
Leon sebenarnya merasa bersalah pada Angel dan Karina , tapi dia tidak bisa berbuat apapun, pasalnya jika dia menjelaskan tentang Kekuatan yang sedang di hadapi takutnya mereka akan khawatir.
di sisi lain jika dia tidak menjelaskannya Mereka pasti akan tersakiti.
Leon sempat Dilema saat akan memilih cara mana yang akan dia gunakan untuk Menjauhi mereka, Tapi akhirnya dia lebih memilih untuk tidak memberi tahu Mereka.
Alasannya Karena Jika Leon memberitahu mereka tentu tidak akan jauh dari Leon, tapi Jika Leon tidak memberitahu Mereka , Pasti Mereka akan tersakiti.
Tapi itulah satu - satunya cara yang menurut leon akan membuat Mereka Jauh darinya , walaupun Resikonya dia harus mematahkan perasaan Karina , Angel dan Perasaanya sendiri.
Sementara untuk Luna , Leon tidak ambil pusing , Karena Luna di mata Leon hanya sebatas teman , Leon hanya mengagumi Luna bukan Menyukainya apalagi mencintainya.
☆☆☆
Leon Sampai di sekolah beladiri yang berdekatan dengan Markas geng Kong , Semua Anggota sudah berkumpul untuk menyambut kedatangannya.
Brandi juga terlihat sudah ada di Sana, dengan Perban di Tangan dan Kepalanya .
Jasper dan Arin yang sebagai penanggung jawab pembangunan sekolah Beladiri juga Hadir di sana.
Leon menghampiri Brandi " bagaimana ke adaanmu Brandi ?"
Brandi tersenyum kecut " Maaf Tuan Leon, saya mengecewakan anda " Brandi menundukan kepalanya, dia merasa bersalah karena tidak bisa menjaga Laura.
" Sudahlah , itu semua sudah berlalu, lagi pula adikku baik - baik saja " Ucap Leon datar.
Leon kemudian Menghampiri Arin " Bagaimana dengan Keperluan Sekolah Beladiri , Apa semuanya sudah tersedia ?"
" Semuanya sudah lengkap Tuan Leon !" Ucap Arin tegas.
__ADS_1
Leon mengangguk " Baguslah "
Leon memandangi Bangunan yang ada di depannya , terlihat Sekolah dan Asrama untuk Siswa yang berhadapan , hanya di pisahkan Oleh Halaman yang sangat Luas.
terlihat Juga Bangunan yang menjulang tinggi , yang akan di gunakan untuk orang - orang yang akan menggunakan jasa Body guard Nantinya.
Sekolah beladiri yang Leon dirikan Smeuanya akan di gratiskan , tapi dengan Syarat mereka akan potong Gaji setelah mendapatkan pekerjaan.
Awalnya Leon akan menggratiskan semuanya , Tapi Arin tidak setuju dengan usulan Leon , Karena menurut Arin jika itu di lakukan.
Siswa yang belajar beladiri di tempat Leon nantinya akan semena - Mena setelah lulus, Jadi Arin Memberi Saran agar sebelum masuk sekolah harus tanda tangan Kontrak ,jika Lulus harus bekerja di perusahaan Body Guard Hart Corporation.
Tujuannya jelas , agar Mengikat Mereka yang bersekolah di tempat tersebut , agar tidak masuk di perusahaan Body guard Lainnya.
Leon sebenarnya tidak mempersalahkan Jika Mereka akan membayar biaya sekolah atau tidak, tapi Ide Arin memang ada benarnya , Jika dia tidak mengikat Siswanya bukankah Tujuannya akan sia - sia, pasalnya Leon membutuhkan banyak anak buah nantinya.
Pembukaan Sekolah Beladiri pun Resmi di buka oleh Leon.
Mereka semua merupakan , Kelompok tersembunyi dari Klan atau pun Sekte yang Bertebaran di seluruh provinsi Marhaz.
Leon Buka suara di pertemuan tersebut " Aku ingin kalian memberikan pelajaran pertama pada mereka untuk menguatkan Tubuh , Jika Mereka sudah berhasil, Lanjutkan dengan membuka Aura Mereka " Ucap Leon santai.
10 orang guru di sana semuanya keberatan waktu Leon Menyuruh mereka untuk melatih siswa membuka Aura.
" Apa Kamu pikir membuka Aura gampang, Walaupun kamu Kaya tapi jangan Sembarangan memberikan perintah !, Jin apa kamu yang memberi tahunya tentang Aura ?!" Sazu ,Pria Sepuh yang sudah Membuka Aura Tahap 8 tersebut menolak rencana Leon.
" Benar , Jika kita sembarangan mengajarkan Pembukaan Aura pada Siswa sembarangan , jika mereka akan memberontak siapa yang akan bertanggung Jawab !" Ardaz , Pemimpin Sekte tersembunyi juga keberatan.
" Itu benar , Kami tidak setuju !!"
__ADS_1
Semua mengikuti kata - kata dua orang tersebut, pasalnya mereka berdualah yang paling kuat dia ntara 10 orang yang ada di ruangan tersebut.
Leon mengeluarkan Aura tahap 10 , Langit di luar berubah gelap seketika, 10 orang pria sepuh yang ada di dalam terkejut.
Arin dan yang Lainnya terkejut saat Melihat fenomena alam Tersebut.
" Ada apa ini ?"
" Apakah akan ada badai ?"
" Apa yang harus kita lakukan ?"
Semua orang panik ,Kecuali Brandi yang sudah tahu jika Itu Tuannya , Brandi hanya menghela napas " Pasti orang - orang bodoh itu membuat Tuan Leon marah !" Brandi menggeleng - gelengkan kepalanya.
Leon menatap mereka semua dengan Dingin , Aura Leon yang keluara berubah menjadi Siluet Dewa Kematian .
Jin yang melihat itu langsung berlutut di hadapan Leon dan menangkupkan Tinju " Tuan Leon , tolong tenang dulu , biar saya yang bicara dengan Mereka "
Jin menoleh Ke dua orang yang tadi meremehkan leon " Sazu , Ardaz , Apa kalian Tidak percaya denganku !?" Ucap Jin Ketus.
Sazu dan Ardaz menelan Ludah , Karena mereka berdua tahu jika Aura Leon sangat berbahaya , Mereka segera berlutut mengikuti Jin " Tuan Leon , Maaf atas ketidak tahuan kami !" Ucap mereka dengan Keringat dingin yang mengucur deras di punggungnya.
Leon menarik Auranya, Hingga Langitpun berubah Cerah kembali " Jadi apa masih ada yang tidak setuju ?" Ucap Leon Acuh.
Seketika Para pria Sepuh Langsung Berlutut dan menangkupkan Tinju " Kami akan mengikuti intruksi anda Tuan Leon !"
" Baguslah, Lakukan sesuai intruksiku, Tenang saja aku akan membayar mahal kalian " Leon Berdiri kemudian meninggalkan Mereka yang Masih tertegun dengan kejadian Barusan.
Setelah Kepergian Leon , Sazu yang merupakan teman dekat Jin bertanya " Jin , siapa sebenarnya Tuan Leon ?"
__ADS_1
Jin menggeleng " Entahlah ..., yang pasti jangan berani membuatnya marah ,jika kalian masih menginginkan menikmati kehidupan , dia tidak segan untuk membunuh orang yang menentangnya , apa kalian paham ?"
" Glek " Semua Orang menelan Ludah , Mereka tidak percaya jika ada pemuda yang mampu memiliki kekuatan di atas mereka yang sudah berlatih hampir ratusan tahun.