Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
46.Curahan Hati Leon


__ADS_3

Yos Bab tambahannya aku kasih kesini deh.


Karena Novel " Suami Pengamen Jadi miliarder " berhasil di kontrak.


Terima kasih yang sudah Mendukung karyaku dengan Like ,Hadiah dan Votenya.


Kalian Luar Biasa All 😊😊😊


...----------------...


Karina tidak tahu harus berbuat apa, jika dugaannya benar ,dia akan sangat marah pada ayahnya ,karena beliaulah yang menyuruhnya untuk ikut acara makan malam tersebut.


Karina Memukul Setir Mobil " Arghhh .. Ayah..!!!" Karina langsung melajukan mobilnya balik ke Rumah.


Saat sampai Di Rumah, Karina menghentak - hentakan kakinya.


Maria yang melihat anaknya pulang dengan cemberut bertanya " Hei, hei, kenapa lagi dengan anak ibu ?"


Karina Mendengus " ini semua gara - gara Ayah , Leon jadi marah sama aku Bu " Mata Karina berkaca - kaca.


Maria Memeluk anak semata wayangnya " Cup, cup, Coba ceritain apa hubungannya dengan Ayahmu ?" Maria mengelus puncak kepala anaknya.


" Leon Melihat kita makan malam dengan keluarga paul Bu, Tadi aku menemui Leon tapi Leon langsung menyuruhku pulang , Hiks..hiks..hiks.." Bulir bening mengalir di pipi Karina.


Maria menghela Napas " Sayang..., Bukankah semalam kamu juga bersenang - senang dengan Paul ?"


Karina langsung melepas pelukan Ibunya " Aku hanya menganggap dia teman Bu, lagi pula Aku seperti itu juga demi kerjas sama ayah dengan Ayah Paul !"


Maria memegang pipi Karina " Sayang ..., Bukankah Lebih Baik Paul dari pada Leon, Lihatlah Paul dia begitu Serius denganmu , sampai tadi malam dia meminta ijin sama Ayah dan Ibu untuk menikahimu " Maria mencoba merayu Karina.


" Ayah dan Ibu sama aja, katanya tidak akan memaksakan perasaanku, Pokoknya aku maunya sama Leon !" Karina langsung berlari ke kamarnya.

__ADS_1


Maria memanggil anaknya " Karina !!, Hei.., ibu belum selesai bicara !"


Karina tidak menggubris panggilan ibunya, dia membuka pintu masuk kamar dan membantingnya dengan keras " Bangg! ".


Maria menghela napas " Punya anak Satu manjanya minta ampun !"


Sementara di Rumah Leon , dia sedang membayangkan saat dia Tidur seranjang dengan Luna , pikirannya melayang jauh ke Angan.


Tapi tiba - tiba dia teringat saat pertama kali memasuki Diamond Resto dan melihat Karina yang sedang tertawa bersama Paul.


" Argghhhh .. sialan !, siapa sih Pria itu !!" Leon memberantakan rambutnya sendiri.


" tidak , tidak , tidak , aku tidak boleh seperti ini, sadar Leon , kamu sekarang punya segalanya , kamu pun bisa mendapatkan Segalanya ! " Leon menghirup Napas dan mengeluarkannya.


Leon kemudian Memanggil Angel untuk Ke kamarnya, Angel Langsung Bergegas ke kamar Leon karena dia pikir ada sesuatu yang penting untuk di bicarakan.


Tapi saat Angel memasuki Kamar dia tercengang saat Leon sedang menikmati Wine seorang diri.


Angel menggelengkan kepalanya " Padahal Baru mabuk semalam ,sudah mabuk lagi, dasar pria !" ucap Angel dalam hati.


" Duduklah , Temani aku minum !" Ucap Leon santai.


Angel mengerutkan keningnya, jika dia bukan jadi pelayan mungkin dia sudah memukul Leon, tapi Angel sadar dengan posisinya sekarang ,dia mencoba untuk tetap tenang " Maaf Tuan Leon, saya tidak meminum alkohol !" Ucap Angel tegas.


