
Hari dimana keberangkatan , Leon dan yang lainnya telah tiba , Mereka menaiki Pesawat Pribadi yang telah disiapkan Arin sejak Kemarin.
Sebelum Pergi Leon menyuruh Brandi ,Wesley dan yang lainnya agar tetap siaga saat kepergian mereka .
" Hati - Hati Leon " Angel Memeluk Leon dengan Khawatir.
" Kamu juga jaga diri baik - baik " Ucap Leon lembut sambil melepaskan Pelukan Angel.
Sementara Karina yang hanya tahu jika Leon akan pergi ke luar Negeri untuk berbisnis ,dai hanya mengkhawatirkan Leon tertarik dengan Wanita Lain " Awas Jaga kepercayaan kami baik - Baik " Karina Memeluk Leon dan berbicara ketus.
Leon hanya tersenyum Melihat tingkah Karina " Kalian Tenang saja , tidak ada yang lebih Cantik dari kalian berdua "
Leon mengecup Kening kedua Wanitanya , dia juga tidak lupa berpamitan dengan keluarganya yang mengantar juga ke Bandara, kemudian dia memasuki Pesawat sambil melambaikan tangan. Jin dan yang Lainnya mengikuti dari Belakang.
Tak berselang Lama pesawat Lepas Landas Meninggalkan Aldasia , Leon menatap kebawah ,dia akan merindukan hari - hari yang telah dijalaninya selama 20 tahun hidup di Aldasia.
*****
Setelah Lima Jam Perjalanan , Leon Sampai di Rasdale , dia tiba dibandara Kilingham City.
Mereka semua turun dari pesawat dengan memakai Jas Layaknya pebisnis agar tidak mencolok, Leon juga Telah Menyuruh Jin dan yang lainnya agar menutup Aura mereka rapat - rapat.
Leon dan Rombongan Langsung mencari Sebuah Hotel Untuk tinggal Mereka terlebih dahulu sebelum melancarkan Rencanya.
Zendrick Mengatur semuanya saat Di Kilingham, pasalnya dia sudah tahu semua tentang Wilayah Kerajaan Hayden.
Zendrick Membawa mereka kesebuah Hotel yang Merupakan salah Satu dari Investasi Bili , Walupun tidak terlihat berguna dalam kekuatan, tapi Bili sudah memiliki beberapa Aset di Negaranya.
__ADS_1
Manajer Hotel Terkejut saat Melihat Zendrick " Tuan Zendrick !"
Zendrick langsung menutup mulut Manajer Hotel ,dia membisikan sesuatu " jangan beritahu siapapun aku datang kembali, cepat siapkan kamar untuk mereka , Berikan kamar pribadi Tuan Muda Bili ,Untuk Tuan Leon !" Ucap Zendrick Tegas.
" Tapi Tuan Zendrick, apa nanti Tuan Muda Bili tidak akan marah, kamar pribadinya dipakai orang lain ?" Tanya Manajer Hotel Khawatir.
Zendrick menghela napas " Kamu tenang saja , Tuan Muda Bili menganggapnya sebagai Tuannya , jadi kamu tidak usah mengkhawatirkan hal itu "
Manajer Hotel terkejut, seorang Pangeran Menjadikan orang Lain sebagai Tuannya, bukankah berarti kedudukan orang tersebut lebih tinggi darinya.
Manajer Hotel langsung mengangguk Mengerti, dia membawa Leon ke Suite Room, sementara yang Lainnya, Zendrick yang mengaturnya sendiri.
Zendrick Juga menyurub Mannjer Hotel agar tidak menerima tamu Vip , dia menyuruh Manajer Hotel memberitahu Karyawannya jika Ruangan Vip sedang direnovasi.
Saat Leon memasuki Suite Room ,dia bergumam " Ruangan Pangeran memang berbeda "
Leon melihat - lihat isi kamar , dia kagum dengan Renovasi Kamar yang begitu elegan.
