Simpanan Bapak Kost

Simpanan Bapak Kost
Eps 55 | Aku Sudah Tahu


__ADS_3

...----------------...


"Kenapa Om? Kaget yah, saya sudah tahu semuanya, kenapa?" tanya Troy pada Aksa.


Aksa membuang muka, ia berusaha mencari alasan untuk ini. "Jangan omong kosong, Danta!"


"Omong kosong apanya, Om pikir selama ini saya diam saja, saya sudah mengetahui semua, dan Abraham sendiri yang memberitahukannya kepada saya!"


"Tentang?"


"Om adalah orang yang menghamili Mama Gralind, dan Gralind adalah anak hasil Partner Swing kalian, karena Tania tergila-gila dengan Abraham, Om berjanji akan memberikan hak Gralind sebagai anak kandung jika Abraham mau menikahi Tania!" ujar Troy. "Kalian berdua membuat perjanjian, jika Tania bisa tetap menikah selama sepuluh tahun, maka Harta keluarga Om akan diberikan delapan puluh persen untuk Gralind!"


Aksa kembali diam, Troy berjalan ke arah Aksa. "Karena Om takut, Abraham bisa memenuhi janjinya untuk tetap menikahi Tania, Om berusaha menyingkirkan Gralind, tapi yang Om tabrak malah Ibu Gralind, dan semua itu terjadi di depan mata saya! Om!"


Aksa semakin tertegun, Troy diam-diam sudah mengetahui semuanya, Troy sudah menatap semua alurnya.


"Karena gagal menyingkirkan Gralind, Om malah menyekap Abraham selama bertahun-tahun, dan memalsukan kematiannya agar dimata Hukum, Tania bisa menjanda tanpa di talak Abraham, karena Om takut Lawyer bayaran Om menuding Om melanggar aturan pernikahan sepuluh tahun, Om malah menikahkan saya dengan Tania untuk mengisi kekosongan posisi Abraham untuk melanjutkan pernikahan sepuluh tahun itu kan?" Final Troy menjelaskan semuanya kepada Aksa, Troy sudah meledak, dia sudah muak dengan semuanya.


Troy mendudukkan diri di sofa, ia mengusap wajahnya kemudian menyugar rambutnya seolah baru saja mengungkap semua dosa besar.


"Jadi kamu mau apa? Kamu mau mengatakan ke Gralind kalau Om yang menabrak Ibunya, ingat kamu ada dalam kejadian itu, kamu bisa jadi sasaran dendam Gralind!"


"Tidak peduli! Jika saya harus mati karena sebuah kejujuran yasudah, saha tidak ingin menyimpan sebuah kebohongan untuk kepentingan pribadi, Om Aksa!" jawab Troy.

__ADS_1


Mata Aksa menatap tajam Troy, begitupun sebelumnya, mereka kini terlibat sebuah tatapan yang sangat sengit, sebuah tatapan musuh yang akan meledak.


"Kamu sadar! Kamu itu penjahat!"


"Memang! Tidak ada yang benar-benar baik didalam cerita ini Om! Tapi yang benar-benar kejam disini adalah Om! Om tega!"


"Oke! Jika itu mau kamu, Om anggap kamu menabuh genderang perang kepada Om, Om bisa saja melakukan hal yang nekat, jaga baik-baik orang yang kamu sayangi!" Aksa mengancam kemudian berjalan keluar dari kamar hotel itu meninggalkan Troy.


Troy kembali duduk di sofa dalam keadaan frustrasi, dia menatap dirinya sendiri di cermin yang ada di samping sofa kemudian memberikan pukulan ke cermin itu.


"ARGH!"


PRANG!


Dia berusaha menenangkan dirinya sendiri, dia harus siap menghadapi Aksa sekarang, dia harus siap melakukan ini, dia meraih ponselnya dan menelepon Gralind.


"Halo?"


Troy tidak langsung menjawab, dia mengatur napas sejenak. "Halo, Bapak?"


"H-Halo, Gralind, saya ingin perubahan rencana."


"Tiba-tiba banget, ada apa?"

__ADS_1


"Setelah membalaskan dendam kamu kepada Tania, saya bersedia ikut serta membalaskan dendam kamu kepada Om Aksa, jadi kita bisa melanjutkan ini semua."


"Yakin?"


"Saya, Yakin."


"Bukannya Om Aksa itu sudah berjasa untuk Bapak, apa alasannya," Tidak ada jawaban dari Troy. "Tidak usah dijawab, aku sudah mengetahui alasannya Bapak."


"Maksud kamu?"


"Aku sudah mengenal Bapak jauh sebelum kita bertemu sekarang, bahkan aku sudah mengenali Bapak sejak malam itu, malam dimana Mamaku ditabrak."


Deg.


...----------------...


Apa kata kuncinya?


Gralind itu lebih cepat dari siapapun


Dia pinter akting, jadi kalau dia polos, itu bukan salah dia karena didalam isi kepalanya banyak bom waktu.


Pertanyaannya, apa yang sebenarnya Gralind siapkan untuk Troy? Madu atau racun.

__ADS_1


Like! Biar cepat update!


__ADS_2