Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Telpon dari mantan


__ADS_3

Keesokan harinya Luke yang akan pergi bekerja, dia mengusap pipi Alya yang sedang tidur terlelap berharap istri nya mau bangun.


"Aku pergi bekerja dulu" bisik Luke.


Alya nampak mengeliat tapi dia belum mau bangun, yang mana membuat Luke tersenyum melihat Alya yang sangat menggemaskan.


Karena tak mau membangunkan Alya Luke memilih pergi, dia akan mengirimi pesan saat dia di perjalanan nya nanti.


Luke pergi dengan menggunakan mobil milik sepupunya, sebelumnya ada supir yang mengantarkan kunci mobil yang di perintahkan Harry.


Drett..


Ponsel Luke berdering, Luke melinat ponsel nya dan saat melihat nomer itu tak di kenal dia memilih mengabaikan.


Selang beberapa saat lagi Luke kembali mendapatkan telpon lagi, dia mengumpat lalu akhirnya memilih mengangkat telpon nya.


"Luke, hey akhirnya kau mengangkat telpon ku" suara yang tak asing Luke dengar.


Luke masih diam belum mengatakan apa-apa, dia tidak tau untuk apa orang itu menelpon nya.


Hingga..


"Luke aku tau ini terasa gila, tapi aku mohon percayalah jika anak ku. anak kita, yang aku aku kandung dulu adalah anak mu" lanjut wanita itu yang tak lain adalah Clara.


Mantan istri Luke.


Luke mengumpat karena sekali lagi Clara bicara omong kosong dengan nya.


"Aku tidak perduli, bagiku anak itu bukan anak ku karena darah nya tercampur banyak pria yang membeli tubuh mu" tegas Luke dengan nada nya yang kedengaran sangat marah.


Clara menangis, dia terus memohon untuk Luke percaya pada nya karena dia benar-benar mengandung anak Luke.

__ADS_1


Dan untuk Luke dia menolak percaya, dia tetap tidak akan mengakui sekalipun anak itu wajahnya terlihat mirip dengan nya.


"Aku tegaskan sekali lagi aku tidak akan mengakui anak itu, itu adalah anak mu dan pria-pria bajingan itu" lanjut Luke marah.


"Tidak Luke, percaya pada ku dia putra mu dia menanyakan ayah nya aku tidak mau berbohong lagi jika kamu sudah mati, dia butuh kamu" kata Clara.


Tut!


Luke mamatikan panggilan nya sepihak, lalu dia menepikan mobilnya di pinggir jalan.


Hembusan nafas kasar terdengar, Luke mengusap wajah nya kasar.


Ini 6 tahun kemudian setelah hari terakhir dimana Clara meminta Luke mengakui anak nya, dan kenapa setelah 6 tahun di saat Luke tidak mau mengingat masa lalu nya wanita jala*g itu malah kembali.


"Tidak, dia pasti bohong jelas aku yakin itu bukan anak ku" Luke kekeh dengan pemikiran nya.


Semua itu bukan tanpa alasan tapi karena Clara tidak berbuat satu kali, tapi Clara sering melayani pria selain Luke di saat Luke bekerja.


Dan ya alasan nya selalu di jebak, Luke tak pernah mau percaya dengan alasan itu karena dia tau Clara dulunya adalah model terkenal yang sangat ambisius.


Dua jam berlalu..


Alya akhirnya membuka matanya, dia mengeliat karena masih mengantuk, dan saat tangan nya mengusap ranjang sebelah nya.


"Luke" Alya melirik ranjang sebelahnya.


Dan saat tak melihat Luke, Alya langsung beranjak dari tempat tidur.


"Luke kamu meninggalkan ku dengan tubuh polos seperti ini, benar-benar menyebalkan" kesal Alya sambil melihat ranjang nya yang berantakan.


Semalam mereka memang kembali ber cinta, dan itu cukup lama karena keduanya sama-sama saling menerima.

__ADS_1


Hufh..


Alya mengusap pelan perutnya yang sedikit membuncit itu.


"Jangan ikuti jejak Ayah mu, dia memang agak sengklek" lanjut Alya sambil berjalan ke kamar mandi.


Alya memilih berendam di bathub, dan setelah cukup lama berendam Alya langsung membersihkan dirinya di bawah guyuran shower.


Selesai mandi Alya langsung berpakaian, setelah itu Alya pun mengambil pakaian nya yang berserakan di lantainya.


"Ada pesan" Alya bergumam.


Alya yang sedang memainkan ponselnya melihat ada pesan, dia mengklik nya dan melihat pesan itu adalah dari Luke.


"Aku pergi untuk bertemu rekan bisnis ku, nanti siang aku jemput kita pergi bersama ke rumah keluarga ku"


Alya membaca pesan itu, dia tidak membalas pesan dari Luke tapi langsung menyetel lagu favorite ya.


Setelah itu Alya pun memesan makanan hotel untuk di antarkan ke kamar nya, sembari menunggu Alya memilih bernyanyi sambil mempersiapkan dress yang pas untuk di jemput Luke nanti.


Tok..tok.


"Masuk"


Pelayan hotel masuk membawa makanan, Alya menyuruh nya membawa nya ke kamar setelah itu dia mengucapkan terimakasih.


"Makananya sangat banyak apa muat" gumam Alya mengusap perutnya.


Tapi melihat makanan yang sangat banyak itu nampak terlihat enak Alya pun menjadi bersemangat, tidak mau mengukur tubuh kecilnya tapi Alya akan makan makanan enak di depan nya.


"Tidak apa makan banyak, ada satu nyawa lagi yang ada di perut ku jadi aku harus makan banyak setidaknya demi anak ku, ya anak ku harus makan banyak" lanjut Alya yang langsung memulai acara sarapan kesiangan nya.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and vote❤🤗🙏


__ADS_2