
Angin sore menerpa wajah Troy, dia menatap pemandangan kota Kopenhagen yang sudah beberapa tahun dia tinggalkan namun dia kembali lagi, ia mengikat janji yang cukup dalam kala itu setelah perdebatan dengan Gralind membawa Troy memikirkan satu hal tentang dirinya sendiri.
__ADS_1
"Apa artinya saya Dimata Gralind, hanya sebatas alat dan pion, kenapa saya harus merasa begitu, sedang saya yang menyerahkan diri kepada dia, tapi semua perjuangan saya tidak di hargai sama sekali, tidak adakah rasa cinta di hati dia untuk saya?" tanya Troy dalam hatinya sendiri. "Ah! Troy harusnya kamu tidak berharap banyak k...
__ADS_1
***Karya ini telah kontrak dengan NovelToon, dilarang membajak karya seperti mencetak ulang tanpa izin.***
__ADS_1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
__ADS_1