Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
68. Rencana Latihan


__ADS_3

Leon Membuka matanya, saat dia akan Bangun tubuhnya terasa sakit semua.


Tapi entah Kenapa Leon merasakan jika Kekuatan dalam tubuhnya Meningkat.


" Beb kamu tidak apa - apa kan ?" Tanya Angel khawatir.


" Sayang, Kamu baik - baik saja kan ?" Karina Tak kalah Khawatir dengan Angel.


Leon menatap dua Wanita yang ada di hadapannya, dia tidak tahu harus tertawa atau menangis, baru saja bangun dia sudah di suguhkan dengan Masalah.


Angel menatap Karina " Apa - apain sih kamu, ikut - ikutan saja !" Angel berkata dengan Sinis.


Karina Membalas " Harusnya kamu yang ngaca, siapa kamu ngatur - ngatur aku !" ucap Karina Tegas.


Mereka berdua beradu mulut kembali , Hingga Leon menegur Mereka " Stop , Stop , Stop oke !!, kalau kalian ingin bertengkar silahkan di luar !, Aku ingin istirahat !" Leon berkata dengan ketus, dia sudah tidak peduli lagi dengan perasaan kedua wanita tersebut, pasalnya dia sedang merasakan sakit yang teramat , di sekujur tubuhnya.


Karina Langsung menundukan kepalanya " Maaf Leon , Aku janji tidak akan bicara Lagi "


" Aku juga minta maaf Beb " Ucap Angel menimpali.


Leon menghela napas, sebenarnya dia juga tidak tega melihat mereka berdua merasa bersalah, tapi mau bagaimana lagi, hanya itu satu - satunya cara untuk melerai mereka.


Angel dan Karina melayani Leon dengan sepenuh Hati, mengambilkan makan , Minum dan keperluan yang lainnya.


Mereka untuk sementara tidak bertengkar lagi, Karena bagi mereka Membuat Leon nyaman ,lebih penting dari lainnya.


Setelah sudah Larut Malam, Karina di antar Brandi pulang, sementara Angel yang tinggal bersama Leon juga di larang memasuki kamar Leon lagi, Karena Leon ingin beristirahat.


Ke esokan Harinya , Saat Leon bangun, dia merasakan Tubuhnya begitu Ringan, dia seolah tidak memiliki beban dalam dirinya.


setelah membersihkan diri, Leon langsung turun dari kamarnya, dia mencari Brandi di halaman.


Saat Melihat Brandi, Leon menyeringai , dia tidak menyapanya , malah langsung menerjang Brandi.

__ADS_1


Kecepatan Leon di luar Nalar, tapi Karena Brandi yang sudah memiliki pengalaman bertarung , tentu saja instingnya tahu jika ada sesuatu yang menyerangnya.


pukulan Leon hampir mengenai Brandi , Tapi sayangnya Brandi memukul Leon terlebih dahulu.


" Buuggg !! " Leon terlempar puluhan Meter akibat gerakan dia yang begitu Cepat.


" Arghhhh !, Kedebug !" Suara Leon jatuh di tanah dengan Muka yang tersungkur di tanah.


" Tu..Tuan Leon !!!" Brandi bergegas Menghampiri Leon.


" Adu..du.duh.. Leon Bangun Dari jatuhnya, dia memegangi kepalanya yang terkena pukulan Brandi.


Brandi memapahnya berdiri " Tuan Leon Maaf, saya kira tadi bukan anda " Ucap Brandi Merasa bersalah.


Leon menggeleng " tidak apa - apa, itu juga salahku , Ternyata cuma kecepatanku saja yang menambah , aku kira sudah bisa mengalahkanmu " Leon tersenyum kecut.


" Hahaha... Walau Aura anda sudah di tahap tiga, tapi anda juga perlu latihan Bertarung Tuan Leon " Ucap Jin yang tiba - tiba muncul di hadapan mereka berdua.


Brandi menelan Ludah, pasalnya dia saja baru bisa membuka Aura tahap dua, dia mengingat Kecepatan Leon barusan, jika Leon sudah bisa bertarung mungkin Brandi akan kalah dengannya.


