Sebening Air Mata Dara

Sebening Air Mata Dara
Postingan di Media Sosial


__ADS_3

Selesai melihat matahari terbenam, Bryan mengajak Dara berdiri lalu dipeluknya tubuh ramping istri nya. Bahkan Dara membalas pelukan suami nya dengan sangat erat. Suasana di pantai mulai gelap. Kedua nya lalu melepas pelukan nya dan tersenyum lebar.


Bryan merangkul istri nya dan membawa nya ke mobil untuk kembali ke hotel. Tiba di kamar hotel keduanya bergegas mandi. Bau keringat dan sengatan matahari seharian membuat kedua nya sangat gerah. Bryan keluar kamar mandi terlebih dulu, setelah mengeringkan badan dan rambut nya kemudian bergegas memakai baju. Bryan memilih kaos tanpa lengan dan celana pendek agar terlihat santai. Sedangkan Dara masih melakukan ritual mandi nya dengan luluran.


Bryan membuka balkon kamar hotel, berdiri di sana sebentar untuk menikmati suasana di luar yang sangat ramai. Kemudian berjalan ke dalam kamar nya. Rupa nya Dara juga belum keluar dari kamar mandi. Bryan lalu merebahkan tubuh nya di ranjang dan mengambil ponsel nya. Membuka aplikasi hijau nya lalu beralih mengecek email nya barangkali ada pesan masuk dari rekan bisnis nya meskipun di hari minggu seperti ini.


Beberapa saat kemudian dengan handuk yang melilit di badan Dara keluar dari kamar mandi. Mengeringkan rambut nya yang basah dengan handuk kecil lalu menyalakan hair dryer. Setelah agak kering lalu menyisir rambutnya. Malam ini Dara membiarkan wajah nya tanpa make up sebab tak ada rencana untuk keluar. Dara merasa capek dan hanya ingin menghabiskan malam ini di dalam kamar saja.


Dengan segera Dara memakai baju santai dan naik di atas ranjang disebelah suami nya.


" Aduh Yang, rasanya seharian berkeliling pantai capek banget" ucap Dara lalu menyandarkan kepala nya di paha suami nya.


Bryan mengelus puncak kepala Dara. "Terus mau apa, dipijit ?" tanya Bryan dan Dara menggeleng.


" Laper Yang, tapi pesen makan aja. Kita makan di sini saja ya." ujar Dara. Tentu Bryan akan menuruti nya.


Bryan lalu menghubungi pihak restoran untuk memesan makanan dan meminta nya untuk membawa ke kamar nya.


Tak lama kemudian bagian delivery order datang membawa pesanan mereka.


Tok.. Tok... Tok..


Terdengar pintu kamar nya di ketuk, Bryan memindahkan kepala Dara yang berada di pangkuan nya ke bantal. Lalu berdiri dan membuka pintu.


" Ini tuan, pesanan anda " ucap pegawai restoran.


Bryan menerima nya " Terima kasih " lalu menutup kembali pintu kamar nya kemudian menaruh makanan nya di meja.


" Ra, ayo kita makan " titah Bryan dan Dara segera bangkit dari posisi berbaring nya.


" Sayang, kita makan nya di balkon saja gimana. Sambil menikmati udara luar dan keindahan suasana malam hari di sekitar sini" pinta Dara dan Bryan hanya mengiyakan.


Dara membawa makanan dan minuman nya lalu menaruh di meja yang ada di balkon. Lalu kedua nya mendudukan diri. Bryan sengaja memesan berbagai makanan dan hidangan penutup. Mini dinner yang cukup romantis meskipun dadakan.

__ADS_1


Setelah selesai makan Dara membereskan sisa makanan nya. "Sayang, kita ke dalam saja ya udara di luar dingin" ucap Bryan dan Dara menuruti nya. Setelah menutup pintu balkon Bryan dan Dara naik ke ranjang nya. Bryan merebahkan diri nya sedangkan Dara masih bersandar untuk memainkan ponsel nya. Dara mengotak atik benda pintar milik nya itu.


Dibuka nya akun sosial media milik nya dan di upload nya foto-foto momen bahagia nya selama berbulan madu. Mulai dari kejutan cincin dan kalung berlian waktu dinner di taman, kegiatan nya di pantai seharian tadi. Tak ada momen yang terlupakan. Semua terabadikan dalam kamera ponsel nya.


Ting..


Ting...


Ting...


Terdengar banyak notifikasi masuk di ponsel Dara.



