
Beby langsung di larikan kerumah sakit, Clara sangat syok karena dia melihat menantunya banyak mengeluarkan darah dari bagian bawah nya.
Sesampainya di rumah sakit Beby langsung di bawa ke ruangan UGD, Clara masih menangis dan tak mampu menelpon Mike.
"Tuhan aku mohon selamatkan lah menantuku dan cucu ku, aku mohon" batin Clara sambil menangis.
Clara bingung harus melakukan apa, jika dia menelpon Mike dia takut putranya marah padanya yang tidak bisa menjaga Beby.
Dan jika menelpon Alya, Clara takutnya hubungan mereka kembali rentan dan Alya membawa Mike beserta Beby kembali ke Swiss.
Di saat sedang sedih tiba-tiba telpon Clara berdering, dia langsung melihat ke ponsel nya dan kaget saat melihat nama putranya di layar ponsel nya.
"Bagaimana ini, Mike pasti menanyakan istrinya" gumam Clara.
Clara sangat bimbang untuk mengangkat telpon nya atau tidak, tapi jika tidak di angkat pasti semuanya akan runyam.
"Halo"
"Mami, apa Beby sedang nonton TV?" tanya Mike
"Tidak sayang" balas Clara dengan suara menahan tangisnya.
"Mami kenapa? apa ada yang terjadi?" tanya Mike yang aneh mendengar suara sang Mami yang seperti menahan tangis.
Clara diam tak mampu berbohong jika semuanya baik-baik saja.
"Mam, ada apa?" lanjut Mike yang tiba-tiba merasakan perasaan tak enak.
"Mike, maaf" ucap Clara ambigu.
"Katakan ada apa Mam" tanya Mike penuh penekanan.
"Beby, istri kamu jatuh dan sekarang sedang di tagani dokter di ruangan UGD, maafkan Mami dia jatuh dari kamar mandi dan seperti nya pendarahan" jelas Clara dengan suara tangisnya.
__ADS_1
Apa!
Mike yang mendengar kabar buruk itu jelas syok dan kaget.
"Mami di rumah sakit mana?" tanya Mike berusaha tenang.
"Rumah sakit X, maafkan Mami tak bisa menjaga Beby dan calon cucu Mami" balas Clara lagi.
Tapi Mike yang sudah tau rumah sakit dimana istrinya dirawat pun langsung memilih mematikan panggilannya sepihak.
Tut!
Clara melihat ponsel nya, air matanya sangat deras jatuh ke pipinya.
"Maafkan Mami, hiks.. Mami gagal menjadi mertua yang hebat" gumam Clara sambil menangis sesegukan.
.
.
Saat Mike baru sampai di rumah sakit Mila semua mencari keberadaan sang istri ke UGD dan setelah sampai di bagian lorong ruangan UGD Mike pun menemukan Clara yang sedang menangis di kursi tunggu sendirian.
Mike duduk di samping sang Mami tapi dia diam dan tidak mengatakan sepatah katapun, Clara yang sadar ada seseorang di samping nya itu melirik ke samping.
"Mike" panggil Clara.
Tapi Mike tak menyahut, Mike hanya diam dengan pandangan lurus ke depan.
Tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan UGD, Mike bangkit dan mendekati dokter.
"Bagaimana keadaan istri dan calon anak saya dok?" tanya Mike.
"Kondisi istri tuan saat ini sangat lemah, beliau mengalami pendarahan tapi syukurlah janin nya selamat meski saat ini baik ibu ataupun janin nya keduanya sama-sama masih lemah" jelas dokter.
__ADS_1
Mike mendengar penjelasan dokter sangat lega, lalu dokter mengatakan jika Beby akan di pindahkan ke ruangan rawat inap.
"Usahakan jangan membuat nya stress, seperti nya istri tuan tertekan dan hal itu membuat kondisinya melemah hingga insiden ini terjadi" lanjut dokter.
"Baik dok, saya tidak akan membuat istri saya merasa tertekan, terimakasih dok" balas Mike lagi.
Lalu Mike berbalik dan melihat sosok Maminya yang menatap nya dengan wajah yang berair.
Mike menghembuskan nafasnya kasar, dia tau apa yang membuat istrinya tertekan sampai stress seperti ini.
"Mami minta maaf, nak" ucap Clara sambil mendekati Mike.
Mike mendengar itu hanya diam, satu sisi dia tau penyebab istrinya mengalami hal seperti ini, tapi bagaimana pun wanita di depan nya itu adalah Maminya, wanita yang melahirkan nya.
"Sudahlah, semuanya sudah terjadi Mam" balas Mike membawa tubuh Clara ke pelukan nya.
"Mami bersalah harusnya Mami tak selalu memaksakan kemauan Mami padanya, Mami terlalu over padanya hingga membuat Beby merasa tertekan dengan keberadaan Mami, Mami mertua yang buruk" Clara menyalahkan dirinya akan insiden jatuhnya sang menantu.
Mike menenangkan sang Mami, dia mangusap punggung Clara dengan lembut agar Maminya segera tenang dan tak menyalahkan diri sendiri.
"Mami bukan mertua buruk, Mami mertua hebat hanya saja cara Mami memberikan perhatian terlalu berlebihan" jelas Mike.
"Maafkan Mami sayang, Mami benar-benar menyesal meminta Beby melakukan semua itu, Mami hanya mau istri dan calon anak kamu sehat hanya itu, tapi Mami salah apa yang Mami lakukan hanya membuat menantu dan calon cucu Mami terancam" Clara semakin menangis.
Dulu saat hamil Mike, Clara harus berpisah karena kesalahan nya yang terlalu fatal dan sangat menjanjikan.
Dia bahkan di buang oleh keluarga nya karena hal memalukan itu, sekalipun itu adalah khilaf nya tapi tak ada yang mau mentoleransi kesalahan nya itu sehingga Clara harus banting tulang mencari uang dengan cara apapun, dia bahkan melewatkan masa hamil nya itu dengan bekerja melayani orang yang bisa memberikan nya uang guna memiliki uang untuk menghidupi anak yang akan lahir.
Pada kenyataannya Clara yang meminta Beby melakukan senam kehamilan dan pelatihan momong bayi itu hanya karena dulu dia tak melakukan nya, Clara bahkan di saat baru melahirkan Mike dulu dia tak tau caranya menggendong ataupun memakaikan pempers.
Dan hal itu yang mendorongnya untuk membuat Beby tak merasakan menjadi ibu yang gagal seperti dirinya, tapi siapa sangka jika apa yang di lakukan hanya membuat dia menjadi mertua buruk.
"Maafkan Mami"
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