Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
52. Sifat Adrian


__ADS_3

Sementara itu Leon sedang menikmati makanannya dengan Lahap , tanpa memikirkan apapun, yang ada di pikiran Leon sekarang memuaskan perutnya.


Arin yang melihat Leon begitu Rakus menyantap makanan seperti orang yang kelaparan beberapa tahun, sampai menelan ludahnya.


Arin tidak menyangka jika Bosnya memiliki sisi unuik seperti itu, Karena Arin pikir Leon sudah terbiasa dengan makanan Mewah.


kalau Arin Tahu, jika Leon Jarang sekali memakan - makanah Mewah , malah bukan jarang sekali, dia hanya baru - baru ini bisa menikmati makanan seperti itu, mungkin Arin Akan sangat kaget saat mendengarnya.


Brandi yang sudah biasa Melihat banyak Ke unikan Leon ,tentu saja dia bersikap santai, dia tidak memikirkan banyak hal tentang Leon.


" Kenapa kalian masih berdiri ?, apa kalian tidak lapar " Tanya Leon pada Bradi dan Arin yang Berdiri Sedikit jauh darinya.


Arin menggelengkan kepalanya, sementara Brandi langsung menghampiri Leon dan duduk Di seberangnya , Karena Brandi juga lapar, tapi dia menghormati Leon dan menunggunya untuk menawarkan.


Leon tidak mempermasalahkan Hal itu, Karena dia juga menganggap Brandi temannya jika sedang Santai .


Beberapa saat kemudian ,setelah Brandi dan Leon selesai menyantap Makanan, Tiba - tiba seorang pelayan Pria Tergesa - gesa mengetuk pintu.


" tok


" tok


"tok


" Nona Arin !, di luar ada sekelompok Orang akan membuat keributan di Restoran kita !" ucap pelayan tersebut sambil berteriak.


Arin,Brandi dan Leon yang mendengar itu menerutkan keningnya, Arin langsung membuka pintu untuk mendengarkan pelayan tersebut.


" Nona Arin Gawat, kita harus menelpon polisi, Mereka sepertinya Brandalan yang ada di Kota ini !" Pelayan tersebut terlihat sangat panik saat menjelaskan.


" Tidak usah menelpon polisi " Ucap Leon Santai.


Leon menoleh ke Brandi " Brandi bereskan mereka semua !" ucap Leon Tegas.


Brandi menyeringai " dengan senang Hati Tuan Leon "

__ADS_1


Brandi langsung pergi meninggalkan Ruangan tersebut untuk melihat siapa yang berani mengusik tempat Tuannya.


Pelayan dan Arin yang melihat Leon masih sangat Santai , Karena cuma mengirim Brandi yang satu orang ,sementara lawannya Puluhan Orang.


Pelayan Pria yang tadi melapor Bertanya denga gugup " Tu..Tuan Leon, apa tidak apa - apa mengirim dia sendiri ?, Orang yang ada di depan Restoran sangat banyak "


Arin menimpali " Tuan Leon , lebih baik kita menelpon Polisi !" Arin juga sedikit tidak lercaya dengan Brandi.


Leon memakan Anggur yang ada di meja dengan Santai " Kamu pikir Polisi akan membantu kita ,jika kita menghubungi mereka ?, apa kalian Mereka ke sini tanpa memikirkan akibatnya ?" ucap Leon Santai.


Arin mencoba mencerna ucapan Leon, dia terkejut setelah tahu maksud Leon " Jadi Maksud anda Mereka sudah Melakukan persiapan untuk membungkam polisi ?"


" Ya " jawab Leon Acuh.


" Tapi Tuan Leon, apa anda yakin pengawal anda bisa menyelesaikan masalah ini, sementara dia sendirian ?" Arin Khawatir jika Brandi kalah maka mereka akan menghcurkan Restoran.


