Si Culun Dengan Mata Ke-2

Si Culun Dengan Mata Ke-2
Keanehan Di Toilet


__ADS_3

**✿❀🌷❀✿**


Setelah Safa pergi dari hadapan mereka bertiga barulah semua tubuh seakan kembali berfungsi dan bisa bergerak leluasa. Mereka saling berebut nafas karena merasa kehabisan stok oksigen di dalam paru-paru pada. Ini sangat aneh tetapi inilah yang terjadi dan mereka tidak tahu apa sebabnya.


Tubuh seakan sakit semua bahkan rasanya otot-otot dan juga tulang saling melepaskan diri, rasanya sungguh menyakitkan dan ini adalah hal baru dan pertama kali untuk mereka.


"Buset, kenapa tubuhku rasanya sakit semua seperti digebukin begini?" ucap Angelina yang mengeluh.


"Iya, kamu benar aku juga merasa hal yang sama semuanya sakit seperti tertimpa sesuatu yang berat, bahkan tadi rasanya seperti di cengkeram erat dan tak bisa bergerak. Ini sungguh aneh apa mungkin ada sesuatu yang dilakukan oleh Safa ya?" ucap Renata curiga


"Tapi apa yang Safa lakukan, kelihatannya dia tak melakukan apapun?" Bianca juga sama keheranan.


"Kita harus cari tau," begitu semangat Angelina untuk mencari tahu apa yang terjadi dan apa yang mungkin Safa lakukan.


Mereka bertiga bergegas berjalan menuju kelas, mereka bertiga harus bersikap begitu baik supaya tidak dicurigai oleh semua orang bahkan diri mereka juga mendapatkan sanjungan dari para guru kalau mereka benar-benar sudah berubah. Itulah yang menjadi target utama mereka bertiga.


**✿❀🌷❀✿**


Pelajaran berjalan seperti biasanya sama-sama fokus dan saling mendengarkan apa yang dijelaskan oleh guru apalagi Safa? Dia yang ketinggalan pelajaran selama satu bulan harus bisa mengejar ketinggalan tersebut supaya dia bisa mendapat nilai yang bagus saat ujian besok.


Beberapa teman memang terlihat senang karena Safa sudah kembali masuk sekolah tetapi juga ada beberapa teman yang masih saja acuh dan tidak menyukai kehadirannya.


Tetapi, semua itu tidak diperdulikan oleh Safa karena yang terpenting dia tidak mengganggu mereka dan juga tidak membuat masalah. Bukankah niat utama Safa datang ke sekolah adalah untuk belajar bukan? Jadi apapun yang mereka lakukan itu adalah mereka dan Safa menghargai itu. Ya! Selama mereka tidak membuat gara-gara juga padanya.


Safa memejamkan mata karena tiba-tiba merasa pusing, menghentikan pergerakan tangan yang tengah menulis di atas buku.


Namun ada sesuatu yang tiba-tiba melintas di ingatannya. Meski tidak begitu jelas tapi dia melihat ada seorang perempuan yang terus terguling di tangga sekolah kerja sampai bawah dan pot yang terbuat dari tanah liat itu pecah di atas kepalanya.

__ADS_1


Safa seketika terperanjat melihat semua itu di dalam ingatannya, matanya seketika terbuka dengan lebar juga jantung yang terus berdetak kencang dan membuat nafasnya tersengal hingga membuatnya begitu sesak.


Begitu susah Safa bernafas dadanya naik turun dengan tangan langsung mengelus bahkan memijat dadanya sendiri. Sapa Juga terus beristighfar.


"Safa, kamu kenapa?" Tanya guru yang kebetulan pas menoleh.


Semua teman menjadi menoleh ke arah Safa mereka juga sangat terkejut melihat apa yang terjadi kepada Safa.


Guru langsung berjalan cepat ke arahnya dan mengelus punggung Safa sementara Zian yang duduk sebangku dengan siapa langsung mengambil minum dan menyodorkannya kepada Safa.


"Minum dulu, Fa," ucap Zian.


Safa juga langsung menerima minum tersebut dari Zian tentu masih dengan bantuannya.


Kembali Safa berusaha untuk membuat nafasnya teratur meski terasa sangat susah namun akhirnya dia berhasil dan semua kembali seperti semula.


"Alhamdulillah, Saya sudah tidak apa-apa, Bu," Jawab Safa.


"Terima kasih ya Zian," Kini Safa menoleh ke arah Zian Dia sangat berterima kasih karena mau membagi minumannya.


Safa pikir Zian akan seperti dulu selalu mengabaikannya dan juga tidak peduli dengan apapun yang terjadi kepada dirinya tetapi ternyata sekarang tidak Dia peduli.


"Hem," Zian hanya mengangguk kecil, meski dia sudah lebih baik namun tetap saja dia masih dingin kepada Safa. Entah kenapa semua siswa begitu menjauhinya padahal dia sama sekali tidak pernah melakukan kesalahan juga tidak pernah membuat masalah.


"Kita mulai lagi pelajarannya kalau begitu," Bu guru kembali maju ke depan.


Semua kembali fokus begitu juga dengan Safa dia tidak mau melewatkan semua pelajaran yang diberikan oleh guru hari ini saya tidak mau semakin banyak ketinggalan pelajaran.

__ADS_1


**✿❀🌷❀✿**


Safa merasa aneh saat dia berada di dalam toilet sendiri. Padahal saat dia masuk dia memastikan bahwa tidak ada yang lain yang masuk di toilet lain hanya dia saja yang datang.


Tetapi, Safa mendengar ada suara seperti orang yang tengah bermain air dengan terus menyalakan dan mematikan keran. Safa begitu penasaran dia keluar dari toilet yang dia tempati dengan memberanikan diri dia membuka satu persatu toilet yang ada di sana.


Satu, dua, tiga bahkan toilet ke empat yang salah bukan kosong tidak ada orang dan air juga tidak menyala tetapi masih ada suara yang begitu jelas dengan memainkan keran.


"Siapa! Siapa!" Teriak Safa begitu keras.


Safa memang takut bahkan dia sangat takut dengan keanehan yang dia alami saat ini. Safa juga merasa saat bingung dengan dirinya sendiri kenapa hari-hari ini dia selalu mengalami hal-hal aneh bukan hanya di sekolah bahkan di rumah sendiri di dalam kamarnya sendiri.


"Siapa!? Siapa!?" Safa terus berteriak dia juga melangkah dengan sangat pelan dengan penuh keraguan membuka satu persatu pintu toilet yang tidak terkunci, tetapi dia belum mendapatkan jawaban dia belum tahu siapa yang bermain keran.


Safa sangat takut dia juga sudah gemetar dengan keringat yang terus keluar bulu kuduk juga sudah berdiri dia begitu merinding saat ini.


Hingga akhirnya tinggal satu pintu saja yang belum Safa buka. Dengan tangan gemetar perlahan memegang gagang pintu dan dia ingin mendorongnya.


Matanya terus terbuka tidak berkedip dia benar-benar memberanikan diri karena dia sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya ada di sana. Siapa yang mengganggunya.


"Siapa?! Siapa!?" Selalu Safa berteriak namun tetap tidak mendapatkan jawaban dari siapapun karena memang tidak ada siapapun.


Namun ketika pintu berhasil terbuka pelan hingga terlihat di dalamnya Safa langsung menjerit.


"Akk!!!" Teriak Safa dan langsung berlari tunggang langgang meninggalkan toilet itu, jelas ada sesuatu yang dia lihat dan itu pasti sangat mengerikan. Tapi apa?


**✿❀🌷❀✿**

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2