Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Pengasuh


__ADS_3

"Mom, aku mau bicara" ucap Mike.


Alya yang sedang membereskan bekas makan malam itu menyudahi kesibukan nya.


Dan mendekati putra nya yang tak biasa nya terlihat serius seperti ini.


"Mau bicara apa?" tanya Alya seperti biasanya nada bicara nya sangat santai membuat Mike nyaman.


Mike nampak diam beberapa saat sebelum mengatakan niatnya.


"Apa mommy butuh pekerja di rumah?" tanya Mike.


"Pekerja di rumah? maksudnya art?" tanya Alya.


Mike mengangguk sebagai jawaban.


Alya nampak berpikir sejenak, di rumah nya sudah ada 5 orang pekerja diantaranya 2 art dan dua satpam, dan satu pengurus taman.


"Memang nya siapa yang mau kerja?" tanya Alya lagi.


"Beby" balas Mike.


"Baby? maksudnya pacar kamu?" tanya Alya.


"Bukan, dia gadis yang pernah bekerja di perusahaan Daddy sebagai Og" jelas Mike.


"Dan dia keluar dari pekerjaan nya? kenapa?" Alya kembali bertanya.


Mike menjelaskan jika Beby baru dua hari dan dia di pecat karena telat oleh bagian HRD, Alya yang mendengar nya merasa miris sekali.


Apalagi Mike menjelaskan jika Beby tadi siang bekerja sebagai pelayan di restoran tapi sorenya dia malah bekerja sebagai tukang parkir.


"Sebenarnya pekerjaan di sini sudah tidak ada lagi, Mommy rasa 5 pekerja sudah cukup" Alya menjeda ucapan nya.


"Jika tidak ada tidak apa, aku akan merekomendasikan dia pekerjaan lain di tempat teman ku" jelas Mike.


"Tapi seperti nya Mommy sedang butuh pengasuh" lanjut Alya.


"Untuk siapa?" tanya Mike.

__ADS_1


Lalu mata Mike menatap ke perut Mommy nya.


"Mommy hamil?" lanjut Mike yang sadar dengan usapan tangan Mommy nya di daerah perut.


"Hem, seperti nya begitu, tapi Mommy belum cek karena ini baru telat satu minggu" jelas Alya.


Mike menggelengkan kepalanya tandanya sebentar lagi dia akan punya adik baru.


Daddy nya benar-benar tak tau diri, sudah tua tapi selalu membuat Mommy nya hamil padahal Daddy nya sudah kepala 5.


"Jadi pengasuh nya untuk siapa? untuk Mommy atau?" ucap Mike terjeda.


"Untuk kembar, Anna dan Thea agar nanti di berangkat dan pulang nya mereka sekolah ada yang menjaga dan membantu" jelas Alya.


Lalu Alya menatap Mike yang nampak diam itu.


"Nggak papakan jadi pengasuh Anna dan Thea? soalnya kalau art udah ada bibi" lanjut Alya lagi.


"Tidak apa, tapi aku tidak tau dia mau atau tidak" jawab Mike.


"Kalau dia mau dia bisa mulai bekerja dari besok" balas Alya.


Alya melihat Mike yang pergi, dia penasaran akan gadis yang di rekomendasikan oleh putranya itu.


"Astaga aku lupa bertanya umur nya" gumam Alya.


Bagaimana kalau gadis yang Mike maksud sudah 25 tahun atau usianya jauh di atas Mike, tapi itu jelas bukan masalah hanya saja kenapa Alya tak suka jika Mike berpacaran dengan wanita yang lebih tua.


"Bertanya umur siapa?" tanya Luke yang tiba-tiba memeluk Alya.


Alya memukul pelan tangan suaminya yang nakal itu.


"Ngagetin" kesal Alya.


"Kamu tadi lupa tanya umur siapa?" tanya Luke mengulangi pertanyaan nya.


"Itu tadi Mike bilang mau minta kerjaan di rumah buat teman nya" jelas Alya.


"Cewek?" tanya Luke.

__ADS_1


Dan Alya mengangguk cepat.


"Kenapa di rumah? kenapa nggak di kantor aja" Luke menatap istrinya.


Alya melepaskan pelukan suaminya, dan mengedikan bahunya karena dia tak tau.


Luke nampak diam dan berpikir kenapa Mike tak memperkerjakan teman nya itu di kantor, dan lebih memilih di rumah.


"Kamu kasih kerjaan teman Mike art?" tanya Luke.


"Nggak, aku kasih pekerjaan pengasuh kembar aja biar ada yang nemenin main dan Albert nggak pusing lagi nyuapin adiknya yang manja itu" jelas Alya.


Luke manggut-manggut mendengar penjelasan istrinya, dia semakin penasaran akan sosok teman wanita Mike itu.


Dan Albert yang mendengar obrolan Mommy Daddy nya itu nampak senang, dia akan mengambil les basket karena biasanya Albert akan pulang sore untuk menemani adik-adik nya main.


"Yess, dengan begini aku tidak usah pulang cepat" gumam Albert tersenyum senang.


"Oh jadi nggak mau pulang cepat?" tanya Anna.


"Iya pasti karena nggak mau main barbie sama aku" timpal Thea.


Dan Albert yang mendengar suara kedua adiknya langsung melihat ke belakangdengan, seketika dia nyengir karena ketahuan kedua adiknya.


Terlihat wajah sebal Anna dan Thea yang tak suka dengan ucapan sang kakak.


"Kakak nakal" kompak keduanya.


"Kalian akan dapat pengasuh" kata Albert.


"Siapa?" tanya Thea.


"Anna dan Thea" balas Albert.


Thea dan Anna saling melirik, entah apa yang keduanya pikirkan akan sosok sang pengasuh baru.


Tapi wajah keduanya terlihat jelas jika keduanya sedang merencanakan sesuatu.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗


__ADS_2