Scandal Hamil Anak Duda

Scandal Hamil Anak Duda
Di hotel


__ADS_3

Luke dan Alya sudah sampai di London, keduanya tidak langsung ke kediaman keluarga Chris yang sedang berduka, Luke mengajak Alya ke hotel.


Alya yang sedang mengandung membuat Luke tak mau istrinya kelelahan, kandungan Alya masih rentan jadi sebisa mungkin dia akan membuat Alya nyaman.


Kriuk..


Alya membuka matanya saat perutnya mengeluarkan suara alarm alam.


"Duh lapar" Alya mengusap perutnya.


Tadi saat baru sampai Alya yang kelelahan memilih langsung tidur.


Alya bangkit dan dia mencari Luke karena di samping nya tidak ada Luke.


"Luke" panggil Alya.


Hening tak mendapatkan jawaban, membuat Alya yang masih mengantuk itu memanggil Luke lagi.


Luke mendengar suara Alya, dia mematikan panggilan nya sepihak lalu masuk dan berjalan mendekati Alya yang masih tiduran di ranjang.


"Kenapa bangun?" tanya Luke duduk dan mengusap pipi Alya.


"Kenapa tidak tidur di sampingku?" tanya Alya.


"Aku tidak bisa tidur" balas Luke berbohong.


Tadi dia juga sempat tidur di samping Alya, tapi tidak lama karena dia mengangkat telpon yang masih pada ponsel nya.


Dan Alya tau jika Luke menelpon seseorang, dia mendengar suara Luke yang sedang mengobrol dengan seseorang di telpon tadi.


"Siapa yang menelpon Luke ya" batin Alya di dalam hatinya.


Luke melihat Alya yang melamun, dia mengusap pipi Alya dan memanggut bibir Alya yang manis.


"Luke" Alya kaget.


"Kenapa bangun? apa kamu mau sesuatu hem," tanya Luke sambil menatap wajah lelah Alya.


Alya mengangguk cepat.

__ADS_1


"Aku lapar" balas Alya.


"Mau makan?" tanya Luke lagi.


"Bukan, mau tumis tongkat bisbol" sahut Alya asal.


Tongkat bisbol?


Luke diam tidak paham, hingga dia akhirnya paham akan apa yang di maksud dengan tongkat bisbol itu yang tak lain adalah aset milik nya.


"Kamu mau itu? apa tidak lelah?" tanya Luke tersenyum.


Tentunya dengan senang hati dia mau melakukan nya.


Luke tiba-tiba mencium bibir Alya membuat Alya melotot, segera Alya mendorong Luke tapi Luke menahan tengkuk nya dan memperdalam ciuman nya.


Hemph..


"Luke!" Alya melepaskan ciuman nya.


"Kenapa? bukan kah kamu mau ini" Luke menyimpan tangan Alya di atas sesuatu yang sudah berdiri tegak.


Lalu menatap tajam Luke yang menyebalkan karena sangat mesum.


"Aku LAPAR Luke, LAPAR!" kata Alya dengan suara nya yang sengaja di perjelas.


"Ya aku juga" balas Luke yang sudah terpancing.


"Aku mau makan fitza, bukan makan ini" Alya memukul aset Luke.


Yang mana hal itu membuat Luke melotot sempurna karena rasanya benar-benar sangat Sakit.


Alya acuh melihat Luke yang kesakitan, dia memilih memainkan ponselnya tanpa berniat melihat Luke yang sedang merasakan sakit itu.


"Kenapa di pukul" Luke masih meringis.


"Salah mu mesum terus, sudah tau anak kita mau makan bukan mau di jenguk batang bapak nya" sewot Alya sama sekali tak merasa bersalah.


Luke hanya bisa menahan sakit yang ada di aset nya, cukup lama hingga akhirnya rasa sakit itu perlahan hilang sedikit-sedikit.

__ADS_1


Luke melirik Alya yang acuh, dia menghembuskan nafasanya kasar lalu mengambil ponselnya dan memesankan fitza serta makanan lainnya.


Setelah itu Luke pun berjalan ke kamar mandi dengan langkah nya yang terlihat sangat pelan karena menahan sakit.


"Salah sendiri bikin kesal, orang mau makan malah di kasih tongkat bisbol emang nya megang tongkat bisbol gitu bisa bikin perut kenyang apa" gerutu Alya kesal.


Setelah beberapa menit berlalu Luke keluar dengan wajah yang basah seperti orang yang baru mencuci wajahnya.


Dan di saat bersamaan pintu kamar mereka di ketuk, Luke pun membuka pintu dan mengambil makanan.


Alya melihat apa yang di bawa Luke langsung menyimpan ponsel nya dan turun dari ranjang.


"Ayo makan" ajak Luke sambil duduk di sofa.


Alya tak menjawab dan memilih langsung makan, Luke hanya diam saat melihat Alya yang makan dengan lahap.


Sampai akhirnya..


Uhuk.. uhuk..


Alya batuk, Luke yang melihat itu memberikan air kemasan pada istrinya dan Alya mengambilnya lalu meminum nya.


"Makan nya pelan-pelan tidak akan ada yang mengambil makanan mu" kata Luke yang sedang makan.


"Iya" Alya hanya menjawab singkat dan kembali makan.


Hingga..


Uhuk..uhuk..


Kali ini bukan Alya yang terbatuk-batuk melainkan Luke sendiri.


Alya melirik Luke yang sedang minum dan Luke menyadari jika Alya melihat ke arah nya.


"Pelan-pelan tidak akan ada yang mengambil makanan mu" ucap Alya dengan nada mengejek.


Luke hanya diam tak menjawab karena tau jika Alya sedang menyindir nya.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏


__ADS_2