
Leon tercengang dengan pernyataan Angel, pasalnya dia paling tidak suka dengan cewe yang Agresif.
Leon menghela napas " Sebelum kita membicarakan yang Lain, aku ingin tahu siapa Kamu dan apa tujuan kamu bekerja untukku "
Angel menuangkan teh , membelah Kue yang tadi di antarkan pelayan dan memberikannya pada Leon " Makanlah, aku sendiri yang buat kusus untuk Kamu !" Angel tersenyum manis ke arah Leon.
Leon menerima kue tersebut , dia kemudian bertanya Lagi " Angel , Cukup basa - basinya !" Leon meninggikan suaranya.
Tapi Angel tidak marah pada Leon, dia malah menggoda Leon " tidak perlu buru - buru Leon, Aku juga tidak akan kemana - mana Kok " Angel meminum Teh yang dia tuangkan sendiri.
Leon semakin tidak sabar " Angel , Aku paling tidak suka dengan orang yang membohongiku, jika kamu tidak ingin membuka identitasmu , Lebih baik kamu pergi dari rumahku !!"
Angel menatap Leon lekat - lekat , dari ketegasan Leon dia melihat sekilas persamaan dengan Ayahnya, Karena walaupun Leon tegas tapi masih menghargai orang yang dia tegur.
Angel Menggeleng, dia meletakan Cangkir tehnya " Leon , Aku anak Drake pemimpin geng Dragon , Aku di sini Karena aku benar - benar ingin berada di sampingmu ,tidak ada Maksud lain yang aku sembunyikan " Ucap Angel serius.
Karisma Seorang Putri pemimpin Geng Dragon terpancar saat Angel Berbicara serius, dia terlihat lebih santai dan seperti tidak takut apapun.
Leon menghela napas " Bilang dari tadi kan enak, aku tidak usah membentak - bentak kamu !" ucap Leon Santai.
Bukan Leon yang Kaget ,malah Angel yang Kaget, pasalnya Leon tidak terkejut sama sekali jika dia anak Pemimpin geng Dragon.
Leon terlihat santai , dia seolah tidak peduli dengan status orang tuanya, Angel menatap Leon dengan penasaran.
akhirnya Angel buka mulut " Kamu tidak terkejut aku Anak Pemimpin geng Dragon ?" tanya angel menyelidik.
Leon mengambil Cangkir Tehnya dan meminum teh tersebut dengan Santai " Buat apa aku terkejut ?, Toh Ayahmu yang pemimpin geng Dragon bukan Kamu, Kehidupan Kita dan orang Tua itu berbeda, walaupun ada konflik tapi aku tidak akan mencampur aduknya, Lagi pula kamu juga sudah bilang jika akan ada di pihakku , Jadi.. apa yang membuatmu berpihak denganku ?" Tanya Leon sambil meletakan cangkir tehnya.
__ADS_1
Angel tertawa " Hahahaha... Kamu memang pria yang unik Leon, aku belum pernah melihat pria di provinsi Brenton yang tidak takut dengan Ayahku selain Kamu "
Angel diam sebentar Kemudian Melanjutkan " Alasanku berpihak denganmu , Karena aku Menyukai kamu " Angel menatap wajah Leon dengan senyum manisnya.
" Angel , Angel , apa kamu pikir aku akan percaya begitu saja dengan ucapanmu, jika kamu anak Drake mana mungkin kamu menyu...." belum selesai Leon Berbicara Angel sudah ******* Bibir Leon.
Kali ini Pagutannya tidak langsung di lepas, Lidah Angel Menyeruak Masuk ke mulut Leon.
Leon yang awalnya terkejut , mulai terbawa suasana, seiring berjalannya waktu Leon mulai Menikmati permainan Angel.
Leon yang Baru pertama kali berciuman dengan Wanita ,tentu saja dia sangat kaku, Angel juga sama saja.
Leon paling banter pacaran hanya berpegangan Tangan, itu juga tiga bulan di putuskan oleh Wanitanya ,Karena Leon sangat kaku ketika berpacaran.
Apa lagi dengan sarah , dia hanya bisa bucin tanpa mendapatkan sentuhan dari Sarah, Walaupun Leon sudah memberikan berbagai hadiah padanya, kenyataannya Sarah hanya mempermainkan Leon.
Angel pikir Leon adalah Pria yang dia tunggu selama ini, Pria yang tidak melecehkan Wanita, Pria yang bertanggung jawab dengan omongannya.
Angel menilai Leon dari awal dia bertemu, walaupun Leon tidak peka , tapi setidaknya Hati Leon benar - benar masih polos untuk menerima seorang Wanita.
Angel melepaskan pagutannya, Wajah Angel Merah Merona , dia menyibak Rambutnya ke atas telinga sambil tersipu Malu.
Sementara Leon juga tidak bisa berkata - kata, karena akan bohong jika seorang pria melakukan Hal tersebut tapi tidak menikmatinya, Walaupun dia membenci Wanita Agresif ,tapi Entah kenapa dia malah ketagihan dengan ******* Angel.
Mereka tidak berbicara beberapa detik, Mereka berdua hanya saling menatap, memperhatikan satu sama lain.
Dengan polosnya Leon bertanya " Kenapa Berhenti ?"
__ADS_1
Angel Makin tersipu dengan pertanyaan Leon " Malu di ruang Tamu " Angel kembali menyibak Rambutnya di atas telinga, menandakan jika dia sedang gugup.
Entah kenapa Leon seolah mengerti dengan Maksud Angel, dia berdiri dan menarik Angel untuk mengikutinya ke Kamar.
Angel pun tidak menolak sama sekali ajakan Leon, dia hanya mengikuti Leon dari belakang yang menggandenga tangannya.
sesampainya di kamar , Leon langsung mengunci pintu, Leon yang sudah terlanjur naik langsung mencium Bibir Angel , Dia menghimpit Angel di pintu.
Angel tidak menolak, dia mengalungkan kedua tangannya di leher Leon, Mereka berdua berpagutan beberapa Menit hingga Nafas Mereka tersengal - sengal.
Leon membopong Angel ke Ranjang ala Bridal, di membaringkannya di sana .
Leon menatap Angel yang Wajahnya memerah Karena Birahi yang memuncak , Leon memegang pipi Angel " Apa kamu yakin akan melakukan ini denganku ?"
Angel Mengangguk, tidak ada tanda penolakan dari Raut wajah Angel, yang ada hanya perasaan ingin di Cumbu oleh Leon Malam ini.
Leon yang dari tadi darahnya sudah naik ke ubun - ubun, langsung membuka pakain Angel Hingga dia tidak mengenakan sehelai benangpun.
Tanpa basa - basi Leon Langsung melahap Gunung Kembar mini milik Angel Dengan rakusnya .
Leon dan Angel Menikmati Malam itu dengan penuh makna ,dua insan yang sama - sama baru pernah melakukan Hubungan Badan.
Mereka berdua Membuka segel masing - masing , Leon yang masih ting - ting , sementara Angel yang Masih Rapat.
Karena Baru pertama kali melakukan itu , Leon hanya menggarap Angel satu kali, Leon juga tidak tega saat melihat Angel meneteskan Air mata.
Jadi dia memutuskan Untuk mengakhirinya , Mereka berdua tidur berpelukan di ranjang tersebut setelah menikmati indahnya surga Dunia.
__ADS_1