
Rosalin terkejut saat Pemimpin Ninja menyebut Leon sebagai Tuannya, dia Benar - benar di buat tidak bisa berkata - kata " Baru kemarin aku kaget Tuan Leon pemilik Adrax Capital, sekarang dia juga memiliki Pengawal Ninja Juga, pantas saja Tuan Leon hanya menyuruhku berangkat sendirian, jadi dia sudah mengantisipasi ini semua, siapa sebenarnya Tuan Leon ini ?" Rosalin bertanya - tanya dalam Hatinya.
Roasalin tersadar dari keterkejutannya.
" Te..Terimakasih " Ucap Rosalin Pada pemimpin Ninja dengan Gugup.
" Itu sudah Tugas kami Nona Rosalin " Pemimpin Ninja kemudian Menatap Tiga orang yang sudah di bekukan oleh anak buahnya " Krim mereka kembali ke keluarga Aliser, Peringatkan pada geng Tengkorak, jika berani mengusik Tuan Leon , Mereka akan menghadapi Klan Azure !" pemimpin Ninja Berkata dengan dingin.
Roni dan kedua temannya di seret keluar oleh para Ninja, tentu saja mereka tidak berani Melawan Karena mereka tahu jika Ninja - Ninja tersebut bukan Orang sembarangan.
Sementara petinggi yang Lain hanya diam Membisu, Mereka tidak berani berbicara sepatah katapun.
Pemimpin Ninja kemudian berdiri di belakang Rosalin " Silahkan di lanjutkan Nona Rosalin "
" Glek " Rosalin Menelan Ludah, dia kemudian menarik Napas dan mengeluarkannya, agar tidak gugup Lagi " kalian Sudah lihat sendiri apa yang bisa di lakukan Tuan Leon, apakah masih ada yang mau membantah lagi ?!" Ucap Rosalin sedikit meninggikan Suaranya.
Hening , Di ruangan tersebut tidak ada yang berani Mengangkat kepalanya, Bernafaspun Mereka seolah enggan, Karena takut Mengusik Rosalin.
Rosalin Menghela Napas " Aku tahu kalian khawatir dengan jabatan Kalian, Tapi tenanglah , Tuan Leon bukan orang yang asal bertindak, Beliau akan menghargai orang yang kompeten , dia tidak suka dengan orang - orang yang mementingkan dirinya Sendiri, jadi aku bisa menjamin, jika kalian bekerja dengan Baik , Tuan Leon pasti akan menghargai kinerja Kalian "
Setelah mengatakan hal Tersebut, Walker berdiri dan membungkuk " Saya berjanji akan bekerja lebih baik lagi untuk Tuan Leon "
" Saya juga "
" Saya juga "
satu persatu para petinggi mengikuti tindakan Walker, Mereka sadar jika Bos barunya bukanlah orang sembarangan.
__ADS_1
Rosalin tersenyum " Bagus , karena kalian sudah mengerti, Beritahukan pada semua Karyawan, jika ada orang yang menggunakan jabatannya untuk menekan bawahannya suruh melapor, saya ingin Adrax Capital menjadi tempat yang nyaman Untuk mereka yang sudah bekerja Keras , Rapat cukup sampai di sini !" ucap Rosalin tegas.
" Baik Nona Rosalin !" Semua petinggi menjawab dengan Mantap.
setelah semua orang pergi , pemimpin Ninja menghampiri Rosalin dan pamit Undur diri.
hanya sekian Detik saja , semua Ninja yang ada di ruangan tersebut sudah menghilang, Walker yang melihat itu menghela napas Lega.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
di Markas geng Tengkorak Frey Aliser ,Ayah Roni Meraung " Apa kamu bilang Klan Azur ?!"
" Benar Tuan, Mereka bilang begitu saat mengantar Tuan Muda Pulang " Sane tangan Kanan Frey Melapor.
Frey mengepalkan Tangannya " Aku kira Klan Azure sudah tidak ada lagi, Tapi krnapa mereka muncul kembali setelah menghilang selama 50 tahun !" Frey bergumam Lirih.
Frey Menghela Napas " Tidak semudah itu Miki, Jika Tua Bangka Klan Azure sudah Mati, mungkin kita tidak perlu takut pada mereka , tapi kalau dia masih Hidup maka kita bukan tandingan mereka ! " Ucap Frey Sendu.
Miki terkejut saat mendengar perkataan Frey " Maksud Tuan Frey , dia bisa menghancurkan geng Tengkorak dengan Mudah ?"
Frey menggelengkan kepalanya " Bukan cuma itu, Dia bisa mengancurkan seluruh geng di Provinsi Marhaz seorang diri , Pendiri geng Tengkorak ,dulu yang membunuhnya dia !"
Miki menelan Ludah , dia tidak menyangka jika ada kekuatan yang menakutkan seperti itu.jika yang di katakan Frey Benar , maka geng tiger dan geng Tengkorak sedang dalam bahaya.
Pendiri Geng Tengkorak Merupakan orang terkuat di jamannya, dengan Teknik sepesialnya dia tidak bisa di kalahkan dengan Mudah, apa lagi membunuhnya.
Tapi pemimpin Klan Azure dapat dengan mudah membunuhnya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu di sebuah Rumah dengan Bilik Bambu, Terlihat Pria Sepuh sedang bermeditasi di ruangannya.
dia terbangun dari meditasinya saat ada yang melapor " Tuan , Anda benar jika Tuan Leon hanya mengirim asistennya untuk mengurus perusahaan, Kami juga sudah menyingkirkan orang - orang yang akan menghalangi Tuan Leon !"
" Bagus, terus awasi pergerakan Musuh Tuan Leon , Jangan ada yang terlewat sedikitpun !" perintah Pria sepuh tegas.
" Baik Tuan, saya pamit " Ninja tersebut kemudian pergi.
Setelah kepergian Ninja, Pria sepuh bangkit dari meditasinya dan berjalan ke arah sebuah foto, dia menyalakan Dupa dan berdo'a.
Pria Sepuh tersebut menatap Foto itu dengan Sendu, dia kemudian Bicara " Tuan.., Pewaris Sistem Milik Anda sudah Sampai di kota Kita , Saya Janji Kali ini tidak akan mengulangi kesalahanku yang dulu, Hingga saya kehilangan anda , saya Berjanji akan melindungi dia dengan segenap kemampuan dan nyawaku sendiri " Pria Sepuh tersebut terlihat berkaca - kaca.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Leon yang sudah tidur di Vila Barunya, baru Bangun, Dia tidak merasakan ke khawatiran sedikitpun, Karena dia tidak tahu apa yang terjadi dengan Rosalin.
Leon menuruni Tangga sambil Menguap , Dia mengedarkan pandangannya mencari Angel , tapi dia tidak melihatnya
Walaupun Leon dan Angel tinggal di Vila yang sama, tapi mereka tetap menggunakan kamar yang berbeda, Karena menurut Leon tidak Baik jika terus - menerus Bersama .
Leon berjalan Ke Halaman Vila, di sana terlihat Brandi yang sedang Mencuci Mobil Milik Leon, Leon Menghampirinya " Brandi , Angel Kemana ?"
Brandi mengerutkan Keningnya " Memangnya Nona Angel tidak memberi tahu Anda ?, Beliau Tadi Padi Pulang ke rumah Ayahnya dengan Wesley, Katanya ada urusan penting " Ucap Brandi sambil membasuh mobil.
" Oh.." Leon kembali masuk ke Vilanya. meninggalkan Brandi yang sedang sibuk mencuci Mobil.
__ADS_1