
" Eros !, ini belenggu Waktu , pantas saja kami tidak bisa mendeteksi kekuatan tersebut , belenggu waktu ini yang mengacaukan penglihatan Cermin Semesta !" Ucap Helios terkejut.
Eros juga ikut terkejut " Paman , bagaimana mungkin ada manusia yang memiliki kemampuan tersebut , bukankah kekuatan tersebut hanya di miliki Kronos ?"
Helios menggeleng " Sebenarnnya ada satu benda kuno yang di tinggalkan Kronos dan dibawa ke Surga agar tidak membuat kekacauan nantinya .."
" Tunggu dulu..., jangan bilang kalau ....?" Eros menghentikan ucapannya ,dia menatap Helios.
Helios mengangguk " Walaupun kemungkinannya kecil ,tapi itu bisa saja terjadi " jawab Helios yakin.
Karena Eros masih termasuk Dewa muda , jadi dia belum tahu semuanya tentang sejarah yang ditinggalkan leluhur Dewa.
Eros hanya tahu sejarah yang tertulis di catatan Kayangan , untuk yang lainnya dia masih belum mengerti.
***
Sementara itu di Bumi , Leon dan Liya terus memahami isi Buku yang diberikan Gabriel , mereka mempelajari sedetail mungkin yang tertera di buku tersebut.
Angel dan Karina yang melihat Leon dan Liya terus bersama sepanjang waktu , mereka berdua tentu saja sedikit cemburu , pasalnya beberapa hari ini Leon seperti tidak punya waktu untuk mereka berdua.
Karina menghampiri Leon " Sayang , aku ingin jalan berdua bersama kamu " Ucap Karina manja.
Leon yang sedang bersama Liya bertanya " kemana ?"
" Kemana saja ,asal berdua bersama kamu " Ucap Karina sambil merangkul lengan Leon.
Leon menghela napas " nanti saja yah ?" Ucap Leon lembut.
Karina menggembungkan pipinya " padahal ini kemauan dede bayi ,tapi kalau kamu tidak mau ya sudahlah " Karina pergi dengan menginjak - injakan kakinya di tanah seperti anak kecil yang sedang marah.
Leon langsung mencekal lengan Karina " Iya , iya , ayo mau kemana ?"
__ADS_1
Karina membalikan badannya dan tersenyum " Ke Mall "
Leon menghela napas " Liya aku pergi dulu " Pamit Leon pada Liya.
Liya menganggukan kepala , dia tidak keberatan sama sekali jika Leon mau pergi bersama istri yang lainnya juga.
Liya melanjutkan pembelajannya tentang buku kuno yang Leon dapat , Sementara Leon pergi dengan Karina ke Mall seperti yang dia mau.
Karina sangat senang jalan bareng Leon , dia bermanja - manja sepanjang jalan , dia minta ini itu ,Leon tidak keberatan membelikannya.
Hingga Sistem terus berbunyi dibenak Leon.
[ Selamat anda telah membelanjakan 3000 dolar. anda akan mendapatkan Casback 200% sebesar 6000 dolar.uang telah di kreditkan ke akun Bank anda]
[ Selamat anda telah membelanjakan 2000 dolar. anda akan mendapatkan Casback 200% sebesar 4000 dolar. uang telah di kreditkan ke akun Bank anda]
[ Selamat anda telah membelanjakan 5000 dolar. anda akan mendapatkan Casback 200% sebesar 10.000 dolar. uang telah di kreditkan ke akun Bank anda]
Bagi Leon mungkin itu jumlah yang kecil , tapi bagi orang lain jumlah tersebut sudah gajinya beberapa bulan.
Setelah tangan Leon penuh dengan peper Bag ,Karina mulai berhenti berbelanja , dia mengajak Leon beristirahat di kafe dalam Mall tersebut.
" Terimakasih yah sayang " ucap Karina senang.
Leon tersenyum " Apa sih yang enggak buat kamu " ucap Leon.
Saat mereka sedang bercanda bersama , tiba - tiba Sarah duduk di kursi tempat mereka beristirahat, Leon yang terkejut dengan reflek dia memeluk Karina untuk berdiri.
Sarah menyeringai " Kenapa Leon ?, apa kamu takut denganku ?" ucap Sarah sambil menikmati minuman bekas Leon.
Karina mengerutkan keningnya " Berani - bera..." Leon menggelengkan kepalanya ,menahan Karina agar tidak berbicara lebih jauh lagi.
__ADS_1
Leon melakukan hal tersebut agar Karina tidak memprovokasi Sarah , pasalnya dia tahu jika Sarah memiliki anak buah yang kuat.
Karina mengangguk mengerti , dia melihat wajah Cemas Leon ,Karina seketika merasa bersalah.
" Slaap !" Tiba - tiba Sarah muncul di belakang Karina ,dia akan menembekan Aura Cahaya di kepala Karina.
Leon yang Notebenya kalah Cepat dengan Sarah ,dia benar - benar di buat tidak berdaya . Sepersekian detik saja kejadian tersebut berlalu.
" Ciuuubbb !"
" Dor ! " Aura yang di tembakan Sarah memantul dan melubangi tembk Mall.
" Ayah bawa ibu Pergi !" Ucap Selene yang kebetulan sedang berada di Mall ,lewat telepati.
" Terimakasih Selene !" balas Leon , dia kemudian langsung membawa Karina pergi dari tempat tersebut.
Karina sangat ketakutan , karena walaupun dia tidak melihat serangan tersebut tapi dia merasakan jika nyawanya dalam bahaya , Jika Selene telat sepersekian detik saja diastikan kepala Karina sudah berlubang.
Leon memasukan Karina ke Mobil " Kita pulang Sekarang yah sayang ?" ucap Leon lembut.
Karina dengan Wajah memucat dia mengangguk setuju , saking takutnya Karina tidak bisa berkata - kata , Leon menggenggam tangan Karina " jangan takut, ada aku bersama kamu " ucap Leon lagi menenangkan Karina.
Sementara itu di Mall Sarah bertatap muka dengan Selene " siapa kamu ,berani sekali mencampuri urusanku !!" ucap Sarah marah.
Selene mendekati Sarah " jangan gunakan kekuatanmu sembarangan , lihatlah sekelilingmu , untung saja mereka tidak melihat kejadian ini !" Selene yang tidak tahu jika Sarah adalah orang yang di bicarakan Leon dan Eros ,dia mencoba menasehatinya.
Sarah mendengus kesal , dia kemudian menghilang dari tempat tersebut , Selene menghela napas lega , pasalnya jika dia bertarung ditempat tersebut dia tidak bisa menjamin jika bisa menyelamatkan semua orang.
Selene melihat puluhan Peperbag di bawah Meja , dia yang tahu jika barang tersebut belanjaan Ayah dan ibunya berinisiatif membawakannya.
Saat sampai dirumah Karina langsung dibawa ke kamarnya, Angel yang melihat Karina gemetar ketakutan dia langsung bertanya " Kamu kenapa Rin ?, apa kamu sakit ?"
__ADS_1
Karina tidak menjawab , Angel menatap Leon " Bawa Karina kekamar dulu , nanti aku ceritakan semuanya " Ucap Leon sambil memapah Karina.