Sebenarnya Aku Kenapa?

Sebenarnya Aku Kenapa?
hal yang tiba tiba


__ADS_3

Setelah memikirkan tawaran rendra dan juga rafi. Aku setuju ikut cover ber 3 untuk manggung di kontes acara ulang tahun sekolah.


Aku rafi dan rendra mulai sering berlatih.


Kami ber tiga ber latih di pagi hari. Datang lebih awal untuk bisa ber nyanyi . Saat itu kami kami sedang meng cover lagu semua tentang kita. Milik peter pan.


"Guys , aku agak malu deh . Gak pd".


Rendra dan rafi tersenyum pada ku .


"Kenapa sih fi gak pd segala . Tunjuk kan sama mereka , kamu itu pnya bakat".


Aku meng hela nafas kasar sambil duduk.


"Bukan masalah aku itu malu nyanyi, tapi masalah nya kan kalian tau sendiri.. seluruh sekolah pasti gosip in aku yang aneh aneh".


Kami semua terdiam hening di mana mana..


Saat itu ketukan di pintu mem buyar kan lamunan kami semua.


Tok tok tok....


Aku rendra dan rafi menoleh ke arah suara ketukan itu.


Aku melihat seorang siswi kelas 7 sedang berada di depan pintu kelas dengan tersenyum.


Aku berdiri meng hampiri nya....


"Eh adek . Mau cari siapa? ".


Ucap ku ramah pada nya. Dia tersenyum dan menjabat tangan ku.


"Aku nyari kakak, kenalin kak aku janah. Aku fans berat kakak".


Aku terkejut menatap nya tak percaya.


"Maksud kamu apa si dek ".


" selama ini aku memperhatikan kakak, kakak itu orang yang baik , peduli dengan orang lain ,,,, kakak juga cantik . Aku denger kakak mau cover lagu kan jadi aku sengaja dateng pagi pagi buat ikut semangatin".


Entah kenapa?.


Kata kata nya malah membuat ku ragu pada nya.


Aku merasa dari mana dia tau semua ini.


Sedang kan aku tidak pernah kemana kemana selama ini... aku juga diam saja di kelas,.


Aku menoleh ke arah rendra dan rafi yang tampak nya juga ke binggugan.


Sejak saat itu setiap hari dia selalu datang menghampiri ku.


Dia membawa kan aku minum dan beberapa snack juga.


Itu ber langsung selama 5 hari.


Dan hari acara ulang tahun sekolah kurang 4 hari lagi.


Pagi itu janah tidak datang seperti biasanya.


Aku ber fikir mungkin dia lelah dengan ku.


Pulang sekolah janah mencegat ku di gerbang sekolah.


Dia menyodorkan hadiah untuk ku.


Ku lihat hadiah itu . .


Sebuah bros kerudung , dengan aksen warna merah berbunga mawar.


    "Bros nya cantik sekali janah".

__ADS_1


Janah tersenyum "maaf ya kak, aku kasih hadiah biasa".


Aku menatap pada nya "ini bagus dek , makasih ya ".


Dia ter senyum sambil mengganguk.


Aku memeluk nya dengan erat. Aku merasa begitu bahagia.


Ke esokan hari nya di pagi hari.


Seluruh siswa sekolah sedang sibuk meng gikuti pembelajaran.


Tiba tiba kami melihat beberapa guru dan siswa siswi ber lari lari melewati koridor kelas.


Seketika kami semua menoleh.. saat itu guru yang sedang menggajar pun ikut keluar untuk melihat apa yang terjadi.


Setelah keluar dan berbincang..


Guru itu masuk kembali ke dalam kelas sambil menutup pintu.


Semua nya menatap .


"Ada apa pak". Ucap teman ku yang paling ujung.


Pak guru ber sender di pintu . "Ada siswi kelas 7 ke surupan ".


"Haaaaaahhhhh????????".


Seluruh kelas sangat kaget. Termasuk aku...


Ada apa sebenarnya ya ..


Aku ber fikir keras sebenarnya ada apa? Batin ku.


Tiba tiba guru BP mengetuk pintu kelas.


Pak guru membuka kan pintu.


