"Dia baik-baik saja, hanya saja pipi nya lebam" jelas Alya.
Lalu mata Alya menatap Luke yang nampak biasa saja.
"Kamu nggak akan marah sama Mike kan?"tanya Alya.
Dan Luke menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Mike melakukan hal benar, tidak seharusnya teman-teman nya memperlakukan dia seperti itu jadi aku rasa pilihan Mike memukuli mereka adalah hal tepat" jawab Luke yang jelas membuat Alya senang.
Pemikiran nya dan Luke sama, keduanya tak suka jika ada anak yang mengganggu teman nya sekalipun itu hanya untuk contek kan.
"Mike di beri surat peringatan" jelas Alya lagi.
"Tidak apa, jangan sekolah lagi di sana kita akan memindahkan Mike ke sekolahan yang lebih baik, sekolahan itu terlalu buruk karena anak-anak didik nya tak bisa berprilaku baik" balas Luke.
"Hem, kamu benar Mike harus sekolah di tempat nyaman karena dengan begitu dia bisa belajar dengan baik dan menjadi siswa berprestasi tentunya" sahut Alya sambil memeluk Luke.
Dan tanpa keduanya sadari ada sepasang mata yang melihat dan mendengar obrolan keduanya.
Itu adalah Mike, tadi dia mendengar Alya akan berbicara dengan Daddy nya. Mike pikir Alya akan membuat Daddy nya memarahi nya.
Tapi dugaan nya salah besar, Alya malah mendukung nya dan terkesan memberikan kepercayaan nya pada Mike.
"Apa aku salah menilai ibu tiri ku, tapi Mami bilang dia mau harta Daddy dan akan menyingkirkan ku" gumam Mike di balik pintu nampak terlihat bimbang dan bingung.
🌹
Yang belum mampir ke cerita baru Author yuk gercep, judul nya
__ADS_1
^^Semalam Bersama Hidden Rich^^
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