
Clara membawa kesal nya pergi dari rumah Luke, tak ada mobil membuat dia harus pulang menggunkan taksi.
Saat sedang di dalam perjalanan pulang ke apartemen nya Clara tiba-tiba mendapatkan telpon.
"Jon, mau apa bajingan itu" Clara mengumpat pelan.
Clara mengangkat telpon nya, dan terdengar suara pria yang sangat dia kenal.
"Kau dimana baby?" tanya Jon.
"Aku dimana itu bukan urusan mu, dan ingat cuti ku masih 13 hari lagilagi" balas Clara dengan wajah kesalnya.
"Oke, tak masalah jika kau tidak mau aku tau keberadaan mu, tapi satu hal aku sudah menyiapkan job untuk mu seminggu ke depan, pulang lah" kata Jon.
****!.
Clara mengumpat kesal.
Tapi mengingat keuangannya menipis Clara nampak terdiam.
"Berapa bayaran nya?" tanya Clara.
"Apa kau mau harga tinggi? ingat kau hanya wanita 35 tahun yang sudah mulai tidak laku" Jon membalas dengan kata-kata yang sangat menyebalkan.
"Sialan kau Jon, setidaknya aku panas di ranjang" sewot Clara tidak terima dengan kata-kata Jon yang menurutnya menghina nya.
Haha..
Terdengar suara tawa Jon di sebrang telpon, yang jelas membuat Clara semakin kesal di buat nya.
"Kau memang panas tapi milik tidak seenak peraw*n, tapi lumayan untuk free menemani ku semalaman" lanjut Jon masih dengan tertawa.
Clara semakin kesal dan berniat mematikan panggilan nya, tapi niatnya terhenti karena suara Jon.
"Aku tunggu kau besok, ingat jangan sesekali mencoba mencoba berontak karena aku tak akan segan-segan menghancurkan mu" tegas Jon lalu mematikan panggilan nya sepihak.
Hufh..
__ADS_1
Clara menghembuskan nafas nya kasar.
Jon adalah teman nya, sekaligus orang yang selalu ada dibalik pekerjaan malamnya.
"Jon sialan" umpat Clara sekali lagi.
Tak lama kemudian Clara pun sampai di apartemen nya, dia langsung membayar tagihan taksi nya.
Saat sedang berjalan Clara merasa ada yang mengikuti nya, dia berhenti dan benar saja seseorang mendekati Clara.
Dan..
"Lepaskan aku" Clara tangan nya di pegang seseorang.
"Diam kau ******" ucap seorang pria yang langsung mendorong Clara ke dalam lift.
"Kamu" Clara nampak kaget melihat siapa sosok yang sedang memegang tangan nya itu.
Dia adalah Beno, pria yang pernah bermain ranjang panas dengannya sekaligus karena Beno lah dia di ceraikan Luke.
Dulu Beno adalah rekan bisnis Luke, dia sangat baik pada Clara dan mereka bercinta di balik Luke hingga pada akhirnya Luke tau dan semuanya hancur begitu saja.
Tubuh Clara di banting ke ranjang, Beno nampak membuka pakaiannya setelah pria itu mengunci pintu kamar nya.
"Kau mau apa lagi, hubungan kita sudah selesai" kata Clara berteriak.
"Ya memang, tapi aku masih kesal pada mantan suami mu itu karena gara-gara dia sekarang aku kehilangan perusahaan ku" balas Beno yang sudah membuka pakaian nya.
Beno mendekati Clara dan tanpa basa basi dia mencium bibir Clara dengan kasar, Clara agak meringis saat bibir nya di gigit oleh Beno yang seperti orang gila.
Hemph..
Dengan gila Beno menindih tubuh Clara, dia bahkan sudah melepaskan pakaian Clara dengan cara paksa.
"Jangan seperti ini" kata Clara.
"Diamlah, dulu kau suka bercinta dengan gaya seperti ini bukan?" balas Beno langsung memulai permaian nya.
__ADS_1
Clara memejamkan matanya, meski kasar tapi dia menikmati permainan Beno seperti biasnya pria asia satu ini begitu pandai membuat nya menggila.
Ahk..
"Dasar jala*g, menolak tapi tetap mendesaaah" hina Beno sambil terus menyerang inti Clara.
Cukup lama Beno menyerang Clara hingga akhirnya dia menghentikan semuanya, dan tubuh keduanya sama-sama sudah kelelahan.
Beno melirik wanita di samping nya, tersenyum kecut dia melihat Clara yang nampak keenakan bahkan masih merapa bukit kembar nya dengan tangannya.
"Aku punya rencana, kau harus membantu ku" kata Beno tiba-tiba.
"Apa?" tanya Clara tanpa melihat Beno.
Beno mendekatkan telinganya pada Clara, lalu dia membisikkan sesuatu pada Clara.
Entah apa yang Beno bisikan yang terlihat hanya senyuman misterius dari wajah keduanya.
"Apa bayaran ku?" tanya Clara.
"Apapun yang kau mau" balas Beno.
Clara nampak terdiam sampai akhirnya dia mengatakan jika dia ingin Beno menepati janji di masa lalu nya.
"Aku mau kau menikahi ku" kata Clara.
"Tidak masalah, aku belum menikah lagi dan kita bisa melanjutkan cinta kita di masa lalu" jelas Beno.
"Serius?" tanya Clara.
Dan Beno mengangguk sebagai jawaban nya.
Clara tersenyum nampak terlihat seperti membayangkan sesuatu, dan begitupun dengan Beno yang terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Tunggu kehancuran mu Luke, kau menghancurkan perusahaan yang aku bangun dan sekarang tunggu balasan ku untuk mu Luke sialan!" batin Beno tersenyum menyerigai.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