Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Bertahan atau Menyerang


__ADS_3

Saat Jin masuk kedalam Vila , Leon sedang membahas masalah Sarah di ruang keluarga , Jin tanpa ragu menghampiri mereka.


" Tuan Leon , ada masalah penting !" ucap Jin langsung.


Leon mengerutkan keningnya " Apa ada hubungannya dengan Wanita yang Eros lihat ?"


Jin mengangguk " kemungkinan benar Tuan Leon "


" Duduklah Jin !" ucap Leon tegas.


Jin langsung duduk , Liya ,Eros dan Selene semuanya beralih menatap Jin , karena mereka ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.


" Tuan Leon , Liu Jin gugur , kemungkinan Cen long juga demikian ,karena dia menahan orang yang membunuh Liu sendirian demi menyelamatkan yang lainnya " ucap Jin Khawatir.


Leon terkejut " Maksud kamu , musuh kita sangat Kuat Jin ?" Tanya Leon lenasaran.


" Kemungkinan benar Tuan , karena dia bisa berpindah tempat hanya dengan sekejap mata saja !" jawab Jin.


Leon dan Liya saling menatap , mereka semakin khawatir jika apa yang ditakutkan Liya akan benar - benar terjadi.


Leon menghela napas " Jin , kamu suruh semua anak buah agar Selalu waspada , pergilah !"


Jin mengangguk , dia beranjak dari duduknya ,membungkuk hormat ,kemudian meninggalkan Leon dan yang lainnnya.


Leon bertanya pada Eros " Eros ,kamu coba hubungi Helios , kita sepertinya akan perlu bantuan mereka !"


" Baik Ayah !" Eros langsung pergi , dia berencana langsung kekayangan tanpa menunggu , padalnya dia sudah melihat sendiri betapa kuatnya Aura Wanita yang dia temui.


" Selene , kamu tahu apa yang harus kamu lakukakn kan ?"


Selene tersenyum " Aku mengerti Ayah , aku akan selalu disamping Ibunda "


Leon mengangguk " lindungi ibumu apapun yang terjadi "

__ADS_1


Liya mendengus " Hei !, kamu kira aku selemah itu Leon ?"


Leon menghela napas " Bukan itu maksudku , kenapa sih aku selalu salah bicara kalau di depanmu " ucap Leon tidak berdaya.


Selene tertawa , karena Leon sangat lucu jika ucapannya di bantah oleh ibunya.


Leon menatap tidak berdaya anaknya, bukannya ngebantu malah menertawakannya, Leon merasa menjadi orang Tua yang tidak berguna.


Angel dan Karina yang baru datang menegur mereka " Ngetawain apa nih Kok gak ngajak - ngajak ?" Tanya Angel pada Selene.


Karina menimpali " iya nih , padahal kami juga mau di ajak " Ucap Karina sambil duduk di samping Leon , semenjak hamil ,entah kenapa Karina selalu menempel dengan Leon jika tidur maupun duduk.


" Kami hanya ngobrol ringan saja kok Bu " Jawab Selene lembut.


Leon dan Liya mengangguk ,mereka sepakat tidak akan memberitahu keduanya , apalagi Karina sedang hamil takutnya dia cemas berlebihan nanti malah memperburuk kondisinya.


Mereka mengobrol biasa tanpa membahas masalah yang sedang terjadi ,Karena Leon tidak ingin Angel dan Karina terlibat dalam masalah tersebut.


***


Dia melakukan semuanya dengan Efisein bersama Asistennya , Mereka seakan tidak lelah bekerja sepanjang waktu.


" Nona Arin , Habis ini kita kemana lagi ?" Tanya Rosa Asisten Arin.


" Hari ini kita sudahi dulu , kita lanjut besok sekalian mencari kontraktor bangunan untuk merenobasi gedung yang sudah kita beli !"


Rosa mengangguk mengerti , mereka berdua kemudian pulang dengan diantar oleh Andreas yang setia menjaga mereka berdua.


Leon sengaja menyuruh Andreas dan anak buahnya intuk menjaga Arin , pasalnya dia tidak ingi ada yang mengganggu pekerjaan Arin.


Sementara itu ,orang yang di suruh Arin untuk ke Rasdale , mereka sudah sampai dan mulai melakukan pekerjaan mereka.


Bili menyuruh Zendrick untuk membantu orang - orang tersebut , pasalnya Bili juga ingin berperan dibawah komando Leon.

__ADS_1


Karena jika dia tidak diselamtkan Leon ,tidak mungkin dia sekarang bertahta menggantikan Ayahnya seperti sekarang.


Jadi Bili mencoba memberikan yang terbaik buat orang - orang Leon, yang sedang membangun perusahaan disana.


***


Sementara itu di Adrax Capital , Rosalin sedang berbincang dengan Asisten barunya.


" Arisa , apakah kamu sudah mengecek semua laporan dari cabang ?" tanya Rosalin pada Asistennya.


Arisa mengangguk " Semuanya sudah maduk Nona Rosalin , hanya saja ada satu perusahaan yang memberikan laporan yang tidak jelas " Arisa menyerahkan berkas laporan yang dia maksud.


Rosalin langsung membacanya , dia mengerutkan kening saat melihat laporan keuangan perusahaan tersebut yang tidak sesuai dengan apa yang mereka keluarkan sebelumnya.


Rosalin mendengus " Masih saja ada yang mau main - main dengan Tuan Leon , Arisa kamu hubungi dia ,suruh menghadapku besok !" ucap Rosalin tegas.


" Baik Nona !" Arisa pamit undur diri dan meninggalkan Rosalin sendirian.


Rosalin memegang pangkal hidungnya , karena ternyata memegang perusahaan besar sangat menguras pikirannya.


" Baru segini saja aku sudah mengeluh , bagaimana dengan Tuan Leon yang mengelola banyak perusahaan , aku harus semangat !" ucap Rosalin menyemangati dirinya sendiri.


Rosalin berpikir jika Leon memiliki banyak perusahaan Karena dia mempunyai banyak uang , tapi kenyataannya Rosalin salah besar , Leon mendapatkan semua uangnya karena memiliki Sistem.


Jika Leon tanpa Sistem mungkin dia juga masih sama seperti saat dia masih tidak punya apa - apa dulu.


Karena kekagumannya pada Leon Rosalin tidak pernah berpikir sedikitpun tentang kejelekan Leon, yang dia pikirkan ingin terus membuat Leon bangga karena memilikinya.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2