Disukai oleh Bryan.adi dan 2.040 lain nya


Bastian.putra Wow pak bos selamat berbulan madu


Loly.cantik21 uwuh... sweet banget.jangan lupa oleh oleh nya 😁


Cici.poetry Semoga cepat dapat momongan


Mahendra.Pradana Selamat berbahagia putra dan menantu ku


Sinta.dewi Semoga @Mahendra.Pradana segera di kasih cucu 🥰


Foto bahagia dan mesra yang ia upload rupa nya banjir like dan komentar dari teman, sahabat dan orang-orang terdekat mereka. Ucapan selamat dan doa doa positif mereka berikan untuk pasangan muda Bryan dan Dara. Lain hal nya dengan dua anak manusia berbeda jenis yang masih sekandung itu. Siapa lagi kalau bukan Alexander dan Nayla Mabella.


Di dalam kamar nya Alex yang membaca postingan itu tak berniat untuk berkomentar apapun. Putra Melinda ini justru membanting ponsel yang baru dipegang nya. Layar yang menampilkan kemesraan wanita yang dicintai nya bersama adik tiri nya itu membuat darah nya mendidih. Ntah Alex bodoh atau gimana, jelas Dara bukanlah gadis single yang bisa ia kagumi dan cintai. Tapi istri saudara tiri nya. Rupa nya Alex tak peduli status itu. Keinginan nya semakin kuat untuk untuk membuat Bryan menderita. Rasanya tak adil jika hanya mama nya saja yang menanggung ini semua.


Berbeda dengan Nayla yang sudah melancarkan aksi nya untuk mendapatkan hati Bryan. Rupa nya Alex diam diam bersikap baik di hadapan Mahendra untuk merebut kembali hati nya. Dia belajar dari Mama nya, tak ingin bertindak gegabah yang akan berbalik pada diri nya sendiri. Dan harus berakhir di jeruji besi itu.


Sedangkan di kontrakan Bella, wanita ini kembali menjerit tak terima dengan kemesraan yang Dara unggah di media sosial nya. Bahkan Bella tak tahu jika sabtu minggu ini mereka pergi berbulan madu.

__ADS_1


" Dasar wanita sok cantik "


" Kamu pasti guna-guna Bryan kan sampai dia bertekuk lutut seperti ini "


" Astaga, dengan cara apalagi aku harus merebut nya" ucap Bella dengan menjabat rambut nya frustasi.


...****...


Keesokan hari nya....


Pagi ini Bryan dan Dara bangun lebih pagi, sebab semalam kedua nya tidur lebih awal. Setelah mandi dan berganti baju kedua nya diantar supir menuju ke pusat perbelanjaan dan oleh oleh makanan terbesar di pulau itu.


Setelah pak supir memarkirkan mobil nya, Bryan dan Dara keluar dari mobil lalu masuk ke dalam nya. Dara terpana dengan banyak nya makanan khas daerah sini yang berjajar rapi dengan berbagai jenis. Kedua nya memilih jajanan apa saja yang akan mereka beli. Ini adalah hari terakhir mereka berlibur. Dan nanti sore mereka harus kembali ke Jakarta.


Sebelum kembali ke hotel mereka mengunjungi rumah kuliner yang menyediakan masakan khas daerah situ. Makanan yang paling menggoda dan merupakan menu andalan di rumah kuliner itu adalah sate lilit.



Bryan memesan beberapa porsi makanan untuk menu makan siang mereka kali ini.


" Sayang banyak banget " ucap Dara setelah pesanan mereka sampai.


" Nggak apa-apa Yang. Makanlah biar kamu sehat dan program hamil berjalan lancar" seru Bryan dengan senyum lebar. Kedua nya makan dengan lahap. Setelah puas dengan jalan jalan hari ini mereka kembali ke hotel dan mempersiapkan keberangkatan mereka nanti sore.


Setelah menempuh perjalanan setengah jam. Kedua nya sudah sampai di kamar hotel. Dara menarik koper nya dan menata baju nya dan suami nya dengan rapi. Bahkan oleh oleh yang dibeli nya kemarin di pantai dan yang mereka beli di pusat perbelanjaan hari ini sudah mereka kemas dengan rapi dibantu dengan pak supir.


" Semua sudah beres Yang" ucap Dara dan Bryan mengangguk dengan senyum.


" Kamu bahagia " tanya Bryan


" Iya aku sangat bahagia " jawab Dara lalu memeluk erat tubuh pria tampan nya ini. Bryan mendekap tubuh wanita nya lalu menghujani dengan kecupan bertubi-tubi.


" Aku pasti kangen tempat ini Yang"

__ADS_1


__ADS_2