
Posisi asrama tepat berada di belakang bangunan sekolah. Jadi, kami menyetrika baju sambil melihat pemandangan bagian belakang bangunan sekolah yang gelap karena lampu kelas tidak dinyalakan.
Lampu jalan pun tidak ada sama sekali. Jadi bisa dibayangkan, di depan asrama keadaannya benar-benar gelap gulita.
Kembali kepada Amin dan aku yang sedang menyetrika. Saat sedang asik menyetrika, aku melihat di bawah ada bayangan orang yang berjalan pergi menjauhi asrama. Kami berdua mengenalinya. Sebut saja namanya Yahya.
Selesai berbincang, orang itu pergi menjauhi asrama melewati bangunan sekolah yang gelap gulita.
Kami pun melanjutkan kegiatan menyetrika sampai tiba-tiba dari dalam kamar ada seorang teman bertanya kepada Amin.
Cerita Horor Pendek
Kisah ini di alami oleh pendik
“Min, kamu mengobrol dengan siapa?” tanyanya.
“Si Yahya,” jawab Amin singkat.
“Hah? Dia sudah pulang tadi siang ke Jakarta.”
Aku baru ingat, Yahya memang pulang dijemput oleh keluarganya.
__ADS_1
“Ah masa? Lalu yang berbicara denganku barusan siapa?”
Pertanyaan Amin itu kemudian menjadi akhir dari kegiatan kami menyetrika dan kami pun buru-buru masuk ke dalam kamar sementara baju-baju kami biarkan bercecer di meja setrika.
Biarlah, nanti pagi dibereskan dan malam itu kami tidur berdempetan di kasur sempit karena ketakutan.
Manusia Juga Bisa Menjilat
Seorang gadis sendirian di rumah suatu malam, untuk pertama kalinya. Dia punya anjing untuk menemaninya. Gadis itu mendengarkan berita tentang seorang pembunuh berantai yang berkeliaran. Dia pergi tidur setelah mengunci semua pintu, namun ada satu jendela masih terbuka.
Ketika suara tetesan terus berlanjut, dia pergi untuk memeriksa keran di dapur, kamar mandi dan di mana-mana tetapi tidak menemukan apa pun.
Dia kembali ke kamarnya dan meletakkan tangan ke bawah lagi untuk dijilat anjing. Suara tetesan terus berlanjut dan gadis itu terlalu takut untuk tertidur. Tapi ketika tangannya dijilat dari bawah tempat tidur, dia perlahan tertidur.
Di pagi hari, ketika dia membuka lemari, dia menemukan anjingnya terbunuh dan digantung terbalik. Suara tetesan itu berasal dari darah anjing itu.
Di pintu lemari, dia melihat pesan – “Manusia juga bisa menjilat”.
__ADS_1
Kisah Seram Penumpang
Penulis: Jan Harold Brunvand
Seorang pria mengemudi pulang larut malam ketika dia melihat seorang gadis meminta tumpangan. Gadis cantik itu mengenakan gaun putih yang indah.
Pria itu memberikan tumpangan padanya dan mereka memulai percakapan yang menarik. Dia menurunkan gadis itu di rumahnya.
Keesokan harinya, saat mengemudi untuk bekerja dia memperhatikan bahwa gadis itu secara kebetulan telah melupakan sweater di mobilnya.
Dia berkendara menuju rumah si gadis untuk menyerahkan sweater. Seorang wanita tua membuka pintu ketika dia membunyikan bel.
Dia menceritakan kejadian yang terjadi tadi malam dan memberikan stiker kepada wanita itu.
Wanita itu menolak dan terlihat bersedih dan sedikit aneh.
Pria itu menanyai wanita itu lagi. Dia kaget ketika wanita itu mengatakan itu adalah sweater putrinya yang meninggal dalam kecelakaan mobil beberapa tahun lalu
__ADS_1
Amin lalu memanggilnya sambil agak berteriak karena kami ada di lantai yang berbeda. Yahya pun menyahut. Terjadilah percakapan singkat antara keduanya tapi aku lupa apa isi perbincangannya.