Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Eros Berulah


__ADS_3

Beberapa hari berlalu , Angel dan Karina selalu memperhatikan Eros dan Selene, pasalnya mereka sedang butuh sandaran untuk brbagi rasa sakit.


Walaupun Eros dan Selene berumuru ribuan tahun , tapi mereka masih remaja jika hidup layakanya manusia di Bumi .


Frista sudah sembuh berkat kekuatan Selene, setelah Selene sudah tidak sedih lagi dia menyembuhkan Frista , karena mau bagaimanapun Frista adalah ibu ayahnya, jadi dia juga tidak tega jika membiarkannya sakit.


***


Pernikahan Leon dengan Angel dan Karina yang sempat tertunda Akan di gelar 2 hari lagi .


Walaupun dia sedang bersedih dengan kehilangan Theia , tapi dia juga tidak ingin mengingkari janji pada kedua Wanitanya.


Leon sedang duduk santai di sofa kamarnya sambil melihat laporan perusahaan yang di kirim Rosalin dan Arin melalui Email.


Eros tiba - tiba masuk , dia langsung duduk dengan tenang di seberang Leon tanpa bicara sepatah katapun.


Leon mengernyitkan dahi ,dia melirik Eros , Eros yang tahu Leon melihatnya dia tersenyum penuh arti .


Leon tahu jika Eros pasti akan meminta sesuatu , dia menghela napas " Jadi... ada apa ?" tanya Leon datar.


Eros nyengir kuda " hehehe... Ayah aku boleh minya sesuatu ?"


Tebakan Leon benar " Katakan saja ,apa maumu ?" Ucap Leon ringan.


" Emm.. anu.. Mobil baruku kan kemarin rusak , Aku boleh minta Mobil ayah satu " Eros mengedip - ngedipkan matanya seperti anak kecil yang memelas.


Leon kira ada apa , dia menghela napas lagi " Kuncinya yang menyimpan Brandi , kamu pilih saja mau yang mana "


" Benarkah ?, Terimakasih Ayah " Eros bangkit dia bersorak kegirangan dan mencium pipi Leon, sebelum dia meninggalkan tempat tersebut.


Leon merinding dengan kelakuan Eros , semakin hari semakin manja saja , berbeda dengan Selene yang tambah Dewasa.


" Apakah aku waktu kecil Seperti dia , hadeh... " Leon menggelengkan kepalanya.


Setelah kepergian Eros,tak berselang lama gantian Selene yang masuk ke kamarnya , Selene membawakan secangkir kopi untuk Leon " Ayah , ini kopinya " ucap Selene Lembut.


Selene kemudian duduk di seberang Leon " Nah.. kalau yang ini pandai merayu " Batin Leon.


Leon tidak bertanya " Kata ibumu kamu mau ini kan ?" Leon menaruh Black card di meja.

__ADS_1


Wajah Selene terlihat sangat bahagia , tapi dia mencoba untuk tetap tenang " Ayah tahu aja " Selene mengambil kartu itu perlahan - lahan.


Pada dasarnya semua wanita sama saja , jika mereka di beri uang yang banyak mereka tidak akan menolak , karena uang tersebut juga sebagian untuk perawatan mereka.


Walaupun Selene Dewa , tapi sekarang tinggal di Bumi , dia sama dengan Wanita Lainnya , jika melihat pakaian bagus atau apa saja yang cocok dengannya dia akan tertarik juga.


Untuk itulah dia butuh uang , Angel dan Karina yang bilang pada Leon , jika Selene cepat beradaptasi dengan kehidupan di Bumi , mereka berdua bilang kasihan jika dia ingin apa - apa harus minta dulu pada mereka.


Leon akhirnya menyuruh Arin untuk membuatkan satu Black card lagi untuk diberikan pada Selene.


berbeda dengan Eros , Leon tidak pernah bepikir memberikan dia Black Card , karena takutnya Eros akan membeli semua mobil yang dia suka jika di beri Black Card.


Selene membolak - balik kartu tersebut , Leon yang melihat itu bertanya " kenapa Selene ?"


Selene menggeleng " Tidak apa - apa Ayah , aku bingung saja , Cuma benda kaya gini bisa membeli apa saja , padahal bukan sejenis berlian "


Leon menyemburkan kopi yang sedang dia minum , Selene langsung menghampiri Leon " Ayah tidak apa - apa ?"


Leon mengangkat tangannya " Aku tidak apa - apa "


" Ya sudah , saya pergi dulu Ayah , Cup " Selene mengecup pipi Leon.


Kedua anak Leon memang sangat manja padanya , tapi mereka berdua hanya menunjukan sifat manjanya pada Leon , jika sedang bersama yang Lain mereka Lugas dan Berwibawa , termasuk jika di depan Angel dan Karina juga , mereka tidak pernah bermanja - manja.


****


Eros yang sudah bisa menyetir sendiri, dia mengambil mobil Lamborghini Vaneno yang biasa Leon bawa.


Dia mengemudi di jalan kebut - kebutan , Karena Lamborghini Vaneno mobil sport tentu saja kecepatannya melebihi mobil lainnya.


Di perempatan Lampu Merah , Mobil Eros tidak berhenti , dia melaju sangat kencang.


" Tiiiiinnnnnn !


" Tiiinnnnnnn !


" Bruak !


" Bruak !

__ADS_1


Mobil lain mengalami kecelakaan, sementara Mobil Eros masih melaju dengan cepat , dia berteriak - teriak di kaca jendela.


Polisi lalu lintas mengejarnya , Polisi menggunakan lengeras suara menyuruh Eros berhenti, tapi Eros tidak berhenti dia semakin menambah kecepatan.


Polisi lalu lintas menghubungi polisi lainnya untuk memblokir mobil Eros.


Lima Mobil menghadang Eros di pinggiran jalan kota siegel , mereka juga memasang ranjau duri agar mobil Eros berhenti sambil menodongkan pistol.


" Ciiiiittttttt !!!


" Sraaaaakkkkk !!!


Eros menginjak rem kuat , tapi karena kecepatan yang Extrim ban Mobil mengenai ranjau dan pecah .


Mobil Eros seketika berhenti , Eros marah , dia keluar dari mobil .


Saat dia mau menggunakan kekuatannya, dia teringat dengan ucapan Leon yang menyuruhnya menahan diri.


Eros di bekuk polisi dan di bawa kekantor polisi tanpa perlawanan, pasalnya dia takut di marahi Leon.


***


Di rumah Leon , Brandi yang menerima Telepon dari kepolisian dia langsung bergegas mencari Leon .


Leon kebetulan sedang turun ke lantai bawah untuk menemui Angel dan Karina yang baru pulang Viting baju pengantin.


Leon yang melihat Brandi tergesa - gesa bertanya " ada apa Brandi ?" ucap Leon sambil duduk di sofa.


Brandi berkeringat dingin, dia tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya , tapi dia akhirnya buka suara " Tu..Tuan E..ros di tangkap polisi !" ucap Brandi terbata.


Sontak saja Leon , Angel, Karina dan Selene yang berada di situ terkejut " Apaaa !!!" ucap mereka serempak.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2