Leon Langsung menutup Lemari tersebut " Brengsek !!, Kenapa aku malah membayangkan Karina dan Angel memakainya !" Gerutu Leon pada diri sendiri.
Leon semakin penasaran dengan isi kamar Bili , dia membuka Laci di Bar Mini kamar tersebut.
Lagi - Lagi Leon tercengang disana terlihat Kotak Transparan Dengan Ratusan Kodom habis pakai didalamnya " Astaga... Berapa Ratus Wanita yang sudah dia tiduri ?" Leon Tersenyum kecut dan langsung menutup Laci tersebut.
" apa Kehidupan Orang kaya harus seperti itu yah ?, kenapa aku malah takut jika akan menjalin hubungan dengan Yang Lainnya, apa aku Coba saja ?, Tidak, tidak, bangun Leon Kamu bukan bajingan seperti Bili !" Leon menepuk kedua pipinya sendiri.
Leon Kapok , dua tidak ingin membuka Laci atau apapun yang ada ditempat tersebut, pasalnya dia tidak ingin melihat hal - hal buruk yang membuat otaknya traveling.
__ADS_1
Leon memutuskan untuk membersihkan diri Lebih dahulu sebelum dia beristirahat, Saat dia membuka Kamar Mandi dia dikejutkan dengan Seorang wanita yang sedang berendam di bak Mandi sambil menggunakan Hendset.
Wanita tersebut Terlihat memejamkan mata menikmati Momen tersebut, Leon terkejut bukan Main, dia tertegun diam di tempat.
Di Lorong kamar , Manajer Hotel terlihat Tergesa - gesa ke kamar Leon , zandrick yang kebetulan keluar dari kamar menegurnya.
" Wodi mau kemana kamu ?, jangan ganggu Tuan Leon !" Ucap Zendrick tegas.
Wodi Berkeringat dingin " I..itu.. Tuan Zendrick, dikamar Tuan Muda Bili ada Nona Zelea , saya lupa memberi tahu anda karena Saya Tadi terburu - buru !"
" Astaga.. Bodoh kamu Wodi !!!" Zendrick langsung berlari ke arah Suite Room. Wodi mengikuti Zendrick dari Belakang.
Benar saja saat mereka baru akan mengetuk pintu ,terdengar Suara jeritan dalam kamar " Aarggggghhhh !!"
Wodi dan Zendrick saling Menatap , Wodi tersenyum kecut, sementara Zendrick menghela napas Kasar.
Tak berselang Lama Leon dengan Tergesa - gesa keluar dari kamar , terlihat cetakan lima jari dipipi Leon " Huh.. !" Leon menghela napas Lega.
Wodi dan Zendrick langsung berlutut " Tuan Leon Maafkan kami , Kami Lupa memberi tahu anada jika Nona Zelea sedang ada dikamar tersebut " Ucap Zendrick Khawatir.
" apa kalian ingin membunuhku , lihatlah betapa Brutalnya wanita tersebut !" Ucap Leon ketus sambil menunjukan Pipinya yang memerah.
Zendrick dan Wodi hanya bisa tersenyum pait, pasalnya mereka juga tahu bagaimana Tempramen Kekasih Bili tersebut.
Wodi Kemudian menceritakan bagaimana Zelea ada dikamar tersebut , Karena Wodi takut Zelea kenapa - napa semenjak Runtuhnya kerajaan Hayden, jadi dia menyembunyikan Zelea dikamar Bili ,sampai Suasana diluar kondusif.
Karena Zelea Wanita yang begitu cantik, jadi Wodi takut tidak bisa melindunginya jika berkeliaran di Luar , jadi dia lebih memilih Zelea untuk tinggal dikamar Bili.
__ADS_1
Zelea yang tahu kondisi kerajaan Hayden , dia menerima dengan baik usulan Wodi ,pasalnya dia juga tidak mau berurusan dengan Kelompok penghancur kerajaan Hayden.
.