
Setelah mengintrogasi Treyas, Leon sedikit penasaran dengan Sosok Dewi Roh Api yang menyatu dengan tubuh adiknya.
karena Kemampuan Dewi Roh Api ,di Luar imajinasinya.
Saat Leon ingin bertanya pada Dewi Roh Api, dia seakan Tahu jika Leon Ingin menanyakan sesuatu padanya.
" Tuan Leon ,anda tidak perlu terburu - buru ingin mengetahui segalanya , Suatu saat Nanti anda pasti akan tahu semuanya " Ucap Dewi Roh Api sambil tersenyum.
Leon menghela napas " apa kamu ada hubungannya dengan masa laluku ?" tanya Leon penasaran.
" Bisa dibilang begitu, walaupun saya menceritakannya sekarang, anda pasti tidak akan mengingat Saya ataupun masa Lau tentang anda " Jawab Roh Api lembut.
Leon hanya bisa menuruti Ucapan Roh Api, mau bagaimanapun Roh Api ada benarnya, Karena Leon sedikitpun tidak mengingat masa lalu pertamanya.
Sementara Jin hanya mendengarkan obrolan mereka ,tanpa bicara sepatah katapun , dia menyimak baik - baik obrolan tersebut.
setelah mengobrol dengan Roh Api, Leon Kembali kekamarnya , dia melemparkan Tubuhnya diranjang " Setiap Aku terlahir kembali , kenapa harus berurusan dengan begitu banyak Masalah , Apakah ini Karma dikehidupan pertamaku ?" Leon menatap Langit - langit dengan Kesal.
Leon merasa jika kehidupannya selalu dipermainkan , padahal dia ingin hidup dengan Damai tanpa Tahu identitas dia sebelumnya.
Tapi seiring berjalannya waktu , Kekuatan dan ingatannya dikehidupan keduanya Mulai muncul , Leon merasa jika dia ditakdirkan hanya untuk terus tersakiti.
Leon Masih teringat jelas ,bagaimana dia dikehidupan keduanya, awalnya dia bahagia dengan orang - orang didesanya.
Hingga akhirnya dia kehilangan segalanya, Leon yang dulunya orang Baik - Baik berubah 90 derat menjadi pembunuh yang Keji.
Tapi Anehnya dia hanya membunuh orang - orang yang ingin mengusai dunia demi dirinya sendiri, tanpa memikirkan Rakyat kecil.
Leon membantai semuanya hingga mereka semua musnah , Leon Mulai ditakuti semua orang .
Orang - orang yang dia bela juga mulai menjauhinya karena takut dengan kekuatan Leon.
saat Leon sedang mengingat Kejadian masa lalunya dia tersadar ketika seseorang mengetuk pintu kamarnya " Tok..Tok.. Leon , Ada Karina !" Terdengar Suara ibu Leon yang memanggilnya.
Leon bamgkit dari Rebahannya, dia memegang pangkal hidung " Iya Bu.. Sebentar " Ucap Leon sambil menghampiri Pintu.
Saat dia membuka pintu Kamar, Leon terkejut Karena, Karina tiba - tiba memeluknya , Ibu Leon Berinisiatif meninggalkan mereka berdua mengobrol, pasalnya dia tahu jika keduanya sedang ada masalah.
__ADS_1
" Leon !!, Aku tidak bisa meninggalkanmu , Aku tidak bisa melupakannmu !!" Ucap Karina Sendu.
Leon yang sadar dia telah mengabaikan Karina beberapa Hari ini , dia merasa bersalah , Pasalnya dia malah lebih sering berjalan dengan Angel sekarang.
Leon memeluk Karina " Maaf "
Karina mendongak menatap Leon, Air mata yang sudah mengalir deras membuat sedikit berantakan Wajah Karina.
saat Menatap Karina entah kenapa Hati Leon jadi sakit, dia sudah memilih Angel , Tapi saat bersama Karina perasaannya sangat hangat.
" Leon , aku mohon jangan tinggalkan aku , hiks..hiks.. "
Leon menghela napas , dia mengelus puncak kepala Karina " Maaf Karina , Aku tidak bisa menyakitimu , Aku harap kamu mengerti "
" Mengerti apa Leon !!?, Kamu tidak pernah memberi penjelasan padaku !!" Karina meninggikan suaranya.
