
Semua orang pulang dari kampus Tania dan Yoona berjalan kaki berdua karena Ishita harus mengikuti suaminya dan kedua orang tua Ishita juga sudah pulang ke kampung.
"Yoo.. Bentar lagi lu gak sendirian" Tania
"Hah! Kenapa?" Yoona
"Lu kan bentar lagi nikah nih! Pasti gak sendirian pasti ada temennya kemana mana " Tania
"Lah kenapa, emang namanya juga sudah menikah pasti selalu bersama dong " Yoona
"Ishh.. Lu gak kasian sama gue nih " Tania
"Makanya cari pacar dong " Yoona
"Gak ada yang mau sama gue, orang gue gak menarik, dibanding wanita wanita lain " Tania lesu.
"Ck! Mulai deh insecure pasti ada Tan.. Tunggu aja mungkin lagi diembat cewek lain " Yoona terkekeh
"Iya kali ya.. Mungkin jodoh gue lagi sama cewek lain " pikir Yoona "eh tapi kalau dia gak balik balik gimana dong " tambahnya
"Ya makanya samperin dia, lu cari dah sampai ke ujung dunia pun kalau jodoh lu udah deket ya pasti deketin elu juga" Yoona memberi pengertian
Tak terasa mereka berjalan sambil berbincang bincang mereka sudah sampai di kost, orang tua Yoona dan juga bibi Sari sedang menunggu mereka datang.
"Kalian sudah pulang " ucap bibi Sari
"Sudah bi.. " ucap mereka berdua
"Loh. Ishita mana ?" ucap ibu Yoona
"Ia sudah pulang kerumah suaminya bu" Yoona
"Eh gak nyangka kalau diantara kalian yang nikah duluan Ishita, pasalnya ia gadis pendiam dan tidak pernah deket sama cowok tuh pas di kampung." kekeh ibu Yoona
"Iya tuh.. Dulu nih bu, aku sempet kaget kalau dia sudah nikah, apalagi nikahnya sama Pak Rendy, si dosen viral di kampus." Yoona
"Iya.. Padahal saat aku bertemu pak Rendy aku langsung suka sama dia bi. eh ternyata dia sudah menikah, menikahnya sama temenku sendiri pula" Tania
"Hahahhaha.. kamu sekali suka sama orang malah suka sama suami temannya sendiri " ucap ibu Yoona
"Namanya juga belum tahu bu."kekeh Tania
****
Tak terasa hari sudah menjelang sore, Yoona, Tania, bibi Sari dan Ibu Yoona sedang mempersiapkan makan malam nanti, saat para wanita sedang didapur Ayah Yoona sedang duduk di teras sambil meminum secangkir kopi nya.
Afgan datang ke kost'an menyapa Ayah Yoona, memang Afgan sudah sedari dulu akrab sama orang tua Yoona sejak Afgan menjemput mereka ke kampung untuk memberi kejutan pada Yoona tiga tahun yang lalu.
Ia berbincang bincang dengan calon ayah mertuanya. Sampai tak mereka sadari bahwa hari sudah mulai petang, lalu Yoona memanggil Ayahnya ia dikejutkan dengan Afgan yang sudah ada di depan.
"Loh. Kamu disini, sejak kapan ?" tanya Yoona pada Afgan
"Em..kurang lebih satu jam yang lalu " jawab Afgan
__ADS_1
"Ayuk masuk kita makan bersama" ajak Yoona kepada Afgan
Ayah Afgan sudah berjalan duluan kedalam rumah, Yoona bersama Afgan masih di teras, Afgan memandang Yoona tidak biasa
"Kenapa kamu, cengar cengir" ketus Yoona
"Nanti ikut ke apartemen ya.. Mama kangen kamu katanya" Afgan sambil meraih tangan Yoona
"Boleh, nanti ibu sama ayah mau pulang, nunggu mereka pulang dulu ya. " ucap Yoona
"Siap Nya.. " ucap Afgan sambil mencubit pipi Yoona
Tak mereka sadari, bahwa Tania melihat kemesraan mereka berdua.
"Duh.. Jiwa jombloku meronta ronta" ucap Tania sambil menutup matanya dengan kedua tangannya.
Yoona dan Afgan terkejut langsung membuang muka, mereka merasa malu, padahal sebentar lagi mereka akan resmi menjadi pasangan suami istri tetapi mereka masih malu malu kucing tidak seperti pasang kekasih pada umumnya.
"Ayo makan " ucap Yoona pada Tania dan mengacuhkan Afgan.
Mereka masuk kedalam rumah menuju ruang makan dengan Afgan yang mengikuti dari belakang.