Leon menatap Angel " Aku tidak menyuruhmu Minum, aku menyuruh kamu untuk menemani aku minum " Leon Menjawab dengan lembut.


Angel menghela Napas, dia kemudian duduk di seberang Leon.


Angel berinisiatif menunangkan Wine ke gelas Leon yang sudah kosong, satu gelas, dua gelas, tiga gelas Hingga satu Botol habis.


Leon mulai Mabuk , bicaranya sudah tidak karuan, Dia berdiri dan mengambil sebotol Wine Lagi Dari Lemari Koleksinya.

__ADS_1


Angel menegur Leon " Tuan Leon ,anda sudah mabuk, aku rasa sudah cukup " Ucap Angel Lembut.


" Sudah Cukup ?, Cukup apanya ?, Aku sekarang memiliki Segalanya tapi Wanita tidak pernah menatapku dengan Cukup !"


Leon menatap Angel " Apa semua wanita seperti itu Angel ?, Dulu saat aku Masih tidak punya apa - apa aku di pandang Rendah bagaikan sampah, Sekarang Aku yang seperti ini pun masih di pandang sebelah mata !"


Leon Menitihkan Air matanya " Apakah aku tidak pantas bersanding dengan kalian para wanita ?, Angel beri tahu aku , Apa kurangnya aku di mata Kalian " Leon berkata dengan sendu.


Angel tercengang saat mendengar curahan Hati Leon, dia sedikit tersentuh dengan Ucapan Leon ,pasalnya dia tidak pernah mendengar pria yang selalu di remehkan wanita , Karena Angel pikir semua Pria Sama saja.apa lagi Leon memiliki segalanya , bukankah tidak mungkin jika Leon di remehkan Wanita.


Tapi Angel sedikit percaya dengan ucapan Leon, Karena biasnya orang Mabuk cenderung mengeluarkan unek - uneknya yang mengganjal Dalam Hati.


Saat Angel masih memikirkan berbagai Hal, dia terlonjak Kaget Saat Leon menenggak Wine satu Botol.


Angel langsung merebut Botol Wine dari tangan Leon, saat Isinya tinggal setengah, Leon membentak Angel " Berikan padaku Angel !"


" Sudah Cukup Tuan Leon !!!, Jangan karena Wanita kamu merusak tubuhmu, Masih banyak wanita di luar sana yang bisa menerima kamu " Angel Membentak, kemudian menasehati Leon dengan Lembut.


Leon Tertawa " Hahahaha... Masih banyak Wanita yang mau menerimaku ?, Apa ada yang mau menerimaku dengan Tulus tanpa memandang hartaku Angel ?"


Angel menitihkan air matanya, dia tidak menyangka jika Leon mempunyai masa Lalu yang memprihatinkan.


Entah Kenapa perasaan Angel dengan Leon Berubah 90 drajat , Awalnya dia mengira jika Leon Hanya pria yang memikirkan Bisnis tanpa memikirkan perasaan Wanita.


tapi nyatanya Leon berbeda dengan Pria lainnya, Angel Menghambur Ke Arah Leon " Sudah cukup Leon, Aku bersedia berbagi rasa sakit denganmu " ucap Angel mendekap dengan kencang Tubuh Leon.


Tapi Leon tidak menjawabnya sama sekali, Angel memanggilnya " Leon, Leon..!"


Angel Melepaskan pelukannya , dia menghela napas saat melihat Leon tertidur pulas karena efek Alkohol , Angel menarik Tubuh Leon ka ranjang Karena dia tidak Kuat untuk membopongnya.


Saat Angel sudah berhasil membaringkan Leon di ranjang, dia melepaskan Sepatu , Kancing di kerah Leon agar dia tidak merasa sesak.

__ADS_1


Angel memegang Pipi Leon " Mulai sekarang kamu jangan khawatir, aku Rela berbagi rasa sakit dengan kamu " ucap Angel sambil Tersenyum.


Angel menyelimuti Leon , Kemudian meninggalkannya tertidur lelap di kamarnya.


__ADS_2