Leon bangkit dari duduknya , dia berjalan Keluar Ruangan " Apa kamu Meremehkan pengawal pribadiku ?, Asal kamu tahu Arin ,dia lebih Kuat di bandingkan Super Hero Di Tv !" Ucap Leon sambil berjalan meninggalkan Mereka Berdua yang masih tertegun dengan ucapanya.


Sebenarnya Ucapan Leon Ada Benarnya, Super hero di Tv cuma bisa berkelahi dan menang di Layar televisi, tapi Brandi bisa bertarung dan menang di kehidupan nyata, jadi Leon tidak cuma membual tapi mengungkapkan sebuah fakta.


Brandi Sudah Berada di Depan Restoran menatap Anak buah Hardi yang ada di belakang Adrian.


Brandi mengerutkan keningnya " Takut ?, Dengan para keroco ini ?" Ucap Brandi mencibir.


Adrian menggertakan Giginya " Bajingan !!, Buat dia bertekuk lutut di hadapanku !!" Teriak Adrian pada anak Buah Hardi.


Sementara itu Hardi yang berada di mobil tidak jauh di sana sedang mengawasi anak Buahnya, Dia terkejut saat melihat Brandi ada di depan Anak buahnya " Sial !!, bagaimana mungkin Orang yang di maksud Adrian Kong !!"


Hardi bergegas Turun untuk menghrntikan anak Buahnya , tapi di sudah terlambat ,saat dia baru keluar dari mobil, Anak buahnya sudah berteriak untuk menyerang Brandi.


" Serang !!" ucap salah satu anak buah Hardi yang menjadi pemimpin Mereka.


Dua Orang maju dengan pemukul basebol di tangannya, Tanpa basa - basi Mereka langsung mengayunkan pemukul Basebol itu bersamaan ke arah Brandi.


Brandi menyeringai , dia menangkap dua pemukul Basebol , dan menarik kedua orang itu mendekat sambil melompat menendang mereka Berdua.

__ADS_1


" Bruggg! " Suara dua orang itu jatuh menimpa Temannya Karena tendangan Brandi yang begitu kuat.


Brandi yang terduduk akibat menendang mereka berdua, berdiri kembali dengan Kedua tangan memegang pemukul Basebol.


" Ayo siapa Lagi " Ucap Brandi memprovokasi mereka.


Sontak saja puluhan orang Hardi geram .


" Serang bersamaan !!" perintah pemimpin mereka.


Mereka semua Maju, tapi Brandi kali ini tidak diam, dia menerjang ke arah mereka.


" Tang


" Ting


" Arghhh "


" Awwww!!! "


" Bag !


" Bug !


Satu persatu orang - orang brandi pingsan karena Ayuna pemukul Basebal Brandi yang menghantan ke arah mereka.


Mereka yang tidak pingsan juga terkapar Di tanah sambil meraung kesakitan.


hanya hitungan menit orang - orang Hardi yang berjumlah Puluhan tumbang tidak berdaya di depan Brandi.


Adrian yang melihat itu menelan Ludah, dia tidak menyangka jika orang yang dia sebut pecundang mampu menumbangkan puluhan orang tanpa berkeringat sedikitpun.


Adrian Panik, dia mencoba untuk kabur, Tapi dia menabrak Hardi yang tiba - tiba ada di belakangnya " Baguslah kamu ke sini Hardi, orang - orangmu tidak berguna sama sekali, cepat hajar orang itu !!" Adrian menunjuk ke arah Brandi.


Hardi tidak menjawab perkataan Adrian " Hardi apa kamu Tuli !!" Adrian membentak Hardi yang tidak ergerak sedikitpun.

__ADS_1


Tiba - tiba Hardi memukul Wajah Adrian dengan Keras sampai dia tersungkur dan beberapa giginya melompat keluar Dari tempatnya " Baanggg !"


" Arghhh !!" Adrian Merintih kesakaitan,dia Terkejut karena Hardi tiba - tiba memukulnya.


__ADS_2