
Mike di dalam ruangan nya melihat Beby yang masuk ke dalam ruangan nya, dia diam tak mengatakan apa-apa.
Mike paling tidak suka pada orang yang membuang makanan, sekalipun dia tau jika semua itu tidak di lakukan Beby seorang diri, tapi berdua dengan Cates.
"Maaf" ucap Beby memecah keheningan.
Mike masih diam tak menanggapi permintaan maaf dari Beby.
Beby yang melihat Mike tak memberikan respon itu menghela nafasnya panjang, dia tau Mike mungkin marah.
Bisa saja Beby membela diri sendiri, tapi dia tak mau melakukan hal itu karena Beby tak mau di anggap wanita yang suka membela diri dari kesalahan, sekalipun dia tidak salah sepenuh nya karena semua itu tidak akan terjadi jika Cates tak merebut rantang berisi makanan itu.
"Kalau begitu saya permisi tuan, sekali lagi maaf" Beby akhirnya memilih untuk pergi.
"Tunggu!" ucap Mike tiba-tiba.
Langkah Beby terhenti, dia berbalik dan melihat ke arah Mike.
"Duduklah" titah Mike.
Beby tersenyum, dengan senang dia berjalan mendekati sofa dan duduk di sana.
Mike melihat Beby yang duduk berjalan mendekati Beby dan duduk di sofa tepatnya di depan Beby.
"Ada apa, tuan Mike" tanya Beby.
"Aku mau bicara dengan mu" kata Mike memulai obrolan nya.
"Bicara apa tuan?" tanya Beby.
Mike yang duduk nampak melihat ke arah Beby dan tatapan nya terlihat sangat serius.
Deg..
"Kenapa aku merasa takut, apa tuan Mike mau memecat ku seperti dulu saat aku menjadi Babysitter adik kembar nya" batin Beby dalam hatinya.
"Apa kau benar tidak punya pacar?" tanya Mike.
Beby melirik Mike dengan wajah kaget dan bingung nya.
"Maksud tuan?" tanya Beby.
"Jika kau benar tidak punya pacar mari menikah dengan ku, itupun jika kau tidak keberatan" ucap Mike tiba-tiba.
__ADS_1
"Sama sekali tidak keberatan, saya mau tuan" balas Beby refleks.
Dan setalah menjawab cepat Beby langsung diam, dia mengutuki kecerobohan nya yang terlalu bersemangat.
"Harusnya aku so jual mahal kan, tapi kenapa aku malah menjawab secepat itu, bagaimana kalau tuan Mike berpikiran aneh tentang ku" batin Beby ingin menjerit karena merasa bodoh.
Mike melihat Beby yang diam setelah memberikan jawabannya itu.
"Jadi kamu mau menikah dengan ku?" tanya Mike.
Beby yang diam melihat ke arah Mike.
"Apa alasan tuan mau menikahi saya?" tanya Beby pelan, dan sedikit sungkan.
"Jujur aku tidak punya alasan lain, cinta ataupun sayang jujur saja semua itu belum aku miliki" Mike menjeda ucapan nya.
"Tapi meski begitu aku akan mencoba nya, dan aku tertarik dengan sikap mu yang ceria" lanjut Mike lagi.
Beby diam mendengar alasan Mike mau menjadikan nya seorang istri, yaitu karena dia memiliki sikap ceria.
Tak ada suka cinta ataupun sayang, apa Beby harus menerima atau menolak karena dia takut patah hati?.
"Apa karena usia anda sudah 30 lebih tuan?" tanya Beby pelan.
Mike menggeleng, dia tidak perduli pada usianya tapi ada satu alasan lain yang membuat dia mau menikah cepat.
"Jadi aku hanya pengantin pengganti?" batin Beby.
"Jika kau tidak mau tidak apa, aku tak masalah dengan penolakan mu dan itu juga tidak akan merubah apapun" balas Mike seolah paham dengan diam nya Beby.
Beby bangkit dari duduknya, dia seperti nya harus berpikir ulang karena bagaimana pun dia tidak mau patah hati.
"Apa saya boleh berpikir dulu tuan?" tanya Beby.
"Hem, satu malam karena aku tidak mau membuang waktu ku untuk sesuatu yang tidak jelas" balas Mike lagi.
Beby mengangguk kecil, lalu bangkit dari duduknya.
"Saya permisi tuan" ucap Beby sambil berbalik berniat pergi.
Tapi baru satu langkah dia menghentikan langkah nya karena suara Mike.
"Kita pulang bersama" kata Mike sambil beranjak dari duduk nya.
__ADS_1
"Baiklah" balas Beby sambil melihat Mike yang sedang memakai kembali jas kerja nya.
Dan setelah itu keduanya keluar dari ruangan Ceo, Mike dan Beby yang keluar bersama itu jelas dilihat oleh Cates yang sedang bekerja.
"Tuan sebentar lagi akan ada meeting bersama__" ucap Cates terpotong.
"Itu bisa di wakilkan oleh mu, jangan lupa simpan hasil meeting nya di meja kerja ku" kata Mike sambil lanjut berjalan bersama Beby.
Cates mengepalkan tangan nya melihat Beby yang tersenyum mengejek kepadanya.
Tidak biasanya Mike mengabaikan masalah pekerjaan, tapi sekarang Mike bahkan meninggalkan meeting hanya untuk bersama Beby, saingan baru nya.
"Sial, jangan bilang aku kalah lagi" gerutu Cates marah.
Mike dan Beby sudah sampai di parkiran, keduanya masuk ke dalam mobil Mike dan setelah itu mobil Mike keluar dari area perushaan.
Selama di perjalanan keduanya tak mengobrol apa-apa, hingga akhirnya Mike membuka suara..
"Besok pagi setelah aku bangun aku akan meminta jawaban nya" ucap Mike memecahkan keheningan.
"Apa tuan yakin jika saya adalah wanita yang pas untuk tuan?" tanya Beby yang menginginkan jawaban memuaskan.
Mike diam dan melirik Beby, lalu kembali melihat ke depan karena dia sedang mengemudi mobilnya.
"Aku sudah memikirkan nya matang-matang, aku tidak mau perceraian karena aku tau rasanya hidup di keluarga yang berantakan, jadi kau bisa mempercayai ku untuk masalah keutuhan keluarga" jelas Mike dengan mata yang fokus pada jalanan.
"Lalu bagaimana dengan cinta?" tanya Beby.
Dan seketika mobil Mike berhenti, Mike melirik Beby dengan wajah seriusnya.
"Kita bisa memulai semuanya, cinta datang seiring berjalan nya waktu apa kau takut patah hati?" tanya balik Mike.
Beby mengangguk sebagai jawaban.
"Aku takut patah hati" balas Beby.
"Kalau begitu kita membuat perjanjian untuk bisa saling mencintai dalam waktu dekat" kata Mike memberikan usul.
Dan langsung di jawab cepat oleh Beby..
"Saya sudah mencintai anda sejak 7 tahun lalu tuan, anda orang pertama yang membuat saya memiliki niatan untuk merubah masa depan, dan karena anda juga saya bisa seperti ini, saya mencintai anda sejak lama" sahut Beby panjang kali lebar.
Dan saat sadar dengan apa yang dia ucapkan Beby seketika menutup mulutnya, sial lagi-lagi dia tidak bisa mengontrol bibir nya untuk tidak bicara asal.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