Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Perpisahan ?


__ADS_3

Leon diam sebentar , dia memikirkan sebuah cara yang tepat untuk bisa mengalahkan Hades ,pasalnya dia sudah tidak tahu sebesar apa kekuatan para Dewa sekarang.


Leon menatap Glis dan bertanya padanya " seberapa besar kekuatan Hades sekarang ?"


Glis menggeleng " saya tidak tahu Tuan ,yang pasti dia sekarang mampu menumbangkan tuan Helios dan yang lainnya " ucap Glis sendu.


Glis yang teringat sesuatu ,dia kemudian berbicara lagi saat Leon sedang berpikir " oh ya ..Tuan Leon, kekuatan Hades sekarang memiliki atribut petir "


" Atribut petir ?, tunggu dulu.. bukankah harusnya atribut milik Hades Api ?" tanya Leon penasaran.


" Saya juga tidak tahu tuan Leon , tapi ketika kami berniat menghentikan Hades waktu membuka segel yang tidak aku ketahui , dia di bantu oleh iblis yang saat itu kita lawan " jawab Glis.


" Maksud kamu ?, Hades bekerja sama dengan iblis darah ?!! " Leon bangkit dari duduknya.


Glis hanya mengangguk , Leon mengepalkan tangannya , dia menebak - nebak perbuatan Hades, jika Hades bekerja sama dengan iblis darah berarti Hadeslah yang telah membuatnya jadi Manusia seperti sekarang .


Leon mulai mencerna semua masalah yang menimpanya , semakin dia berpikir amarahnya semakin membuncah.


Leon menatap Eros , dan Selene " Kalian berdua tahan emosi lebih dulu , aku akan mencari cara untuk mencari tahu kekuatan Hades ,Glis , Homusubi , jangan biarkan Eros dan Selene pergi dari kamar sebelum aku kembali kesini !" Leon berkata dengan mantap.


Saat Leon akan melangkah pergi , Selene berbicara " tapi Ayah... ,jika kita terlambat ,bagaimana nasib ibu ?" Terlihat bulir bening mengalir di pelupuk mata Selene membasahi pipinya.


Leon memeluk Selene " Kamu tenang yah , Hades tidak akan mungkin menyakiti ibumu , karena dari dulu dia menyukai ibumu " Leon mengusap puncak kepala Selene.


Selene sedikit terkejut saat mendengar ucapan Leon ,tapi setelah di pikir lagi memang Hades dari dulu sangat baik denga ibunya dan dirinya .


Selene mulai tahu kenapa Hades baik pada mereka , ternyata karena ada udang di balik batu , Hades menyembunyikan niatnya dengan cara berbuat baik pada mereka .


Setelah Selene terlihat lebih tenang , Leon melepaskan pelukannya " Selene, Eros ,aku tahu kalian khawatir , tapi kalian juga jangan terlalu mengikuti amarah kalian , aku akan melakukan sesuatu untuk menolong ibu kalian " Leon menghapus air mata Selene kemudian meninggalkan kamar tersebut.

__ADS_1


Homusubi langsung menyegel kamar tersebut karena takut Eros dan Selene bertindak gegabah .


Eros duduk di sofa dengan raut wajah kecewa " kenapa jadi begini !!!" Eros meraung sambil mengacak - acak rambutnya.


" Tuan Eros , percayalah dengan Tuan Leon, dia pasti punya cara untuk menyelamatkan yang mulia " ucap Homusubi Lembut.


Sementara itu Leon kembali ke kamarnya , Angel dan Karina menghampiri Leon yang sedang duduk di sofa dengan wajah yang cemberut.


" kamu kenapa sayang ?" Angel berkata dengan manja.


Karina menimpali " apa mau melanjutkan tadi yang sempat tertunda ?" Karina menggida Leon.


Leon menghela napas " Maaf ..., sepertinya kita tunda dulu , ada masalah yang lebih penting " ucap Leon getir.


" Masalah apa lagi sayang ?" Angel bertanya masih dengan nada manja.


" Kayangan di serang " Leon bangkit dia mencari sesuatu di lemarinya.


Karina kemudian bertanya " terus bagaimana keadaan ibu Eros dan Selene ?"


Leon menggeleng " Entahlah..., yang pasti aku akan lergi kesana " ucap Leon mantap.


" Bagaimana caranya ?" Tanya angel khawatir.


Bagaimana mereka berdua tidak khawatir ,jika Glis saja yang masih merupakan Dewa harus menggunakan seluruh kekuatannya untuk sampai ke Bumi.


Apa lagi Leon yang sekarang memiliki tubuh manusia , bukankah itu sama saja seperti bunuh diri ?, Angel dan Karina terlihat sangat Cemas.


" Sayang..., bukankah kamu bilang hanya para Dewa Atas yang mampu membuka portal antar Alam , bagaimana caranya kamu kesana ?" Tanya Angel sangat khawatir.

__ADS_1


Karina menimpali " benar kata Angel, jika kamu kesana apa yang akan terjadi dengan tubuhmu ?" Karina tak kalah khawatir dengan Angel.


Leon menatap kedua Wanitanya yang begitu mengkhawatirkan dirinya , Hati Leon merasa tersentuh .


Walaupun dia sudah tidak ingin berhubungan dengan kayangan lagi , tapi faktanya jika kayangan di pimpin oleh Dewa yang salah , Kehidupan Bumi dan Alam lainnya juga akan ikut terancam.


Untuk itu Leon mau tidak mau harus ikut campur jika ingin menyelamatkan orang - orang yang dia sayangi.


Leon menghampiri kedua wanitanya , dia memeluk keduanya " jika aku tidak pergi ke sana ,siapa lagi yang akan menyelamatkan Bumi dan alam lainnya , Aku tidak tahu bisa kembali atau tidak , tapi aku bisa memastikan satu hal untuk kalian ,jika jiwaku belum hancur sepenuhnya ,aku akan selalu mengingat kalian berdua " ucap Leon lembut.


Angel dan Karina yang mendengar hal itu langsung menangis , mereka berdua memeluk Leon dengan Erat , pasalnya kata - kata Leon seolah kata perpisahan untuk Mereka berdua.


" aku tidak mau kehilanganmu Leon.. hiks..hiks..." Angel menagis tersedu - sedu.


Karina menimpali " Kenapa kamu selalu egois seperti ini , kenapa kamu selalu menanggung semuanya sendiri , Kenapa Leon ?!, Aku hanya ingin bahagia denganmu .. hiks ..hiks..."


Kedua Wanita Leon menangis sejadi - jadinya , Leon semakin merasa bersalah karena selalu membuat mereka berdua menangis.


" Aku ingin menikah denganmu Leon..." Angel berkata dengan parau.


" Apakah kita tidak bisa hidup seperti manusia pada umumnya , hiks..hiks... " Karina masih tersedu - sedu.


Leon menghela napas , dia melepaskan pelukan keduanya dan menghapus air mata keduanya, Leon memakaikan Cincin yang seharusnya untuk pernikahan mereka.


Leon tersenyum " dengan Cincin ini ,membuktikan jika aku akan selalu ada di samping kalian dimanapun kalian berada , berjanjilah untuk tetap bahagia setelah kepergianku "


Setelah mengatakan hal itu, Leon membuat segel dan membuat mereka berdua tertidur, Karena Leon tahu jika Angel dan karina tidak di buat tertidur mereka pasti akan memaksa untuk ikut.


Leon meletakan keduanya berbaring di ranjang " Maaf... " Leon mengecup kening Angel dan Karina dan meninggalkan Mereka berdua yang tertidur lelap.

__ADS_1


..


__ADS_2