" Bagaimana mungkin , i..ini .." Brandi menatap Jin, seolah meminta penjelasan darinya.


Jin Tersenyum " Tidak usah heran seperti itu, Tuan Leon Orang yang spesial , Jadi itu bukan hal yang mustahil untuknya " Ucap Jin sambil mengelus jenggot putihnya.


Leon menghela napas " Aku kira tidak usah Latihan juga bisa kuat sepertimu Jin " Ucap Leon polos.


Jin menggeleng " Semua butuh Proses Tuan Leon, Mi Instan saja perlu Proses perebusan dulu untuk menikmatinya "


" Baiklah , kita bicara di dalam saja " Ucap Leon sambil berjalan masuk.


Jin dan Brandi mengikutinya di belakang, Mereka memasuki Vila dan Duduk Di Ruang keluarga untuk membicarakan masalah Leon.


Leon memanggil pelayan untuk menyiapkan Makanan untuk teman Mengobrol mereka bertiga.

__ADS_1


Leon membuka pembicaraan " jadi , Metode apa yang sebaiknya aku gunakan untuk Latihan ?" Tanya Leon pada Jin.


Jin tersenyum, Karena Leon tidak berbasa - basi " HELL Training Kurasa bisa di terapkan untuk anda dengan Aura Tahap tiga, saya yakin Tubuh Anda bisa bertahan menggunakan metode tersebut "


Brandi yang mengetehui apa itu Hell Training , Langsung menyela " Tunggu dulu !, Bukankah itu berlebihan , Tuan Leon pemula , Mana mungkin langsung menerapkan Metode tersebut !" Brandi sedikit meninggikan suaranya.


Jin menggeleng " Dari kemarin kamu berisik sekali Brandi, Walaupun Pemula Tubuh Tuan Leon sudah 3x Lipat lebih Kuat dari manusia Biasa, aku rasa tubuhmu saja sudah kalah dengan Tuan Leon , Aku mengatakan ini karena ingin Tuan Leon cepat Tumbuh lebih kuat lagi " Jin menjelaskan pada Brandi.


Brandi tersenyum kecut " Ya tapi kan, bukankah lebih baik mengajari hal dasar lebih dulu ?" Tanya Brandi polos.


Jin Menggertakan giginya , Dia menyentil Brandi dengan setengah kekuatannya , Hingga Brandi terhempas 5 meter dan menabrak Tembok " Buuug, kedebug "


" Argh.. " Brandi langsung bangun .


dia meraung " Brengsek kau ,Tua Bangka !!"


Saat Brandi akan menerjang , Leon menegurnya " Cukup !!!, apa kalian mau menghancurkan rumahku !" Bentak Leon pada Mereka berdua.


Brandi dan Jin menundukan kepalanya " Maaf Tuan Leon "


Leon menghela napas " Kalian Ini , Lanjutkan Jin !"


Jin kemudian menjelaskan metode Hell Training , dia juga tidak lupa dengan Ucapan Brandi jika dia harus menerapkan Teknik dasar bela diri dulu pada Leon.


Leon mengangguk - angguk mengerti, dia kurang lebih sudah sedikit paham dengan yang di maksudkan oleh Jin.


" Jadi , Kita akan Mulai Latihan Kapan ?" tanya Leon pada Jin.


Jin menghela napas " Harusnya Besok kita sudah bisa mulai, saya ingin agar tubuh anda membiasakan diri dengan Aura tahap tiga anda dulu, tapi Kita perlu tempat dan Alat pembantu agar membantu latihan Anda, Lebih baik kita Ke tempat Klan Azure , di sana alatnya sudah lengkap Tuan Leon " Jin memberikan sebuah ide.


Leon menyeringai " kata siapa di sini tidak bisa menyiapkan semua itu "


Leon langsung menelpon Arin untuk menyiapkan tempat Latihan. Karena Rosalin sedang sibuk Mengurus Adrax Capital , jadi Arin yang melayani Leon di situ.

__ADS_1


__ADS_2