Leon melepaskan pelukan Karina, dia kemudian duduk disofa kamarnya, Leon memegangi kepalanya karena pusing.
" Leon aku sangat mencintaimu, aku rela memberikan apapun yang kamu mau !" Ucap Karina sambil berjongkok dihadpan Leon.
Karina menghapus Air matanya ,dia memaksakan sebuah senyum " Aku akan tetap disampingmu apapun yang terjadi Leon " Karina menggenggam tangan Leon.
Leon menghela napas " Aku tidak bisa Karina, Aku Benar - benar minta maaf, aku juga sudah berhubungan dengan Angel "
Leon mengerutkan keningnya saat Karina tidak terkejut , setelah mendengar dia sudah memiliki hubungan dengan Angel.
Karina malah tersenyum pada Leon " Jika Angel bisa disampingmu kenapa aku Tidak ?"
" Karina , Tapi itu... " Karina menutup Mulut Leon dengan satu jarinya.dia kemudian Berdiri menutup pintu kamar dan menguncinya.
Leon Mengerutkan Keningnya saat Melihat Karina menutup Pintu, dia bangkit " Apa yang ka..."
Belum selesai bicara , Karina Langsung menyambar Bibir Leo dengan Bibirnya.
Karena melepaskan Pagutannya dan Tersenyum " jika kamu Sudah melakukannya dengan Angel , kamu juga harus melakukannya denganku " Karina merangkul Leher Leon dan tersenyum genit.
Leon Terkejut saat Karina begitu Agresif, Leon ingin menolak , Tapi Sayang Hasratnya tidak bisa dibohongi.
__ADS_1
Apalagi Karina dengan nakal langsung memasukan Tangannya kecelana Leon.
Leonpun akhirnya luluh, dia menikmati momen tersebut.
saat Karina membuka seluruh Pakainnya hingga tidak tersisa sedikit benangpun yang menempel padanya.
Leon menelan Ludah melihat kulit putih mulus, Bodi yang ramping, Gunung kembar yang Lebih besar dari milik Angel.
Karina Mendorong Leon hing terbaring diranjang, dia menaikinya dan Berkata " Malam ini aku milikmu sepenuhnya Leon " Ucap Karina sambil menggigit bibir Bawahnya.
Pusaka Leon meronta , Hasrat Leon memuncak sampai ubun - ubun , dia langsung menerkam Karina bagaikan Kucing yang melihat ikan Asin.
Leon menikmati Tubuh Karina tanpa Seincipun terlewat.
dua insan yang menyatu dalam kamar tersebut membuat, Ruangan tersebut menjadi semakin panas.
Karina menjerit tertahan saat pusaka Leon menancap dalam goanya pertama kali.
" Sial !!, aku dapat perawan Lagi " Ucap Leon dalam Hati.
" Arghhh!!" Pekik Karina Lirih saat Kesuciannya dirobek pusaka Leon.
Air mata Sedikit Menetes dari Mata Karina, Leon yang melihat itu Mendiamkan pusakanya,dia Mengecup Bibir karina.
Karina Merangkul Leher Leon dan menggoyangkan pinggulnya, menandakak jika dia ingin Leon memacunya.
Leon yang mendapat Kode langsung tancap gas, hingga akhirnya mereka menyudahi pertarungan dalam Satu ronde saja.
Tangis pilu di awal pertemuan berubah menjadi tangis bahagia. Karina Menyenderkan Kepalanya didada Leon.
Walaupun dia merasakan sedikit ngilu , setidaknya dia sudah merasa bahagia, Karena dia yakin jika Leon bukan Tipe pria yang gampang meninggalkan Wanitanya.
Leon Mengusap puncak Kepala Karina " Terimakasih Karina "
Karina mendongak, dia menggelengkan kepalanya " Bukankah aku sudah bilang ,jika aku rela memberikan apapun untukmu , jadi tolong jangan tinggalkan Aku Leon "
Leon menghela napas, mengecup kening Karina dan Mengangguk.
__ADS_1