Sebenarnya Aku Kenapa?

Sebenarnya Aku Kenapa?
janah


__ADS_3

Aku menatap ke arah mereka ber dua.


Mereka menunduk , tak berani menatap ku.


Aku menatap wajah janah yang masih pingsan.


Aku mendekati mereka ber dua . "Kita bicara ya .. tapi agak jauh di pojok sana ,, jauh dari janah".


Mereka mengganguk.


Mereka menggikuti aku menjauh kan diri dari janah.


Aku duduk di tenggah mereka ber dua.


"Sekarang kalian cerita kan sama kakak. Ada apa yang terjadi? . Dan kenapa kalian bilang kalian minta aku supaya gak benci janah ,,, kalian tau sesuatu soal janah yang ngak di ketahui orang lain?".


 


       Mereka diam .


Aku melihat nama mereka yang tertera di dada .


ririn , dan putri.


"Kamu ririn . Kalau kamu putri".


"Ayo kalian cerita aja... kalian tenang aja .. kakak ngak akan ber reaksi apa apa.".


Putri menatap ku.


"Ini kejadian nya di luar logika kak".


Aku menatap wajah putri . Aku menoleh ke ririn dan dia mengganguk ..


"Maksud kalian soal hantu,, gimana si maksud nya".


Ririn sedikit mendekat ke arah ku.


Dan putri juga merapat kan badan nya ke arah ku.


Putri dan ririn menceritakan pada ku.


Hal yang belum pernah aku pikir kan sama sekali.


Mereka mencerita kan kalau janah .


Menyukai teman se kelas nya ber nama hanif.


Janah selalu membawa kan hanif makanan ,, janah juga sering membeli kan beberapa buku , jaket , jam .


Tapi hanif se jujur nya tidak suka dengan janah..


Hanif berulang kali mengatakan pada janah kalau kita ini masih kecil.


Tidak usah pacar pacaran . Ber teman saja.


Janah menyadari penolakan hanif tapi dia tetap melakukan nya.


Saat itu kelas janah sedang jam olahraga.


Karna guru olahraga sedang tidak masuk. Materi olahraga tidak ada. Dan mereka bebas . Asal di wilayah lapangan.


Semua murid perempuan duduk di sana sedang kan yang laki laki ber main sepak bola.


Ketika itu secara ke betulan .


Aku sedang lewat berjalan dengan teman eskul pramuka ku menuju gudang .


Yang ke betulan melewati lapangan.


Hanif yang saat itu sedang ber main bola .


Tiba tiba berhenti.


Menatap ke arah ku yang sedang lewat..

__ADS_1


Saat itu memang aku ingat kejadian saat aku melewati mereka.


Aku juga ingat suara ramai mereka menyorak i aku dan teman ku.


Saat itu janah dan teman teman nya mendengar . Hanif sedang membicara kan aku..


"Iya .. nama nya eji kan. Anggota pmr kelas 3... iya dia pramuka juga.


Inget ngak waktu itu waktu kemah pertama waktu osis.. iya cantik banget . Keren dia ".


Janah begitu kesal dan cemburu atas ke kaguman hanif ke padaku.


Janah berusaha menyingkir kan rasa kesal nya pada ku .


Janah pikir hanif hanya menggenal nya dari jauh aja kok . Pikir nya.


Jadi dia berusaha untuk menghilang kan rasa cemburu itu..


Ternyata dugaan janah salah.


Hanif berusaha mendekati ku.


Saat itu eskul pramuka. Hanif datang menggikuti eskul pramuka.


Dia bilang inggin ikut . Karna penasaran.


Jadi aku dan anggota yang lain menyambut hanif.


Hanif juga sering ber tanya beberapa pertanyaan pada ku saat itu .


Teman janah yang ikut di eskul itu menggadukan semua yang terjadi ke pada janah.


Janah sangat emosi . Janah mulai mencari tau tentang ku.


Mereka ber dua bilang janah pernah mencari alamat rumah ku juga.


Sejak janah mencari tau tentang aku . Mereka bilang janah jarang sekali bisa di ajak bicara.


Tas janah banyak sekali jenis jenis bunga.


Tapi setiap hari bunga yang ada di tas janah selalu di ganti baru . Dan jenis nya juga sama.


Detik itu mereka ber fikir janah pasti melakukan sesuatu .


