
Tumbal jalan
Cerita kali ini seseuai judul adalah cerita penggalaman penglihatan aku yang aku kebetulan lihat di daerah kota malang guys.
Saat itu aku dan keluarga ku kebetulan akan pergi ke rumah sodara di kota batu
Jalan yang di lewati adalah jalan yang sama seperti kami biasa melewati nya untuk pergi ke kota batu.
Kendaraan ramai pada umum nya....
Kami biasa berangkat pagi sekali ke sana sekitar habis shubuh jadi sampai di jalan itu sekitar jam 6 pagi atau setengah 7 pagi.
Tapi hari itu karna kami banyak urusan mendadak di sana.
Kami berangkat jam 11 malam saat itu.. otomatis sekitar set 1 dini hari kami tiba melewati jalan itu kan.
Suasana begitu dingin ,, bahkan jauh lebih dingin.
Pegunungan arjuna yang terkenal dingin menambah nuansa hawa tak mengenak kan di sana.
Saat melewati jalan itu .
Aku mendengar suara teriakan dan langkah orang ramai di sana.
Karna penasaran aku melihat di dalam jendela mobil.....
Ku lihat dari atas bukit.
Terdapat segerombolan orang membawa obor remang remang di sana.
Mereka berjalan menuju ke jurang.
Di depan gerombolan orang itu aku melihat.
Seseorang yang sedang di ikat di sebuah kayu.
Laki laki itu di ikat tangan dan kaki nya di dua batang kayu lalu di bopong oleh empat orang.
Di depan orang tadi juga..
Ada seorang wanita yang sedang di ikat leher nya.
Dan di tarik paksa oleh dua orang untuk menggikuti nya.
Terdengar juga suara suara anak kecil di sana.
Tak sangup melihat itu .. aku kembali menutup mata ku.
Saat itu aku kebetulan duduk di belakang supir.
Karna tak bisa tidur juga . Aku melihat jalan di depan ku .
Terlihat seorang wanita yang sedang berkendara cepat sekali dari kejauhan .
Ketika semakin dekat . Perempuan itu rambut nya ter urai panjang.
Perempuan itu semakin dekat dan akhir nya berpapasan dengan mobil kami.
Sejujur nya aku reflek melihat ke arah perempuan itu.
Saat itu kaka ku atau yang sedang menyupir itu bilang.
"Loh tadi bukan orang ya".
Aku jawab.
"Masak sih".
"Iya... dia cuma melayang di atas aspal" .
Aku baru sadar.
Pantas saja dia bisa tidak kedinginan pakai pakaian seperti itu.
Wong bukan orang.
Next
__ADS_1
Menggantar siapa??.
Sesuai judul.
Penggalaman ini di alami oleh ayah ku sendiri. Saat itu ayah dan ibu pergi ke sebuah acara pernikahan sodara.
Saat itu aku dan adik ku tidak ikut,, ayah dan ibu berangkat ke sana habis isyak.
Sampai sekitar jam 8 malam an lah,,,, karna acara sodara tentu ya sampai malem kan.
Sekitar jam 9 malem .
Ibu mengajak ayah pulang.. "ayok pulang aku pamit dulu".
Kata ibu.
Ayah langsung menuju parkiran sepeda motor tadi.
Ayah juga sudah menyala kan motor nya sambil menunggu ibu.
Tak lama ada yang naik motor ayah ayah menoleh melihat sekilas wanita yang di bonceng.
Tanpa bertanya atau pun ber fikir macem macem .
Ayah melaju kan motor nya.
Karna ayah jarang gomong . Ya ayah diem diem aja selama di jalan.
Sekitar 10 menit ber kendara.
Ayah tiba tiba merasa merinding. Ayah juga mencium aroma mawar yang cukup menyengat di belakang nya.
Ketika itu ayah sadar.
Kalau ibu tidak suka pakai parfum ,, lagian mana mungkin parfum dari tadi baru tercium.
Ayah tidak berfikir kalau mungkin saja yang di bonceng itu salah..