"Sore bu.. Sore bibi. " sapa Afgan
"Selamat sore nak.. Sudah lama ya disini " ucap bibi Sari
"Gak lama kok bi. " jawab Afgan lalu ia duduk dikursi
Mereka semua makan dengan tenang tanpa ada suara seorang pun. Setelah selesai makan orang tua Yoona bersiap siap akan pulang ke kampung.
"Ayah.. Hati hati ya. Jaga ibu baik baik" ucap Yoona sambil memeluk ayahnya.
"Iya pasti nak. Jaga diri kamu baik baik" ucap ayah sambil mengelus rambut Yoona. " jaga putriku baik baik Gan. Walaupun masih belum tanggung jawabmu setidaknya kamu harus belajar." ucap ayah kepada Afgan
"Tentu yah.. Akan selalu kujaga putri ayah ini " gemasnya
Kedua orang tua Yoona sudah melenggang pergi dari area kost, Yoona masih menatap nanar kepergian mobil yang membawa ayah dan ibunya.
"Mau berangkat sekarang apa nanti?" tanya Afgan
"Sekarang aja " jawab Yoona "tak ambil tas dulu" tambahnya
"Iya. " lalu Yoona pergi kedalam rumah mengambil tasnya. Yoona berpamitan kepada Tania dan juga bibi, Afgan dari orang tua Yoona masih disini, ia sudah meminta izin pada mereka akan membawa Yoona ke apartemennya.
Yoona menghampiri Afgan yang sudah di mobilnya
"Yuk berangkat." ucap Yoona
"Ayo." jawab Afgan lalu ia menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya.
Karena Mama mertua Yoona suka makan mie ayam jadi pas mereka melewati abang tukang mie ayam itu, Yoona meminta berhenti sebentar.
"Berhenti sebentar yang. " ucap Yoona
"Kenapa?" Afgan
__ADS_1
"Aku mau bawain oleh oleh buat ibu mertuaku" ucap Yoona lalu membuka pintu mobil dan berjalan ke tukang mie ayam.
"Bang beli mie ayam ceker tiga porsi ya.. Dibungkus " ucap Yoona
"Siyap mbak, silahkan duduk dulu" ucap abang mie ayam mempersilahkan Yoona.
Kemudian Afgan menyusul Yoona ia duduk disamping Yoona.
Sambil mengantri Afgan memandangi Yoona begitu lekat, Yoona Menyadari itu langsung salah tingkah
"Ck! Jangan gitu napa" ucap Yoona sambil memalingkan wajah Afgan
"Aku gak nyangka kita bentar lagi nikah " kekeh Afgan
"Masih lama. masih kurang tiga bulan lagi " jawab Yoona
"Iya gak papa, yang penting kita akan segera menikah" Afgan
"Iya.. Terserah kamu yang " jawab Yoona
Setelah pesanan Yoona selesai, mereka melanjutkan perjalanan mereka, setelah beberapa menit mereka sampai di lobi apartemen tempat tinggal Afgan dan Mamanya.
Memang mama Afgan tinggal bersama Afgan sendiri , mengingat papa Afgan lebih memilih tinggal dirumah istri keduanya yang tak lain adalah adik sepupunya mama Afgan.
Setelah mereka sampai di depan tempat tinggal Afgan, Afgan memencet password-nya dan membuka pintu rumahnya, mama sedang menonton tv diruang tamu
Saat anaknya datang mama Afgan langsung menyambut Afgan
"Loh. Ini menantu mama ikut pulang juga " ucap mama Afgan
"Iya ma.. Selamat malam, apa kabar?" sapa Yoona
"Baik nak.. Sini sama mama" ucap mama sambil melambaikan tangannya memanggil Yoona. Yoona menghampiri ibu mertuanya
"Kamu bawa apa nak? " ucap mama Afgan yang melihat Yoona bawa tas kresek dan tercium bau enak
"Aku bawa mie ayam kesukaan mama, kita makan bersama" ucap Yoona sambil menunjukkan tas kreseknya yang berisi mie ayam.
Mereka sudah berjalan duluan meninggalkan Afgan yang masih mematung ditempat,
"Lihatlah kalau mama sudah bertemu menantunya, anaknya sendiri ia lupa " ucap monolog Afgan lalu mengikuti kedua wania yang ia cintai.
Setelah makan mie ayam bersama, Yoona memberi tahukan kepada mama Afgan kalau ia mendapatkan panggilan dari salah satu hotel bintang lima milik papa Afgan yang dipegang anak angkatnya.
"Jadi kamu akan bekerja disana" ucap mama kepada Yoona
"Iya ma.. Kalau mama izinkan Yoona akan bekerja disana, setelah menikah dan punya anak, Yoona nanti resign dari hotel "jelas Yoona
"Itu terserah kamu aja, kamu yang tentuin masa depan kamu" jawab mama Afgan
"Nyamannya kamu aja Yang" sahut Afgan
.......
__ADS_1
Bersambung..