Mereka bilang ayah janah adalah juru kunci makam.


Kemungkinan janah mengetahui sesuatu soal hal hal seperti itu.


Lalu setelah satu minggu janah membawa bunga itu . Janah kembali normal.


Dia kembali seperti janah pada umum nya.


Dan saat itu lah .. janah datang ke kelas ku dan mengajak ku ber teman.


"Sehari sebelum janah kesurupan. Itu janah datang ke sekolah dengan membawa kotak. Kami iseng ber tanya kotak apa itu . Janah bilang kotak ini untuk kak eji.. ya kami ber dua tersenyum . . Kami pikir janah sudah melupakan rasa kesal nya gara gara hanif.. tapi saat kami pngn liat apa itu . Janah menyembunyikan kotak itu .. janah melarang kami menyentuh nya...


Saat itu kami juga melihat janah memberikan hadiah itu ke kakak.


Setelah kakak pergi kami menghampiri janah. Kami bilang kak eji dari dekat cantik banget ya... janah malah gomong . Cantik nya gak akan lama kok.. kami masih bingung dengan apa maksud janah . Tapi kami gak mau nanya lebih jauh".


Aku terdiam kaku mendengar apa yang mereka katakan.


."janah sebenarnya apa yang terjadi .. apa maksud inj semua. Siapa yang harus aku percaya".


Mereka ber dua juga bilang kalau semenjak kerasukan pertama itu . Janah setiap hari juga kerasukan di rumah nya .


Saat sedang mau sholat pun janah kerasukan lagi.


Mereka bilang janah beberapa hari gak masuk . Baru masuk hari ini.


Tak terasa bel sudah ber bunyi.


Upacar selesai dan seluruh siswa harus kembali ke kelas.


Ririn dan putri ber pamitan kembali ke kelas.

__ADS_1


Aku juga mengatakan pada mereka kalau aku akan menjaga janah.


Saat itu wali kelas janah datang.


Setelah memeriksa keadaan janah , beliau pamit kembali ke kelas. Beliau juga akan mampir ke kelas ku untuk meminta izin guru di sana kalau aku harus ber tugas di UKS.


Aku duduk di samping janah .


Aku mengelap keringat yang ada di dahi nya..


Aku menatap lekat wajah janah.


Saat itu aku merasakan ada angin yang berhembus dari belakang ku.


Angin itu membuat leher ku merinding..


Aku menoleh ke belakang . Tapi tidak ada siapa pun di sana.


Saat sedang menatap janah .


Mataku teetuju pada gelang di tanggan nya.


Ku raih tanggan nya dan ku lihat dengan cermat gelang itu.


"Gelang ny kenapa aneh sekali"


Aku mengucap dalam batin .


Gelang itu ber tali benang merah .


Dan di ujung nya terdapat sebuah kotak kecil .. kotak itu seperti kain yang di bungkus .


"Apa ini jimat "


Aku reflek berucap seperti itu.


Tiba tiba janah ter sadar . Aku sedikit terkejut kemudian buru buru menggambil air.


Aku memberikan air itu kepada janah.


Ku pikir janah akan menerima nya . Namun janah malah mendorong ku.


Air itu tumpah mengenai ku.


"Loh dek . Ini minum dulu kamu habis pingsan".


    Janah menatap marah padaku.


"Semua ini gara gara elo. Kalau gak ada elo gue gak aku kayak gini!!!.. gara gara elo wanita itu terus datengin gue . Gue capek di rasukin terus gara gara elo".


Aku masih kaget dengan omongan janah.


Janah buru buru bangun dan memakai kembali sepatu nya.


Aku menahan janah "dek tunggu dulu, kakak gak gerti maksud kamu.


Kita omongin dulu baik baik ya "


Janah tidak menggubrisku .


Aku menghalangi jalan supaya dia tidak keluar dulu dari sini.


Janah marah padaku .


Dia menggatai aku dengan kata kata kasar.


Saat itu janah tiba tiba menangis ..


Aku memeluk janah dari belakang..


"Hei ada apa". " sadar dek . Janah sadar".


Tolong usir dia .


Janah menunjuk lurus ke arah pojok ruangan.

__ADS_1


Aku mengikuti arah tangan janah . Ku lihat wanita ber kebaya itu


__ADS_2