
4 tahun berlalu..
"Selamat ulang tahun Mommy" ucap Mike yang saat ini sudah tumbuh menjadi pemuda tampan.
"Terimakasih kak" balas Alya tersenyum.
Mike memberikan pelukan pada wanita yang dia panggil Mommy itu.
Alya memberikan Mike kecupan di kepala nya, setelah itu pelukan mereka terlepas.
"Mom, aku akan ada pertandingan basket bersama teman-teman tidak apa kan kalau pergi sekarang?" tanya Mike.
"Tentu tidak, tapi pulang sebelum sore oke" ucap Alya.
Mike mengangguk, hari ini hari libur dan Mike yang sudah kelas 2 SMA hari ini akan mengikuti pertandingan basket antar sekolah tetangga.
"Jangan lupa makan" kata Alya mengingatkan.
"Iya Mom, bye" Mike langsung pergi keluar dari rumah nya.
Alya melihat Mike yang tumbuh menjadi pemuda tampan itu tersenyum, senang karena putranya mengingat hari ulang tahun nya.
Sedangkan suami nya malah masih asyik berenang dengan Albert, mereka bahkan lupa jika ini adalah hari ulang tahun nya.
Hufh..
"Kapan kalian akan naik?" tanya Alya pada Luke dan Albert yang sedang berenang.
"15 menit lagi" kompak keduanya.
Alya berdecak pinggang menatap sebal ke arah kolam dimana dia pria yang dia sayangi sedang bermain air.
"Kalian memang sama-sama menyebalkan" kesal Alya.
Luke melihat Alya yang sudah seperti ibu-ibu pada umum nya, yang marah saat anak nya melakukan kesalahan.
"Sayang dari pada kamu marah-marah lebih baik ikut berenang bersama kita " ajak Luke.
"Iya Mommy, sini ikut berenang nanti aku jagain" ucap Albert sambil bermain air.
"Kamu mau menjaga Mommy bagaiamana? bahkan kamu juga masih memakai pelampung Albert" Alya menggelengkan kepalanya dengan tingkah putra nya yang menyebalkan itu.
"Mommy tidak asyik ya Dad" Albert kembali berenang dengan bantuan pelampung nya.
Luke berjalan ke pinggir kolam dan naik, dia mendekati istrinya yang duduk sambil makan makanan yang tadi di siapkan bibi.
__ADS_1
"Kamu marah sayang?" tanya Luke.
Alya tidak mood pun tak menjawab, dia memilih memainkan ponsel nya dan Luke yang melihat itu menghela nafasnya nya panjang.
Luke mengambil handuk dan memakai nya, lalu ikut duduk bersama sang istri.
"Sorry" ucap Luke sambil mencium pipi sang istri.
Alya masih kesal tak menjawab tapi langsung pergi dan memilih ke dapur, meninggalkan Luke dan Albert yang nampak kebingungan.
"Begitulah wanita, aneh" ucap Luke pelan.
"Wanita? maksud Daddy Mommy aneh?" tanya Albert menimpali.
Luke menggeleng pelan.
"Bukan Mommy, Mommy mu tidak aneh dia cantik dan baik, tapi wanita yang aneh" jelas Luke yang sedikit bingung menjelaskan.
Albert hanya manggut-manggut, lalu Luke pun membajak putra nya untuk berhenti berenang karena mereka sudah satu jam lebih berenang, Albert menolak tapi dengan bujuk rayu Daddy nya dia pun akhirnya luluh.
"Game terbaru ya Dad" kata Albert.
"Ya, tapi jangan bilang-bilang Mommy nanti yang ada Mommy marah lagi" jelas Luke.
Dan Albert hanya mengangguk sebagai jawaban.
.
.
"Bertanding basket" balas Alya.
Hufh..
"Dia harusnya weekend bersama kita, anak itu selalu ada agenda nya sendiri" Luke tak habis pikir dengan Mike yang selalu punya aktivitas.
Dan mendengar ucapan Luke Alya langsung melirik.
"Dia remaja, dia butuh melakukan apa yang dia sukai, lagi pula main basket itu adalah olahraga dan itu baik untuk kesehatan nya" kata Alya tak membenarkan ucapan Luke.
Menurut Alya anak muda harus punya kebebasan berekspresi, seperti melakukan hal-hal yang dia suka.
"Tapi sayang aku hanya mau__" ucap Luke terhenti.
"Sudahlah, selagi Mike melakukan hal positif kita tak perlu mencemaskan nya, lagi pula yang aku lihat dia sangat positif dan tau akan batasannya jadi kita tak boleh membuat nya merasa tak nyaman" lanjut Alya lagi.
__ADS_1
Hufh..
Luke mendakati istrinya dan mencium pipi sang istri dengan lembut.
"Kau terlalu memanjakan nya sayang" kata Luke melingkarkan tangan nya di pinggang ramping sang istri.
"Ya tentu saja, hanya Mike yang tau hari ulang tahun ku jadi aku akan lebih menyayangi nya" sahut Alya ketus.
Dan ucapan Alya membuat Luke diam, hingga matanya menatap wajah kesal istrinya.
Luke lupa jika hari ini adalah hari ulang tahun sang istri yang ke 24 tahun.
"Selamat ulang tahun sayang, mari membuat adik untuk Albert" ucap Luke sambil tersenyum.
Hufh..
"Ini yang aku tidak suka, pikiran kamu tuh makin tua makin mesum ranjang terus yang di bahas" kata Alya sewot.
"Sayang bukan pikiran aku yang liar, tapi ini permintaan Mike dan Albert yang mau punya adik" jelas Luke membawa nama ke-dua putra nya.
Alya menatap selidik pada suaminya, tak terlalu percaya karena yang selalu meminta tambah anak adalah Luke.
Sedangkan Alya masih berpikir karena dia masih ingin menikmati masa-masa nyaman nya mengantar Albert sekolah.
"Ya sayang, mau nambah lagi" ucap Luke tersenyum.
"Nanti aku pikirkan dulu" balas Alya beranjak dari duduknya.
"Mau kemana?" tanya Luke.
"Melihat putra mu, dia pasti sedang membuat ulah" kata Alya sambil keluar dari kamar.
Dan saat Alya sampai di lantai bawah benar saja di ruangan tengah sudah seperti kapal pecah, Albert membawa semua maianan nya ke ruang tenagah dan banyak mainan yang berserakan di mana-mana.
"Astaga anak ini" Alya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Entah mirip siapa Albert ini, wajah imut tapi nakal nya itu benar-benar sangat membuat emosi Alya meledak-ledak.
🌹
Ayam ku emang lain dari yang lain, bekas seblak aja dia pake kalung🤣
Dalam hati anak nya (emak gue kasian amat nggak di beliin kalung sama bapak gue, Ehk bapa gue yang mana ya? yang botak apa yang jabrig)😭
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🤗🙏