Sebenarnya Aku Kenapa?

Sebenarnya Aku Kenapa?
lagi


__ADS_3

Besok nya .


Kami seluruh sekolah tetap masuk seperti biasa .


Kami normal normal saja . Seperti tidak pernah terjadi apa pun kemarin.


Ku lihat ika dan geng nya saling ber cerita soal kesurupan yang mereka alami.


Aku hanya menyimak nya saja.


Semua berjalan normal .


Sampai tiba jam istirahat . Semua murid pergi ke kantin seperti biasa.


Aku rendra dan rafi berada di dalam kelas.


Tak lama suara keramaian di luar cukup berisik..


Kami bergegas keluar..


"Ada apa?".


Aku menghenti kan salah 1 siswa yang ber lari ke arah kami.


"Ada yang ke surupan lagi".


Kami semua kaget .


Saat kami bergegas inggin melihat siapa yang kerasukan lagi.


Spiker sekolah berbunyi.


Meminta seluruh murid segera kembali ke kelas masing masing.


Semua nya berlari kembali ke kelas.


Aku berhenti.


Aku membiarkan semua melewati ku.


Aku inggin tau apa yang sebenar nya terjadi.

__ADS_1


Aku melihat beberapa siswa laki laki kerasukan.


Aku medatangi mereka.


2 dari mereka menunjuk ke dalam kamar mandi laki laki.


Aku masuk ke dalam kamar mandi laki laki.


Guru olahraga mengikuti ku.


"Hey .. kembali ke kelas mu".


"Maaf pak saya tau maksud mereka".


Pak guru menoleh ke belakang.


"Mereka yang kesurupan maksud mu".


Aku menggatakan pada pak guru kalau aku melihat mereka ber 3 merokok di dalam toilet . Mereka juga membuang sampah di saluran air toilet .


Setelah menyampaikan itu aku dengar dari luar kalau mereka bertiga sudah sadar.


Aku inggin pergi .


"Ayo ikut saya ke teman teman mu yang lain".


Aku mengikuti guru ku menuju mushola.


Di sana aku melihat mary , ika , dyah ,sany dan sifa. Mereka habis kesurupan namun masih lemas.


Yang belum sadar hanya mary.


Aku mendekati mary . Kemudian aku mengajak pak guru dan 1 guru lain nya menggikuti ku .


Aku membawa mereka ke belakang sekolah .


Tempat pembuangan sampah .


Aku menunjuk kresek hitam yang terbuntal .


Pak guru mengambil dan membuka nya .

__ADS_1


Di situ ada alat kontrasepsi .


Ada obat obat yang tidak ada nama nya.


Dan ada alat tes kehamilan juga.


Pak guru mengajak ku bicara.


Aku mencerita kan semua yang ku tahu . Fitnah fitnah selama ini dan apa sebenar nya masalah ku.


Aku juga mengatakan pada pak guru .


"Pak saya memang melihat mereka. Tapi saya tidak pernah meminta atau menyuruh mereka melakukan apa pun pak. Ini semua hanya kebetulan".


Pak guru mengganguk mengerti.


Sekolah akhir nya di pulang kan lagi . Karna sudah terjadi kerasukan 14 siswa dalam sehari.


Wartawan pun datang ke esokan hari nya.


Sekolah di tutup dadakan selama 3 hari . Karna sekolah mengadakan pengajian dan ruqiyah pembersihan semua orang .


Kami bahkan saat masuk sekolah setiap pagi di adakan pembacaan surat surat pendek sebelum masuk ke kelas masing masing.


Di setiap pintu tertempel bacaan ayat kursi .


Banyak palang palang peringatan soal jangan merokok dan membuang sampah di sini.


Satpam guru melakukan pengecekan siswa setiap hari.


Takut takut kejadian itu ter ulang lagi.


Mary di keluar dari sekolah sebelum lulus. Dia dan pacar nya malu karna terbukti melakukan hubungan tak seharus nya.


Meski pun mary tidak hamil . Keluarga mary memilih memindah kan mary ke sebuah pondok pesantren . Dan tidak di nikah kan.


Sedang kan aku .


Aku melihat nya . Wanita itu . Terlihat begitu bahagia.


Tanpa bicara dan bercerita . Aku sepakat menamai nya SASA.

__ADS_1


Dia adalah teman ku yang tak takut menggungkap keadilan.


Dia sahabatku sasa.


__ADS_2