
Ren menatap tidak percaya dengan ucapan Oom Jake nya. Padahal aku nyanyi kan buat tamu yang menembak pacarnya kenapa jadi aku yang diajak married?
Suasana hening pun berlangsung lumayan lama melihat kedua orang itu saling menatap dengan rasa berbeda. Si gadis menatap tidak percaya, sedangkan si pria matang itu menatap dengan serius dan jangan lupakan dua pria Asia muda lainnya yang menatap horor dan judes ke arah pria matang itu.
POV Jake Ishihara
Jake Ishihara, pria blasteran Jepang-Amerika itu adalah asisten dari Rayden Takahashi sejak usianya 21 tahun. Rayden adalah pria yang sulit diurus karena sering seenaknya sendiri dan Jake direkrut oleh Abe Takahashi karena melihat potensi pria tampan itu. Bersama dengan Rafli Hermawan yang orang Indonesia asli, mereka berdua menjadi bayangan Rayden.
Jake dan Rayden berselisih usia empat tahun sedangkan Rafli dua tahun diatas Jake dan dua tahun dibawah Rayden. Ketika Rayden akhirnya menikah dengan Kara Gantari, Jake sangat bersyukur boss yang juga sahabatnya mendapatkan tambatan hati hingga tragedi menimpa keduanya.
Jake dan Rafli adalah saksi bagaimana hancurnya Rayden dan Kara ketika harus kehilangan Boy, putra pertama mereka. Sampai Kara harus pergi meninggalkan Rayden untuk menata baby bluesnya, Jake dan Rafli lah yang menemani pria itu di India.
Ketika Kara melahirkan kedua anak kembarnya setelah kembali bersama dengan Rayden, Riku dan Ren, Jake berusia 26 tahun.
Jake terkesima melihat bayi perempuan cantik itu dan sejak Ren lahir, dia berjanji akan selalu melindungi princess Takahashi itu. Jake selalu menyimpan perasaan itu dengan rapat hingga Hyung-woon datang ke rumah keluarga Takahashi yang mengatakan bahwa dia menyukai Ren, membuat Jake meradang.
Beraninya anak ingusan itu mendekati Ren.
Jake tidak berani meminta Ren untuknya ke Rayden karena dia tahu perasaan Ren kepadanya sebatas keponakan dan Oom. Dirinya benar-benar mencintai gadis cantik itu entah sejak kapan perasaan itu muncul.
Dan hari ini, malam ini, ketika seorang pengunjung ingin menyanyikan lagu untuk pasangannya untuk menikah dengannya dan Ren dengan senang hati menyanyikannya.
Jake pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
Will you, will you
Will you marry me, Boy
Will you marry me...
"I will marry you Ren!"
POV End
__ADS_1
Ren turun dari tempat dirinya bermain piano dan menghampiri Jake dengan tatapan tidak percaya serta sedikit... marah. Hyung-woon dan Hidetoshi pun mengikuti gadis itu.
"Oom Jake, ikut aku!" perintah Ren. "Hide! Ruanganmu mana?"
Hidetoshi mengedikkan kepalanya meminta Ren beserta Jake dan Hyung-woon ikut dirinya. Keempatnya sampai ke ruangan milik Hide yang kedap suara. Pegawai Hide yang mengambil alih acara malam itu.
Di dalam ruang kerja Hidetoshi, Ren menatap ketiga pria itu dari kursi kebesaran Hidetoshi dan yang paling dia tatap tajam adalah Jake Ishihara.
"Oom Jake! Jelaskan pada Ren. Apa maksud Oom?" tanya Ren dingin.
"Maksud Oom jelas kan? Oom akan menikahi mu."
Ren memegang pelipisnya. "Tapi Oom itu sudah Ren anggap sebagai Oom Ren, tidak lebih."
"Oom Jake, please deh. Ren itu beda jauh usianya sama Oom. 26 tahun lhoooo" ucap Hidetoshi yang merasa tersaingi dengan pria matang itu.
"So? Apa nggak boleh?" tantang Jake.
"Sekarang gini saja. Kita bertiga sama-sama suka Ren, sama-sama mencintai Ren. Biarkan Ren memilih." Hyung-woon menatap gadis yang tampak bingung itu.
"Aku antar Ren" tawar Jake.
"No Oom. Aku hanya ingin pulang sendiri." Ren pun berjalan keluar ruangan Hidetoshi.
"Aku antar pulang Ren. Aku sudah berjanji dengan Daddymu." Hyung-woon membukakan pintu kantor dan menghela gadis itu keluar.
Ren pun berjalan beriringan bersama Hyung-woon dan seorang pelayan membawakan tas dan jaket milik Ren yang diserahkan ke gadis itu. Hyung-woon membantu Ren mengenakan jaketnya dan perbuatannya tidak lepas dari pandangan Jake dan Hidetoshi yang geram.
Brengseeeekkkk!
***
Hyung-woon menghela nafas panjang. Sejak pertama melihat Ren, aku memang sudah tertarik. Pria itu melirik ke arah gadis yang masih tampak termangu atas semua kejadian tadi.
Orang jatuh cinta itu tidak dapat mengontrol perasaannya. Kalau panah amor sudah memanahnya, tidak ada yang bisa melepaskan kecuali jika dirinya sendiri yang melepaskan.
__ADS_1
Just so you know
This feeling's takin' control of me
And I can't help it
I won't sit around
I can't let him win now.
Hyung-woon teringat kata-kata Jesse, roommate nya ketika membuat puisi untuk cewek yang diincarnya, membuatnya semakin kuat untuk mengambil hati Ren. Apapun akan aku lakukan agar perasaan Ren hanya untukku! Tidak dengan Hidetoshi maupun Jake Ishihara.
Pria Korea itu melirik ke arah Ren yang menyandarkan kepalanya di jok mobil milik Hyung-woon.
"Are you okay Ren?" tanya Hyung-woon.
"No..." jawab gadis itu dengan suara serak.
"Do you want something?"
"Just bring me home, Hyung-woon."
Hyung-woon pun menyetir mobilnya menuju rumah keluarga Takahashi.
Just be with me, Ren.
***
Yuhuuu Up Malam Yaaaa
Masih menggalau Ren sama siapa nih enaknya. 😅😅😅
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️