Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Jantung Luke


__ADS_3

Ke esokkan harinya Luke bangun pagi-pagi sekali karena ada panggilan dari suami salah satu sepupunya yang mengabari jika Viona, sepupunya meninggal setelah melawan kanker.


Harry mengabari Luke karena pemakaman nya akan di lakukan hari ini, Viona meninggal setelah melawan kanker yang menggerogoti tubuhnya selama beberapa tahun belakangan ini.


(Viona adalah anak nya Kai dan Ines atau lebih tepatnya cucu nya Syaka)


"Ada apa?" tanya Alya yang baru keluar dari kamar mandi setelah menuntaskan setor pagi nya.


"Viona meninggal" balas Luke.


Viona?


"Siapa?" tanya Alya bingung.


"Sepupu ku" balas Luke bingung menjelaskan karena Viona dan dirinya cukup jauh.


Viona cucu Oma tua nya, sedangkan Luke bisa di bilang dia harusnya memanggil Viona tante hanya saja usia mereka yang tak begitu jauh yaitu 6 tahun membuat Luke memanggil nama saja.


Alya mangut-mangut dan mendekati Luke, dia duduk di samping suami nya.


"Apa mereka di Swiss juga?" tanya Alya kepo.


"Tidak, mereka di London karena Harry (suami Viona) tinggal di sana" jelas Luke.


Alya kembali mangut-mangut lagi.


"Jadi apa kita akan ke sana?" tanya Alya lagi.


Luke mengangguk.


"Kita pergi ke sana untuk bekerja, tapi aku juga akan mengajak mu ke tempat Harry karena sebagian keluarga Chris juga di sana" jelas Luke.


Dan setelah itu Luke dan Alya langsung bersiap-siap, keduanya akan berangkat nanti siang.


Sebelum berangkat Luke dan Alya sarapan dulu, keduanya nampak menikmati makan, Luke tiba-tiba teringat akan Tiger, pria kurus dan kecil itu.


"Tiger, itu pria kan" Luke membuka pembicaraan.


"Hem, dia sahabatku saat kecil" balas Alya.

__ADS_1


"Bukan mantan mu?" tanya Luke lagi.


Alya mengangguk.


"Sebenarnya dulu aku dan dia sempat berpacaran, saat kami masih SD" jelas Alya sambil makan.


Wajahnya berseri-seri mengingat kejadian di mana Tiger mengatakan cinta pada nya, membuat Alya malu karena Tiger mengatakan nya saat pulang sekolah.


Mereka bertetangga jadi Alya dan Tiger selalu pulang bersama, dan hubungan keduanya memang sangat dekat karena orang tuanya bersahabat.


"Ck, kamu SD sudah berpacaran? apa tugas orang tua mu" Luke nampak kesal.


Membuat Alya yang mendengar nada bicara Luke yang tak enak di kuping itu melirik Luke.


"Memang nya kenapa? lagian pacaran juga buat candaan, nggak sampai ciuman juga" sahut Alya sewot.


"Apa nggak sampai ciuman? kalau sampai terjadi maka aku akan menghajar nya" sahut Luke lagi.


Alya memutar bola matanya malas, kenapa dia merasa Luke seperti orang yang begitu sedang cemburu buta.


"Apa kamu cemburu pada anak kecil?" tanya Alya.


"Jelas tidak, untuk apa aku cemburu toh aku yang mendapatkan mu" jawab Luke santai.


"Ya mendapatkan dengan hal yang seperti pencuri" balas Alya malas.


"Setidaknya aku membayar" sahut Luke lagi.


Treng!


Alya menyimpan sendok di piring dan matanya menatap tajam Luke.


Alya paling tidak suka saat Luke mengatakan kata membayar, itu membuat dia merasa seperti wanita murahan yang menjual dirinya hanya untuk uang.


"Mau kemana?" tanya Luke.


Alya tak menjawab dan langsung duduk di sofa, dia menangis karena merasa sakit hati dengan ucapan Luke yang seolah mengatakan jika dia wanita murahan.


Luke yang makan sadar akan wajah Alya, dia menghentikan makan nya dan menyusul istrinya.

__ADS_1


"Sorry" Luke memeluk pinggang Alya.


Alya mencoba menolak tapi Luke tetap memeluk pinggang Alya, hingga membuat Alya pasrah dan diam saja.


Luke melepaskan tangan nya dan mengusap air mata di pipi Alya, Luke sadar sepertinya dia salah bicara.


"Aku salah, sorry" kata Luke lagi.


"Ya kamu memang salah" Alya menatap tajam Luke.


"Oke, aku memang salah dan pantas di salahkan" ucap Luke tak mau banyak bicara.


Alya memeluk Luke dan tak mengatakan apa-apa, Luke merasakan jika jantung nya berdebar dengan kencang saat Alya memeluk nya.


Ekhem..


Luke berdeheum agar dia tidak merasa terlalu gugup, entah kenapa berdekatan seperti ini dengan Alya membuat Luke merasa dirinya seperti sedang jatuh cinta.


"Apa aku sudah mulai mencintainya, secepat itu?" batin Luke sambil mengusap punggung Alya.


Sedangkan Alya dia mengadahkan pandangan nya dan menatap Luke yang tegang.


"Jantung mu berdebar dengan kencang" kata Alya masih menatap Luke.


"Ya, itu karena aku minum air dingin" balas Luke asal.


"Benarkah? bukan karena kamu mulai mencintaiku?" tanya Alya menggoda.


Tapi Luke menggelengkan kepalanya.


"Ini karena air dingin, jangan geer" sahut Luke cepat.


Alya mencebikkan bibirnya lalu melepaskan pelukan nya.


"Siapa juga yang geer, dasar mantan duda kadaluwarsa" ketus Alya sambil manyun lalu pergi ke kamar nya untuk mengambil tas karena setelah ini mereka berdua akan berangkat ke bandara.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2