Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Hamil?


__ADS_3

Hoek..


Alya terus mual-mual dan dia masih berada di kamar mandi.


Luke terbangun dari tidurnya karena suara istrinya, dia langsung melirik jam yang ada di nakas yang sudah menunjukkan pukul enam.


"Hufh aku kesiangan" Luke langsung bangun.


Tok..tok..


"Sayang, buka" Luke mengetuk pintu.


Lama tak ada jawaban, membuat Luke kembali mengetuk pintunya.


"Sayang, kamu sedang apa? buka pintu nya dulu" kata Luke lagi.


Ceklek..


Luke masuk dan melihat Alya yang menatap nya dengan wajah lesu nya.


"Kamu kenapa?" tanya Luke.


"Mual, seperti nya aku hamil" ucap Alya lemah.


Apa? hamil?


"Serius?" tanya Luke specles.


"Ya, tapi aku akan mengecek nya nanti ke bidan" balas Alya lagi.


Luke manggut-manggut, lalu dia mengusap pipi istrinya dengan lembut.


"Hari ini aku cuti, kita pergi ke bidan sama-sama ya" ucap Luke.


"Tidak ada meeting?" tanya Alya.


"Entahlah, aku akan menanyakan nya pada sekertaris ku dulu" balas Luke lagi.


Alya hanya mengangguk lalu memilih duduk di tepi ranjang menunggu suaminya selesai mandi.


Untuk Albert Alya memang tak ribet setiap pagi nya Albert akan di bangunkan oleh Mike dan itu sudah menjadi rutinitas mereka.


Mike menjadi kakak yang baik untuk adiknya, Mike juga yang membantu Albert berpakaian karena itu kemauan Mike sendiri.


"Pagi Mommy" sapa Albert saat melihat Mommy nya menuruni tangga.


"Pagi sayang" balas Alya pelan sambil melangkah dengan langkah lemah nya.


Albert dan Mike saling melirik melihat wajah pucat sang Mommy.


"Apa Mommy sakit?" tanya Mike menatap wajah pucat Alya.


"Tidak, Mommy hanya mual-mual saja" jelas Alya.

__ADS_1


"Mual? apa Mommy salah makan?" Mike nampak khawatir.


Alya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


"Mungkin Mommy mual karena di cium Daddy" celetuk Albert sambil memakai kaos kakinya.


Mike melirik adiknya yang nampak santai dengan tangan yang masih memakai kaos kaki nya.


"Siapa yang bilang Mommy mual di cium Daddy" terdengar suara Luke di lantai atas.


Luke berjalan menuruni anak tangga, matanya menatap pada anak dan istri nya yang duduk di ruang tengah.


"Kakak Dad" Albert malah menuduh kakak nya.



(Visual Alberto Christian)


"Albert" tegur Alya tak suka dengan sikap putranya.


"Tidak apa Mom" Mike tak masalah dengan sikap adiknya yang memang agak nakal.



(Mike Christian)


Luke mendekati istri dan putra nya, dan memberikan kecupan pada istrinya tapi saat akan memberikan kecupan pada kedua putranya Mike dan Albert memberikan reaksi menyebalkan nya.


"Dad, aku sudah besar" begitu kompak Mike dan Albert menolak kecupan pagi hari nya.


"Hufh kalian berdua menyebalkan, semoga saja kali ini Mommy hamil anak perempuan" ucap Luke mengusap perut sang istri.


What!


"Mommy hamil?" kompak Mike dan Albert.


Alya yang di tatap kedua putra nya mengangguk.


"Seperti nya begitu, tapi Mommy akan periksa dulu agar lebih jelas" ucap Alya sambil tersenyum.


"Harus laki-laki ya Mom" ucap Albert.


"Laki-laki ataupun perempuan sama saja, adik perempuan seperti nya akan lucu" timpal Mike.


Tapi Albert menggelengkan kepalanya.


"Anak perempuan akan ompong, menyebalkan dan juga suka menangis, aku mau adik laki-laki" kekeh Albert lagi.


Karena suasana mulai memanas pada akhirnya Luke pun mengajak anak-anaknya untuk langsung sarapan.


.


.

__ADS_1


"Albert salim dulu" kata Alya.


Tapi Albert tak mendengarkan dan langsung berlari ke kelas nya.


Alya menggelengkan kepalanya melihat tingkah putranya yang masih kecil tapi sikap nya benar-benar banyak tingkah nya.


"Jalan sayang, Albert seperti nya masih kesal" kata Alya.


"Hem, tidak apa dia akan kembali happy jika tau adik perempuan nya akan sangat cantik dan menggemaskan" balas Luke sambil kembali menyetir.


Mike tak ikut di antarkan Daddy Mommy nya, Alya membiarkan Mike hari ini naik motor nya karena Mike sudah 17 tahun dan sudah punya SIM menurutnya Mike sudah harus bisa berangkat sendiri.


Tapi beda lagi pemikiran Luke, dia terlalu cemas dan berlebihan akan pergaulan anak remaja yang terlalu bebas.


"Kita ke bidan sekarang?" tanya Luke.


Alya mengangguk, lalu Luke pun langsung melajukan mobil nya ke arah rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit keduanya langsung daftar ke resepsionis, lalu menunggu di bagian tunggu untuk beberapa menit.


"Bagaimana kalau ini mual biasa" ucap Alya takut kecewa.


"Tidak apa, kita bisa menambah anak kapan saja, aku masih 45 tahun" balas Luke.


"Ya, dan aku masih 25 tahun" balas Alya membuat Luke tersenyum dan mencium istri nya.


"Sayang" tegur Alya tak suka Luke mencium nya di depan umum.


"Biar saja, aku mau semua orang tau kalau wanita muda cantik di samping ku adalah istri ku, bukan gadis lajang" balas Luke sambil tersenyum.



"Gombal" Alya mencebikkan bibir nya sebal.


Dan tak lama kemudian nama Alya di panggil, membuat keduanya langsung masuk ke dalam ruangan dokter.


Dokter mulai memeriksa Alya, Luke nampak harap-harap cemas melihat istrinya yang masih di periksa.


"Bagaimana dok?" tanya Luke saat istrinya selesai di periksa.


"Selamat tuan, istri anda hamil 2 minggu" jelas dokter.


Luke mendengar itu begitu specles, dia langsung memeluk istrinya dan meberikan hujan ciuman di wajah Alya.


"Terimakasih sayang" ucap Luke benar-benar senang.


Alya hanya tersenyum melihat wajah ceria suaminya, dia juga happy untuk kehamilan kedua nya karena Alya tau suami anak ketiga nya ini akan mendapatkan kasih sayang yang besar dari keluarga kecilnya.



Bonus visual Daddy Luke yang keceh❤


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🤗🙏


__ADS_2