" di sini ada anggota PMR. "


Aku berdiri karna memang aku satu satu nya anggota PMR di kelas itu .


Guru BP itu mendatangi ku. "Kamu mau ikut ke ruang uks. Ada siswi kesurupan kamu ikut bantu ya.. soalnya semua guru sedang sibuk untuk persiapan acara.. teman teman PMR kamu yang lain takut gak ada yang mau ... terus mereka bilang kelas ini pasti mau".


    Aku mengganguk dan langsung meggikuti guru itu keluar.


Kami ber dua berlari lari menuju UKS.


Sesampai nya di depan ruang UKS itu . Kami ber dua mendengar suara teriakan dan tangisan dari arah siswi itu.


Guru itu masuk duluan kemudian aku menggikuti dari belakang.


Ketika masuk dan me lihat siswi itu ..


Rasa kaget sekaligus deg degan terasa.


"Janah". 


Aku tidak percaya kalau siswi yang ke surupan itu adalah janah.


Saat itu aku di minta menggambil air. Dan ikut mendoakan janah .


Di ruang an itu ada 2 Guru BP wanita dan pria. Yang pria ber nama pak nam dan wanita ber nama bu ning.


Ada satu guru olahraga pak han. Dan wali kelas janah bu dwi.


Pak nam memegang kepala janah.


Bu ning dan bu dwi memegang ke dua tangan janah masing masing.


Sedang kan pak han memegang kaki.

__ADS_1


Saat itu pak nam menyuruhku untuk ikut berdoa di sebelah nya.


Entah apa yang aku pikirkan aku malah ikut memegang kepala janah.


Aku menucapkan suara lirih pada janah "pergi , jangan ganggu dia".


Pak nam terlihat menatap ku . Kami semua menyaksikan suara teriakan janah menjadi lebih pelan hingga tidak terdengar lagi .. pelan pelan tubuh janah melemas.


Janah pingsan.


Semua guru mengucap kan syukur.


Tapi detik itu aku malah melihat se orang wanita ber kebaya yang tiba tiba muncul berada di depan ku sedikit jauh.


Saat aku ber tatapan dengan nya.


Sosok itu menghilang tiba tiba.


Tanpa aku sadari pak nam terus memperhatikan aku.


Pak nam tiba tiba memegang pundak ku


Aku menatap pak nam.


Pak nam memintaku minum air putih yang sudah di bawa oleh nya.


Aku menurut dan meminum air itu.


Setelah meminum nya . Pak nam meminta ku kembali ke kelas.


Berjalan menuju ke kelas.


Sambil aku berfikir..


"Dia tadi siapa?. 3 tahun di sini ,, belum pernah aku melihat nya.. apa dia sudah ikutin janah dari luar ,, tapi biasa nya . Mahluk seperti itu ngikutin kalo memang ada sesuatu.. tapi apa ya??. Apa janah bisa melihat mereka seperti aku".


   Ke esokan hari nya pak nam datang ke kelas ku.


Saat itu sedang jam pelajaran prakarya.


Pak nam meminta ijin mem bawa ku . Pak nam bilang kalau minta bantuan petugas pmr untuk mencatat setok obat di UKS.


Aku berjalan menggikuti pak nam.


Bukan nya pergi ke ruang UKS pak nam justru membawaku ke mushola sekolah.


Aku sedikit heran dengan sikap pak nam.


Namun aku tetap mengikuti beliau.


Pak nam memintaku untuk menggambil wudhu.


Aku mengganguk dan langsung megikuti nya.


Aku dan pak nam . Masing masing sholat.


Selesai sholat . Pak nam membawa kan aku beberapa lembar tulisan arab.


Yang aku tau itu buku doa.


Pak nam menjelaskan apa saja ke gunaan doa ini.


Pak nam juga menjelaskan penting nya ayat kursi dan bacaan syahadat.


Aku mendengar kan semua nya..


Pak nam kemudian diam.


Aku pun ikut diam .  "Eji kamu tau apa maksud saya membawa kamu ke sini ?" . "Tidak pak , saya tidak tahu "  .


Ucap ku . Dan pak nam kembali...

__ADS_1


__ADS_2