Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Masalalu Menjengkelkan atau Menyenangkan ?


__ADS_3

Setelah membaringkan Karina , Leon menemaninya sebentar agar trauma Karina sedikit menghilang.


" Sudah yah , sekarang kamu sudah ada dirumah " Ucap Leon sambil mengusap puncak kepala Karina.


Karina mengangguk , Angel semakin penasaran dengan apa yang telah terjadi , pasalnya Karina terlihat sangat ketakutan.


Tak berselang lama , Karina berangsur - angsur mulai seperti biasanya , dia terlihat sudah lebih rilex.


Selene juga sudah pulang , dia membawa barang belanjaan Karina ke kamarnya " Ayah , Ibu ini punya kalian kan ?" tanya Selene saat memasuki kamar.


Angel langsung menghampiri Selene " Apa yang sebenarnya terjadi ?"


" Tadi ada orang mau membunuh Ibu " Ucap Selene polos.


" Apaaa !!" Angel terkejut saat mendengar ucapan Selene .


" Kamu tidak bercandakan Selene ?" Tanya Angel tidak percaya.


" Buat apa aku bohong , tanya saja Ayah " jawab Selene sambil berlalu pergi dari kamar Ayahnya.


Angel kemudian bertanya pada Leon , Leon membenarkan ucapkan Selene pasalnya dia juga tidak mau menutupi hal tersebut pada keluarganya.


Agar nanti semuanya hati - hati saat keluar dari rumah , apalagi Leon melihat jika Sarah benar - benar megincar Karina tanpa terlihat ragu sedikitpun di sorot matanya.


***


Di Vila Sarah , dia sedang mengamuk , membanting apa saja yang ada dihadapannya " Arhhhhhh !!, Sial , Sial ,Sial !!, kenapa dia selalu sja beruntung ?, padahal kalau Wanitanya Mati , pasti aku dapat memilikinya dengan mudah !"


Lucifer yang mendengarkan amukan Sarah dia mencibir dari luar kamar " Manusia bodoh , mereka akan berkelahi demi apapun yang mereka inginkan !" ucap Lucifer sambil berlalu pergi dari depan kamar Sarah.

__ADS_1


Di dalam kamar Sarah masih terlihat sangat marah " Leon ..!, tunggu saja , aku pasti akan memilikimu !!"


Sarah sangat terobsesi dengan Leon , padahal dulu dia yang menolak Leon . tapi dia yang sekarang entah kenapa malah menginginkan Leon.


Sarah lupa dengan tujuannya jika dia ingin memiliki Leon karena dia kaya , tapi sekarang tujuannya sudah berubah , apakah mungkin Sarah benar - benar jatuh cinta dengan Leon ?.


Kalau saja Sarah benar - benar suka sama Leon , mungkin dia akan marah saat tahu rencana Lucifer dan yang lainnya .


Di ruangan Lucifer ..


" Sariel..., Apa kamu sudah menyiapkan benda yang aku minta ?" tanya Lucifer.


Sariel mengangguk " Semuanya sudah Siap , kita tinggal melakukan ritualnya saja !"


" Baguslah , tinggal beberapa hari lagi , kita akan membuat alam semesta ini tunduk pada kita !" Ucap Lucifer yakin.


Lucifer sangat yakin jika dia bisa mengendalikan Sarah maka dia bisa menguasai alam semesta , pasalnya kekuatan yang diterima Sarah adalah Kekuatan Absolut Cahaya , dengan menggunakan kekuatan tersebut Lucifer yakin bisa memanggil beberapa Leluhur Dewa dan menjadikannya seperti budak seperti Sarah nantinya.


Lucifer juga tidak tahu jika di Bumi ada dua Dewa Kayangan yang tinggal bersama manusia , Karena Eros dan Selene selalu menyembunyikan Aura mereka.


***


Sementara Leon dan Yang lainnya sedang di pusingkan dengan rencana Lucifer .


Rosalin dan Arin terus membuat Hart Corporation semakin berjaya , mereka berdua melakukan kebijakan - kebijakan yang selalu membuat untung Hart Corporation.


Hart Technology juga sedang di kebut pembangunannya di Rasdale , dengan bantuan Bili sebagai Raja disana bukan tidak mungkin jika Hart Technology akan melampaui perusahan technology Lainnya.


Pesaing - pesaing di provinsi Brenton dan Marhaz , sekarang semuanya tunduk pada perusahaan Leon, mereka lebih memilih bekerja sama dengan Perusahaan Leon daripada menjadi musuh mereka.

__ADS_1


Karena mereka sangat yakin jika memusuhi Perusahaan yang hanya dengan Satu tahun saja sudah pertumbuhannya di luar nalar , itu sama saja mereka melompat kedalam jurang.


Maka dari itu banyak perusahaan yang berbondong - bondong bekerja sama dengan Adrax Capital Maupun Hart Corporation.


Fenomena tersebut membuat teman - teman Leon yang sekarang menjadi Eksekutif Hart Corporation sangat bangga dengan pencapaian temannya tersebut.


" Aku tidak menyangka jika Leon benar - benar anak konglomerat " Ucap Alan Sambil menenggak Anggur .


Geri menimpali " Kamu benar Alan , tapi kenapa dia menyembunyikan identitasnya selama tiga tahun yah ?" ucap Geri penasaran.


Jimi menghela napas " Bukankah kamu pernah mendengar tentang Cerita pewaris Milyarder yang harus bersikap rendah diri selama beberapa tahun ?, Aku rasa Leon juga seperti itu " ucap Jimi yakin.


" Kamu mungkin memang benar , untung saja selama ini kita baik padanya , jika kita seperti yang lain , Entah kita akan pekerjaan enak seperti sekarang atau tidak " Alan menghela napas lega.


" Yah... Leon memang yang terbaik , dia tidak pernah lupadengan kita , walau sekarang kita sudah lama tidak bertemu dengannya " Wajah Geri berubah menjadi Sendu.


Jimi merangkul Geri " jangan begitu , Leon sekarang memiliki banyak aset , dia pasti sangat sibuk sekarang , apalagi dia menikah dengan dua wanita sekaligus , pasti siang malam dia bekerja keras terus "


" Sial !, kenapa nasib dia sangat beruntung banget , istrinya yang namanya Karina, Beuhh... Body nya mantep banget , setiap hari digarap juga kayaknya tidak akan pernah bosen kalau aku jadi Leon " Ucap Alan sekenanya karena sudah mabuk.


Mereka bertiga membicarakan Leon yang notabenya adalah teman baik mereka , walaupun mereka tidak pernah bertemu Leon , tapi mereka tetap menganggap Leon sebagai sahabat mereka.


Karena selama tiga tahun mereka selalu bersama - sama , Alan ,Geri dan Jimi tentu sudah hafal dengan sifat dan tingkah Leon.


Jadi mereka tidak mungkin melupakan kenangan bersama Sahabat terbaik mereka , Mereka bertiga berharap agar bisa segera menyusul pencapaian Leon.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2