
Bayi kembar cantik itu Luke berinama Ayanna Christian dan Anthea Christian yang artinya bunga.
"Jadi nanti di panggil nya apa?" tanya Albert yang masih makan cemilan nya.
"Anna dan Thea" balas Alya.
Albert manggut-manggut mendengar ucapan Mommy nya, tapi dia masih belum mau melihat kedua adik nya itu.
Dan ini sudah satu bulan setelah kepulangan sang Mommy kerumah, Albert masih tak ingin melihat kedua adik kembar nya.
"Kau yakin tak mau melihat kedua adik mu Albert?" tanya Alya.
Suaminya bekerja dan Mike juga sekolah, hanya ada Albert yang sedang libur sekolah karena miss nya sedang rapat.
Albert melirik Mommy nya dan menggelengkan kepalanya.
"Apa Mommy mau aku membuang bayi mommy ke tong sampah?" tanya Albert.
"Kau ini, benar-benar bukan kakak yang baik" Alya geleng-geleng dengan sikap putra nya satu ini.
Albert tak perduli dia memilih makan cemilan nya sambil menonton, mengabaikan kedua adiknya yang sedang tidur dan satu nya lagi di berikan asi oleh Mommy nya.
Dia merasa perhatian Mommy nya sekarang berkurang, dan lebih perhatian pada adik-adiknya yang bisa nya hanya menangis itu.
"His Mom apa mereka tak bisa diam?" tanya Albert menutup telinga nya.
"Bisa, tapi Mommy harus memberikan asi pada adik mu, jadi Mommy tak bisa membuat Thea berhenti menangis" jelas Alya yang sedang memberikan asi pada Anna.
Albert Menghembuskan nafasnya kasar, lalu mengambil mainan dan memberikan pada Thea.
"Ini, kakak pinjamkan tapi jangan nangis" kata Albert sambil menutup mata.
Melihat itu Alya kembali geleng-geleng Kepala, kenapa dia bisa memiliki anak laki-laki yang memiliki sifat gengsian seperti Albert.
Tangis Thea bukan nya berhenti malah semakin kencang, membuat Anna yang sudah tidur akhirnya kembali bangun.
"Albert panggil bibi minta hangatin asi di kulkas" kata Alya.
__ADS_1
"Malas Mom" balas Albert.
"Buruan, nanti Mommy kasih mainan baru" bujuk Alya.
Albert yang malas pun akhirnya bangkit dan berlari ke arah dapur.
Alya belum mendapatkan pengasuh untuk kedua bayi nya karena di jaman sekarang sangat sulit mencari yang pas.
Apalagi pengalaman saat Albert memiliki pengasuh pun Alya malah mempergoki pengasuh Albert yang terang-terangan mendekati suaminya.
Dan jujur Alya trauma, dia tak mau ada wanita baru yang mengusik kehidupan nya, Alya tak mau keluarga kecil yang sudah susah-susah dia bangun bersama suami di hancurkan oleh sang penggoda, tidak dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
"Albert pegangin dot nya sayang, Bibi mau masak" kata Alya lagi.
Hufh..
Albert mau tak mau melakukan nya, dia memegangi dot yang sedang di empeng Thea.
Alya tersenyum melihat putranya, dia tau sekalipun Albert mengatakan tak mau tapi Albert pasti hanya gengsi, ya dia begitu yakin jika putra nya itu hanya gengsi saja.
.
.
Hingga saat mereka makan tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi, dan itu tangisan Anna dan Thea.
"Lanjutkan makan kalian Mommy akan melihat Anna dan Thea dulu" ucap Alya sambil berjalan pergi meninggalkan meja makan.
Albert melihat itu, bukan sekali dua kali Mommy nya meninggalkan makan nya hanya untuk kedua adik nya.
Luke melirik kedua putra nya, Mike nampak masih makan sedangkan Albert sudah berhenti makan.
"Ada apa son? apa makanan nya tidak enak?" tanya Luke menatap putranya.
"Enak, tapi Mommy berhenti makan jadi aku juga tak mau makan" balas Albert dengan wajah malas nya.
"Kenapa begitu? bukan kah Mommy sudah meminta kita untuk terus lanjut makan?" kata Luke.
__ADS_1
Tapi Albert menggelengkan kepalanya.
"Mommy akan kurus jika tak makan Dad, aku tak mau makan tanpa Mommy" balas Albert yang langsung bangkit dan pergi menyusul Mommy nya.
Luke melihat itu hanya membiarkan putranya menyusul istri nya.
"Apa Albert masih tak mau melihat si kembar?" tanya Luke pada Mike.
"Ya Dad, tapi tadi kata Mommy Albert mau menjaga kembar" balas Mike sambil makan.
Luke manggut-manggut, itu perubahan yang bagus dan dia senang jika Albert menurunkan gengsi nya untuk menerima kehadiran putri kembar nya.
Dikamar Albert melihat Mommy nya yang nampak sedang memegangi dua dot sekaligus, Albert merasa kasihan pada Mommy nya dan dia mendekati sang Mommy.
"Aku saja Mom" kata Albert.
"Terimakasih sayang" kata Alya senang Albert mau membantu nya memegangi satu dot.
Tapi saat memegangi dot Albert masih tak mau melihat wajah dua adik nya.
Hingga..
"Albert awas tumpah ke baju nya Anna" kata Alya.
Dan Albert sontak melihat ke arah dot yang membuat dia bisa melihat Anna dan Thea yang sedang anteng minum asi.
"Mommy!" teriak Albert marah.
"Haha, lihat cantik kan? ayo lihat mereka mirip kamu sayang, tatap mereka ayo" ucap Alya senang bisa mengerjai putra nya.
Albert yang kesal manyun dan menatap kesal pada kedua adik nya.
"Mereka gendut dan suka tertawa, apa mereka mengejek kakak nya hah? dasar gendut!" Albert menatap sengit kedua adik kembarnya itu.
Membuat Alya hanya bisa tertawa dengan tingkah putra nya yang sangat menggemaskan dan lucu.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