Sebenarnya Aku Kenapa?

Sebenarnya Aku Kenapa?
kesurupan


__ADS_3

Aku dan yang lain nya berlari menuju sumber tangisan itu.


Ku lihat itu adalah sani.


"Hah sani?".


Aku dan yang lain menghampiri sani .


Aku ber teriak ke belakang.


"Pak tolong pak, sani kesurupan".


Beberapa guru di sana kaget dan berlari menghampiri sani.


Benar sani kesurupan.


Teman teman sekelas membawa sani ke ruang UKS.


Aku masih ber jaga di sini.


Perasaan ku sangat tidak enak.


Tak lama murid kelas 8 .


Juga berteriak.


Teman nya kesurupan.


Aku hanya menatap saja.


Ku lihat dyah tiba tiba ber lari ke tiang bendera sambil membentur kan kepala nya..


Kami ber lari menghampiri dyah.


Kepala sekolah mencoba menjauh kan dyah dari tiang itu .


"Pak seperti nya ikut kesurupan. Pak kita akhiri saja upacara nya. Demi kebaikan".


"Begini semua selain petugas upacara harus kembali ke kelas . Tidak boleh mampir mampir semua harus masuk kelas".


Pak guru mengganguk.


Tidak lama suara spiker di sekolah ber bunyi menyuruh para siswa bubar masuk ke dalam kelas tanpa boleh keluyuran kemana mana.


Semua murid berlari lari an menuju kelas.


Upacara itu terlihat sangat kacau.

__ADS_1


Beberapa guru sedang menuju ruang UKS.


Sedang kan kami yang tersisa masih mengikuti upacara dengan singkat .


Setelah semua selesai .


Kami di minta kembali ke kelas masing masing.


Aku berjalan melewati koridor kelas.


Benar benar sepi.


Aku mendengar beberapa teriak an dari berbagai arah .


"Ada apa ini sebenar nya".


Aku tidak bisa memahami dengan jelas situasi saat itu .


Ketika aku masuk kelas.


Ku lihat kelas sedikit kosong.


Hanya beberapa siswa yang ada.


"Loh!!... yang lain kemana?. Kan tadi di bilang gak boleh keluyuran".


"Keluyuran kemana si ji, mereka semua kesurupan jadi di bawa ke UKS".


"Kkok bisa?".


"Tadi waktu kami menuju ke kelas . Saat masih di koridor , ika tiba tiba pingsan . Dia ter senyum senyum lesurupan.


Terus si mary tiba tiba tertawa sambil memukuli wajah nya. Si sifa tiba tiba minum air kran di depan itu . Jadi semua di bawa ke UKS. "


"Kan dany lutfi sama risky juga bantu bawa. Mereka ikut kerasukan juga . Makan makan rumput".


Aku diam .


Tak lama spiker sekolah ber bunyi.


Murid murid jangan ada yang ke luar.


Wali kelas masing masing akan segera masuk ke kelas.


Sekolah sedang kacau . Jadi ikuti himbauan anak ank terima kasih.


Seperti nya banyak yang kerasukan.

__ADS_1


Aku membatin di dada.


Aku mendengar suara nyanyian samar samar.


"Lala..lalala...lalala".


Aku diam.


Aku melihat ke arah luar.


Terlihat dari kaca wanita sedang lewat di sana.


Itu pasti bukan orang.


Soalnya suasana kelas hening .


Kalo ada suara itu mereka pasti dengar.


Aku diam mendengar suara dan sosok itu lewat.


"Duh guys ini masih pagi lo".


"Bener".


"Kayak nya kita gak sampek siang deh!. Nanti kalo ada yang makin parah gimana?".


Guru masuk ke kelas.


Kami di minta untuk berdoa dengan keras .


Membaca surat surat pendek .


Aku menfokus kan diri membaca semua.


Benar saja .


Kami di pulang kan lebih awal hari itu.


Aku masih tidak mengerti .


Kenapa mereka tiba tiba bisa kesurupan.


Bagaimana bisa?.


Biasanya orang kesurupan kan yang sering sakit atau lemah.


Kenapa mereka mereka yang bahkan aktif sekali seperti itu.

__ADS_1


Aku berusaha untuk menggabaikan kejadian itu.


Besok nya .


__ADS_2