Tidak
Karna takut terjadi apa apa.
Ayah berdoa dalam hati .
Ayah berucap semampu nya.
Setelah agak lama..
Bau mawar itu menghilang.
Ayah juga merasa motor nya jadi ringan .
Reflek ayah berhenti.
Ayah menoleh ke belakang .. tapi tidak ada siapa siapa.
"Loh kemana dia?".
Ayah clingak clinguk mencari ibu .
Ayah kembali menyusuri jalan.
Ayah takut ibu jatuh,, mungkin pingsan atau apa.
Karna ibu tidak ketemu... ayah kembali ke tempat acara pernikahan tadi.
Ayah kaget melihat ibu sedang mondar mandir di sana.
"Kemana aja si,,, uda di bilang uda malem ".
"Loh!!!. kamu di sini".
"Iya tadi ke kamar mandi bentar,, pas keluar uda ngak ada ".
"Kalau kamu di sini.. yang aku gonceng tadi siapa?".
Ibu bingung... ayah lebih bingung lagi.
__ADS_1
3.Guna Guna
Cerita ini di alami oleh ibu ku di tahun 2002.
Saat itu usia ku belum genap 2 tahun.
Masih menyusu.
Ayah ku bekerja sebagai penjual roti keliling.
Saat itu ibu menggeluh kan payudara nya sebelah kiri sakit.
Ibu pikir itu hanya sakit biasa.
Tapi sakit itu semakin parah. Hinga muncul benjolan sebesar telur ayam di samping payudara ibu.
Rasa nya sangat sakit kata ibu.
Hingga tidak sangup menyusui aku.
Ibu di bawa ke rumah sakit untuk periksa.
Namun saat di periksa... tidak ada apa apa yang salah dengan itu..
Ibu sehat tidak ada penyakit.
Kemudian ibu di bawa ke orang yang pintar dan bisa melihat hal hal seperti itu.
Orang itu meminta ibu memakan telur rebusan ayam kampung 2 butir. Dan 1 butir yang masih utuh tidak di masak untuk di buat menggompres payu dara ibu.
Jika benjolan tadi hilang.
Ibu di suruh untuk memecah kan telur yang di buat menggompres ibu itu dan di masuk kan ke dalam air .
Setelah itu di siram kan di belakang saluran air tempat cuci piring.
Ibu menuruti itu . Besok nya ibu memakan telur sama seperti kata orang itu.
Ibu juga menggompres dari pagi.
Sore hari nya .
Payudara ibu sudah tidak sakit lagi. Benjolan itu juga hilang.
Seperti intruksi.
Ayah dan ibu sama sama memecah kan telur tadi di atas air .
Setelah telur itu pecah.
Bau menyengat tercium... dalam telur itu berwarna hitam
Bau nya busuk.
Setelah di masuk kan ke air.
Ibu membuang nya sesuai intruksi.
Selesai melakukan nya ibu hendak minum air yang ada di teko nya.
Ibu memang selalu menaruh air di dalam teko..
Memudah kan kita minum.
Saat ibu hendak minum air itu .. ibu melihat banyak sekali hewan hewan kecil yang berjalan di dalam air itu.
Reflek ibu langsung membuang nya.
Ibu membersih kan gelas itu dan menuang lagi.
Masih sama banyak hewan .
Ibu membuka teko itu.
Ibu terkejut .. di dalam nya banyak sekali bulu ayam kecil kecil yang entah masuk dari mana menurut ibu . Dan banyak hewan hewan kecil berkeliaran di dalam air itu.
Ibu membuang semua air itu.
"Kan aku gak punya ayam,,, kok bisa banyak bulu ayam kecil kecil di sana... lagian kalo ayam tetanga. Gak mungkin bisa terbang masuk ke dalam teko bulu nya".
Meskipun merasa kejadian itu di luar nalar.
__ADS_1
Ibu tetap merasa bersyukur atas pertolongan Allah pada nya.
Next ngak