Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Bule lebay


__ADS_3

"Aku akan mengakhiri semuanya"


Seketika wajah galak dari seorang pria bernama Jon terlihat, dia menghentikan mobil nya di pinggir jalan.


Aww!


Clara meringis sakit saat rambutnya tiba-tiba di jambak oleh Jon.


"Lepaskan! sakit" ringis Clara.


"Kau tidak bisa melakukan nya, kau terikat kontrak sampai mati dengan ku" balas Jon tambah keras menjambbak rambut Clara.


Clara mencoba melepaskan rambutnya yang di jambak Jon dengan sekuat tenaga hingga akhirnya dia bisa terlepas.


"Yang benar saja, aku tak bisa membuka lebar kaki ku sampai tua, kau pikir aku akan laku?" Clara memgusap rambutnya yang terasa sakit di bagian akar nya.


Jon yang mendengar itu tak mau salah satu tambang emas nya pergi, dia akan tetap mempertahankan Clara setidaknya sampai dia punya pengganti Clara.


Bukan hanya kecantikan nya, tapi yang Jon sukai dari Clara adalah dia bisa membuat tamu nya menggila dengan permainan dua lubang nya, bawah dan atas.


"Ayolah, aku mau berhenti dari " lanjut Clara.


"Berhenti sama dengan mati" balas Jon.


Clara mendengar itu langsung keluar dari mobil, Jon melihat itu mengumpat kesal dan keluar dari mobilnya untuk mengejar Clara.


"Kau tak akan bisa lepas dari ku, cepat kembali" kata Jon berjalan santai.


"Cih aku tak sudi" balas Clara masih berlari.


"Dasar jala*g sialan!" umpat Jon lagi.


Jon berlari berniat mengejar Clara, dan Clara yang melihat itu langsung menjauh..


Hingga..


Brugk!


Tubuh Jon terlempar dan berakhir terbentur ke bagian pinggir trotoar.


Clara tersenyum melihat Jon yang tubuh nya penuh dengan darah, dia melihat ke mobil merah yang menjauh itu.


"Rasakan itu sialan, sekarang bukan aku yang mati tapi kau!" gumam Clara tersenyum senang.


Ini adalah rencana nya dan Beno, keduanya merencakan untuk membunuh Jon dan sebagai balasan nya Clara akan membantu Beno membalaskan rencananya.

__ADS_1


Polisi mulai berdatangan beruntung tidak ada saksi ataupun CCTV yang akan membuat Beno tertangkap.


Clara memberikan keterangan, dan polisi mempercayai Clara yang mengatakan jika dia dan Jon bertengkar hingga saling kejar tapi nasib sial mendatangi Jon sampai tertabrak.


"Apakah ada nomor keluarga tuan Jon yang bisa di hubungi?" tanya polisi.


Dan Clara memberikan nomer mantan istri Jon, setelah itu dia pun pulang dengan perasaan senang nya.


Sesampainya di kamar hotel nya Clara yang baru masuk sudah di suguhkan dengan Beno yang sudah telanjang.


"Kau mau menggodaku Ben?" Clara yang melihat Beno sedang memainkan pusaka nya mulai tergoda.


"Anggap saja aku meminta imbalan karena membuat mu bebas, ayo jala*g ku puaskan aku" balas Beno tersenyum.


Clara dengan senang hati membuka pakaian nya, dan dia mulai naik ke ranjang nya.


Seperti biasanya dia akan membuat lawan main nya puas dengan servis nya, ya Clara melakukan nya atas dasar suka.


.


.


Sedangkan di tempat lain nampak Alya yang sedang menunggu Mike dan Luke yang sedang memanjat pohon.


Kebetulan di halaman rumah nya memiliki satu pohon mangga, dan sekarang pohon mangga itu sedang berbuah lebat yang membuat Alya meminta dua laki-laki dirumah nya untuk manjat.


Jika di kota nya Alya selalu membuat rujak bersama Melina, teman nya.


Tapi Melina sekarang sibuk dan itu membuat dia sedikit merindukan sahabat nya itu.


Untuk Oma Diandra pun sekarang sedang pergi ke New York, menemui sepupunya yaitu Oma Diandi ni (kembaran nya) yang sedang sakit.


"Sayang" panggil Alya.


"Bentar" balas Luke di atas pohon.


Alya berjalan mendekati pohon itu dan melihat dua laki-laki yang nampak memeluk dahan besar di atas pohon.


"Astaga kalian sedang apa?" tanya Alya menatap dua laki-laki itu degan wajah kaget nya.


"Aku tidak bisa memanjat sayang, maksud ku aku tidak bisa turun" Luke mengaku dengan wajah malu nya.


Apa!


Alya langsung tertawa mendengar jawaban suaminya.

__ADS_1


Yang benar saja Luke yang sudah besar bahkan sudah matang tidak bisa turun dari pohon.


Hufh..


"Sayang, ambilkan tangga" kata Luke.


"Malas" balas Alya malah mengambil satu batu berukuran kecil.


Dan..


Pluk!


Satu mangga jatuh, Alya tersenyum dan mengambil mangga yang jatuh itu.


"Jangan di ambil" kata Luke tak mau makanan tak sehat itu di makan istrinya karena sudah jatuh.


Tapi Alya tak mendengarkan dan malah mengatakan jika di dekat mereka ada ulat bulu.


"Daddy! tolong" ucap Mike takut dengan ulat bulu.


"Tenang, Mommy mu hanya menakut-nakuti kita" kata Luke menenangkan.


Mike tidak bisa fokus karena dia melihat ada yang bergerak di bagian pundak Daddy nya.


Hingga..


"Daddy ulat bulu!" teriak Mike.


Hah?


"Dimana?" tanya Luke.


Dan di saat berasamaan juga Luke merasakan ada pergerakan ke leher nya, dia langsung memegang nya hingga..


Aaaa!


"Ulat bulu!" jerit Luke histeris.


Dan..


Brugk!


Luke jatuh ke tanah, Alya melihat itu dia menggelengkan kepalanya.


"Rasain, dasar bule lebay pohon pendek gitu masa iya nggak bisa turun, ketimbang loncat aja apa susah nya coba" Alya hanya acuh dan tidak memperdulikan kedua laki-laki yang menurutnya sangat lebay itu.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗


__ADS_2