
Jam 7 lebih Luke keluar dari kamar nya, dia berjalan ke kamar Mike untuk mengajak Mike makan.
Tapi saat sampai di kamar putranya itu tidak ada, membuat Luke mencari Mike ke luar.
"Mike" panggil Luke.
Mike yang sedang mengobrol dengan Clara langsung melirik.
Nampak jelas senyuman di wajah Clara, dia akan memanfaatkan kehadiran Mike di rumah ini untuk bisa mendekati Luke lagi.
"Pagi Luke" sapa Clara.
Tapi Luke nampak acuh pada mantan istri nya yang telah mengkhianati nya itu.
"Ayo makan" ajak Luke.
"Mami juga mau makan bersama" kata Mike.
"Tidak Mami mu tidak boleh makan di sini" balas Luke tak suka.
Mike melihat Daddy nya, berharap Mami nya bisa menemani nya makan karena ini pertama kalinya Mike tinggal jauh dari Mami nya.
Luke melihat tatapan memohon dari Mike tak bisa menolak, dia pun setuju.
"Baiklah, Mami mu boleh makan di sini dengan syarat setelah makan langsung pulang" kata Luke akhirnya.
Mike tersenyum dan langsung pergi duluan masuk ke dalam rumah Daddy nya.
Meninggalkan Luke yang wajahnya tidak memperlihatkan kesenangan, lain dengan Clara yang sangat bahagia.
"Ada untung nya Mike di sini, dengan begini aku bisa mengusik kehidupan kamu Luke" batin Clara tersenyum menyerigai.
Luke melihat wajah menyeramkan Clara di balik senyuman itu.
__ADS_1
"Jangan berpikir jauh, aku melakukan ini semata-mata hanya untuk Mike, tidak lebih" tegas Luke menegaskan.
"Luke apa kamu masih marah padaku, come on ini sudah berlalu sangat lama aku tau kamu marah karena kamu saking mencintaiku kan? jujurlah aku tau semua itu" balas Clara tak tau malu.
Luke bahkan merasa mual mendengar omong kosong dari wanita Jala*g di samping nya itu.
"Kau terlalu percaya diri, siapa yang menyukai wanita murah*n seperti mu bahkan memandang wajah mu saja aku nak*s!" Luke berkata dengan nada mengejek nya.
Lalu berlalu pergi meninggalkan Clara yang masih terdiam dengan wajah yang terlihat kesal dengan kata-kata Luke yang secara tidak langsung menghina nya.
"Sialan kau Luke, lihat saja apa yang akan aku lakukan untuk membalas penghinaan ini" umpat Clara yang langsung berjalan mengikuti Luke dari belakang.
Sesampainya di meja makan Luke melihat Mike yang sudah duduk, Luke meninggalkan Mike dia mencari istrinya ke dapur.
Dan benar saja Alya dengan rambut basah nya nampak sedang membantu bibi menyiapkan makanan.
"Sayang kamu tidak perlu melakukan semua ini, ini bukan tugas kamu" Luke memegang piring di tangan sang istri.
"Tidak apa, aku seorang ibu aku akan menjadi istri dan ibu panutan untuk kamu dan Mike" balas Alya.
Alya yang melihat Luke tertawa mencubit pinggang Luke kesal.
Awww!
Hampir saja membuat piring itu lepas dari tangan Luke, tapi Alya langsung menahan nya.
"Ceroboh" cibir Alya.
"Dengarkan aku baik-baik kamu adalah ratu dan bukan pembantu, istri atau seorang ibu tidak di wajibkan bisa melakukan semua itu semua, aku tidak mau melihat istri ku melakukan pekerjaan seperti ini lain jangan lagi, oke" kata Luke sambil menatap Alya.
Alya yang di tatap pipi nya memerah, belum lagi dia baper dengan kata-kata yang terucap dari Om-om kesayangan nya itu.
"Siap Om" balas Alya terkekeh.
__ADS_1
"Panggil aku sayang, bukan Om" sahut Luke.
"Baiklah, ayo Mike pasti sudah menunggu kita" Alya berjalan ke arah meja makan.
Luke mengikuti dari belakang, dan sesampainya di meja makan Alya kaget melihat tamu tak di undang di meja makan.
Clara melihat wajah terkejut Alya, dia tersenyum penuh arti seolah ingin mengatakan jika dia akan mengusik kehidupan Alya.
"Aku masak nasi goreng, kalian coba ya" kata Alya membuka suara nya.
Mereka mengangguk sebagai jawaban Alya mulai memberikan nasi goreng itu di masing-masing piring terkecuali Clara karena dia bukan pembantu.
Setelah itu Alya duduk, Clara yang tidak mendapatkan jatah makan langsung mengambil nasi goreng sendiri.
Mereka mulai makan, Alya menyuap kan sesendok nasi goreng ke mulutnya, pelan tapi pasti dia mulai mengunyah dan ya meski tak pandai memasak Alya merasa nasi goreng nya tak terlalu buruk.
"Enak" puji Luke.
"Lumayan" timpak Mike.
Dan untuk giliran Clara dia malah merasakan rasa yang berbeda, rasanya ingin muntah karena makanan nya terlalu asinn.
Clara langsung minum, dia menatap tajam ke arah Alya.
"Sialan, beraninya dia memberikan makanan asin pada ku" gerutu Clara dalam hati.
Meski kesal tapi Clara tak bisa apa-apa, kalau sampai dia membuat ulah sudah pasti Luke akan mengusir nya.
Sedangkan Alya dia acuh melihat ekspresi wajah Clara yang seperti makan sampah, bisa Alya tebak jika bagian Clara mungkin agak asin mengingat tadi Alya banyak memberikan garam pada satu telor, dan mungkin telor bagian Clara lah yang asin.
"Rasakan itu, nggak salah emang kalau orang jahat dapatnya pasti yang buruk-buruk." batin Alya merasa ingin mentertawakan kesialan Clara.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